LOVELESS MARRIAGE

LOVELESS MARRIAGE
kekacauan di pesta


__ADS_3

" kenapa harus berakhir seperti ini" gumam Liliana yang duduk di kursi di keramaian yang tak lain adalah pesta yang di adakan mama hally


beberapa jam yang lalu


"ma… malam ini…?" tanya Liliana


" iya "ucap Lucas


" yang benar saja, tapi kan aku…" seru Liliana


"tapi apa?" tanya Lucas


"aku gak punya dress, nggak sempet kalo aku harus kerja dulu" ucap Liliana


" ngapain harus kerja, sayang kalo kamu mau apa-apa tinggal bilang aja sama saya" seru Lucas


" tapi… tapi kan…" saut Liliana


" benar apa uang 300 jt yang kemaren sudah habis, kemana habisnya uang itu?" gumam Lucas


" aku… gak bisa bayarnya , kalo pakai uang mu" ucap liliana


"kenapa harus di bayar? kita ini kan suami istri uangku uangmu juga yang" seru Lucas


kembali ke pesta


" kenapa aku terhanyut hanya dengan kata yang" gumam Liliana


" kemana perginya lagi dia?" ucap Liliana yang bertanya-tanya


" bukankah ini cewek murahan yang nempel banget sama Lucas , ditinggalin ya? kasian" ucap Bella dengan ekspresi meledek


"malas banget si" gumam Liliana


" udah murahan budeg (tuli ) lagi" teriak Bella

__ADS_1


"kenapa si mama harus ngundang orang berisik seperti dia?" gumam Liliana


"pura-pura budeg lagi" ucap Bella sambil menuangkan jus ke dress-nya


"haa" Liliana sambil mengangkat kepalanya


" coba lihat, bukankah itu adalah anak dari pemilik perusahaan yang mengeluarkan parfum little star itu kan?"


" iya benar, lalu siapa gadis yang di siram nya?"


"kasian gadis itu".


"bener! bakalan gimana caranya orang itu membalas"


"iya apalagi kayaknya bukan dari keluarga konglomerat"


bisik-bisik para tamu


" apa yang kamu inginkan?" tanya Liliana sambil bangun dan menatap Bella dengan tatapan tajam matanya


" apa kamu yang mengadakan pesta?" tanya Liliana


Bella terdiam dan mengalihkan pembicaraan karna malu dan kesal


" cewek seperti kamu pantes nya jadi pelayan yang anter-anterin jus dan camilan, bukan jadi tamu" ucap Bella


Liliana yang merasa ini tidak akan berakhir dan Bella akan terus-terussan mengalihkan percakapannya, jadi Liliana berjalan meninggalkan Bella


" berani beraninya orang miskin pergi saat berbicara di depan ku, tidak berpendidikan" ucap Bella


" sepertinya ada yang salah di sini!" saut Bella


" apa maksud mu" tanya Bella


" sepertinya yang tidak berpendidikan itu anda bukan saya" ucap Liliana dengan tegas

__ADS_1


" jelas-jelas yang tidak berpendidikan itu kamu, orang lain juga pasti akan melihatnya sama seperti ku, selain itu kamu tidak memiliki tatakrama" seru Bella


" orang yang berpendidikan tidak akan merendahkan orang lain karna itu tidak akan membuatnya(merendahkan/ pada diri kita yang sedang merendahkan) kita menjadi di muliakan, ingatlah itu adalah pendidikan yang bagus untuk dirimu sendiri, kamu berbicara seolah kamu memiliki tatakrama, maka saya akan bertanya apa menyiram wajah seseorang termasuk tatakrama?" ucap Liliana dengan tegas


Bella diam tak bisa berkata-kata


" kamu orang paling murahan yang pernah aku temui" teriak Bella


" murahan ya? jika saya murahan lalu anda ini apa? Gratisan ya? " ucap Liliana sambil pergi


" awas saja kau jal*Ng sial*n" teriak Bella


Liliana pergi ke kamar Lucas, untuk membersihkan dirinya


" haa uh kejadian yang tak terduga" ucap Liliana sambil melihat dirinya di cermin wastafell


" aku akan membersihkan diri, seluruh tubuh ku terasa lengket" gumam Liliana


tak lama Liliana selesai membersihkan dirinya lalu masuk ke kamar Lucas dengan handuk


" aku lupa, gak ada baju ganti, mana semua pakaianku kotor, pakaian dalam juga gumam Liliana


Liliana melihat ke lemari Lucas dan memakai kemejanya tanpa pakaian dalam


kleeakk


" hah" sontak Liliana yang kaget dan dengan cepat melihat ke pintu


" orang yang membuka pintu itu sangat terkejut dan cepat- cepat menutup kembali pintu kamar itu


" kamar siapa ini? lalu siapa orang itu?" gumam Liliana dengan wajah bingungnya


"ada apa? "


" ada seorang wanita di dalam tuan" saut laki-laki tadi dengan sopan dan takut

__ADS_1


dia membuka pintunya dan masuk ke dalam kamar lalu bertatapan dengan Liliana dari jarak yang agak jauh


__ADS_2