LOVELESS MARRIAGE

LOVELESS MARRIAGE
masak


__ADS_3

Lucas pulang tengah malam dan lagi-lagi seperti biasa, Liliana tertidur di sofa ruang utama menunggu Lucas pulang


" ada apa dengan gadis ini, kenapa slalu menungguku di depan pintu" gumam Lucas yang hanya melihat saja dan meninggalkannya


" tuan nona…" ucap Casis


" biarkan saja dia seperti itu" saut Lucas


" tapi tuan…" seru Casis


" aku tidak menyuruhnya untuk tidur di sana!" ucap Lucas


" baik tuan saya mengerti" saut Casis


Lucas pergi ke kamarnya lalu ke kamar mandi berniat membersihkan diri nya


" bathub nya sudah di isi air, tapi ini sudah dingin" gumam Lucas


di ruang utama


" nona kasihan sekali kamu, tapi saya salut pada nona yang sudah bertahan selama 2 tahun, saya yakin suatu hari nanti tuan pasti akan menyayangi nona" ucap Casis sambil menyelimuti Liliana


pagi hari


" hoaahmm, ternyata baru jam 05:15" gumam Liliana sambil melihat jam tangan


" apa? jam lima, aduh lagi-lagi ketiduran dan dimana sekarang tuan Lucas nya, selain itu selimut? siapa yang memberikan selimut ini" gumam Liliana


" sudahlah mari kita naik ke atas dan mulai bersih-bersih" ucap Liliana

__ADS_1


" pagi non" saut bi Iis (art)


" pagi bi, bi tolong taruh selimut itu ke KA kamar tamu ya Bi, lalu pagi ini saya yang akan masak" ucap Liliana


" baik non" saut bi Iis


" seperti biasa kalo ada tuan nona slalu cerah, walau tuan slalu memarahinya" gumam bi Iis dalam hati


Liliana naik ke atas dan membersihkan dirinya lalu membantu beres-beres


" non sudah waktunya membereskan kamar tuan muda" saut bi Iis


" tuan muda nya masih tidur" ucap Liliana


" kalo udah jam 08:00 pagi tuan masih belum bangun, biasanya suka di suruh bersihin kamarnya tanpa harus membangunkan tuan, dan jangan terlalu berisik" saut bi Iis


" ouh ya bi, kalo gitu mah, lili beresin dulu kamar nya" ucap Liliana



liliana dengan perlahan-lahan melangkah dan mengambil cucian Lucas satu persatu, membereskan kamarnya lalu membuka tirainya dengan perlahan-lahan, setelah selesai membereskan kamar Liliana langsung mengisi bathub dan menggantung pakaian yang akan di kenakan ya hari ini dan meninggalkan kamar Lucas


" nona" sapa Casis


" iya sttt, tuan Lucas masih tidur, jangan terlalu berisik" ucap Liliana


" iya nona" saut Casis


Liliana pergi dengan membawa cucian Lucas dari kamarnya, saat Liliana akan memasukkan nya ke mesin di tanpa sengaja melihat bekas lipstik dan wangi parfum yang menyengat dari pakaian Lucas

__ADS_1


" dia masih saja belum berubah" gumam Liliana


"tak apa lili, kamu hanya perlu bertahan sebentar lagi, tapi jika saat itu masih saja sama aku akan menyerah, dan berharap dia mendapatkan karma nya" gumam Liliana


" bi" panggil Liliana


"iya non" saut bi Iis


" bi, tolong cuci pakaiannya mas Lucas ya bi…" ucap Liliana


" baik non" saut bi Iis


"kalo gitu lili, mau ke dapur dulu" ucap Liliana


Liliana pergi memasak menyiapkan sarapan untuk Lucas



Lucas yang sudah membersihkan dirinya turun untuk sarapan dan melihat Liliana yang sedang memasak


" tak bisa di sangkal tubuhnya sangat bagus, juga kebiasannya berpakaian sexy pun tak berubah dari dulu" gumam Lucas


" akhirnya selesai juga, aw panas" ucap Liliana yang tanpa sengaja menyentuh tepi wajan


" sini rendam di air" sontak Lucas yang berdiri tak jauh si belakangnya sambil menarik tangan Liliana ke wastafel


Liliana tak bisa berkata-kata dan memandang wajah Lucas degan hati yang berdekup dengan kencang


" lebih hati-hati lah melakukan sesuatu" ucap Lucas

__ADS_1


Liliana yang baru pertama kali di perlakukan seperti itu oleh Lucas hanya terdiam dan melihat wajahnya tanpa berkata-kata hingga pandangan mata mereka bertemu


__ADS_2