
Makan malam yang berkesan, memilih berjalan jalan ditepi pantai dengan saling mengenal dan jawaban atas pandangan akan wanita yang menyerahkan segalanya atas nama cinta, iya tidak perduli, buatnya kini adalah kenyataan dan adanya sekarang saat ini karena adanya masa lalu, menerimaku sekarang artinya memilih masalaluku meski sekelam apapun itu.
malam mulai larut kami kembali kerumah dengan santai mobil melaju ternyata ada yang tak setuju menghadan kepergian kami, dan hal yang tak terelakkanpun terjadi kami kalah jumlah, mau bagaimana lagi pesannya tak mungkin ku turuti, berdiam diri di sini dalam mobil melihat pertarungan tidak berimbang, saatnya menguci atas tingkatanku selama ini, keluar dengan secuil nyali membuat beberapa orang seakan ingin mengulitiku, "sayang masuk kembali"kata itu mengusikku dan sebuah gerakan membuatku terperangah saat tangan itu memegang pisau lipat yang ingin menyakitiku dan membabi buta menyakiti orang itu, dua pengawalpun masih berjibaku dengan lawan yang benar benar telah disiapkan oleh lawan.
__ADS_1
Tatapan tajam menghujaniku saat itulah ku biarkan boleroku terkoyak untuk menyeka dan mengikat tangan Hendrawan, "masuk!! "nadanya naik bebebapa tangga nada, tanpa perduli akupun mengikat luka itu agar darah yang keluar tidak terus mengalir, belum sempat menjawab aksiku telah dinanti memberikan sedikit pemanasan dengan tendangan melingkar telak membuat sipenerima terkapar, "mas marahnya nanti dulu, kita lanjutkan bermain"pintaku sedikit ragu atas kemampuan diri yang hampir digunakan.
Setengah jam kemudian lawan kami tumbang dan "Bram Seger berekan"suara berat itu membuatku sedikit ngeri, "baik tuan, mobil sudah disiapkan"jawaban tegas Bram, tanpa bahasa sebuah tarikan ku dapati dan menghempaskan masuk kedalam mobil yang roland kendalikan "kerumah utama"baik tuan
__ADS_1
Perawatan yang diberikan berikutnya adalah akibat kelaleianku atas fisikku, hanya diperbolehkan diam mengurangi gerakan yang tidak perlu, "Tuan dimana ?"tanyaku saat sadarku dapatkan "sebentar nyonya jangan banyak gerak dulu, "dan pergi tergantikan dokter Rian "kandunganmu masih lemas karena keguguran dan aktifitas kemarin itu tidak berdampak baik, tolong kerjasamanya untuk sedikit diam mengurangi kegiatan berat meski itu sekedar berjalan"Penjelasan yang diberikan tanpa diminta "baik, terimakasih"jawabku dengan mengikuti semu anjuran itu membawaku kepemulihan sempurna. dan tidak lagi bersua sosok Hermawan membuatku bertanya tanya dalam diam.
Seminggu hanya berbaring dan berjalan hanya untuk mandi juga memenuhi panggilan alam, hasilnya normal dengan catatan belum boleh capek apalagi pakai terlalu.
__ADS_1
Ada sedikit rindu juga keingin tahuan, pagi ini minggu ke dua hari sabtu melihat banyak hal lalu lalang manusia yang belum di kenal dan benar melihatnya datang dengan menggunakan jas warna bukan biasanya nampak tampan dengan banyak barang mirip pernikahan, entahlah hanya memandangnya masuk ruangan utama, sekian menit kemudian sudah bersamaku