MAHKOTA WANITA

MAHKOTA WANITA
SIAPA


__ADS_3

"An, siapa pangeran bisnis itu ? kemana temanmu mau bermain ?" pintaku ingin banyak tahu, apalagi bukan jawaban yang aku dapati melainkan sebuah senyuman yang sedikit sarkastik


"kenapa ? Ingin tahu, apa ingin tahu banget ??" timpal Anita sungguh membuatku makin ambigu dan kembali melakukan Search Quick access keberadaan suami yang tak kunjung ku dapatkan. Mungkin reaksi itu membuat Anita berfikir sedikit mendalam kenapa ? mengapa aku bertanya seperti itu.


"Ris, apak kamu baik-baik saja ?" pertanyaan itu membuatku kembali berpaling dalam upayaku mencari suami, "maafkan aku An, aku harus mencari seseorang" pintaku sembari melangkah pergi


"Jangan kau bilang kamu Istri, Hendrawan Bramantyo Wijaya "Anita berkata dengan sedikit terbata seakan mengingat sesuatu dan menutup mulutnya sembari bergumam nama lengkapku "Riska Amelia Putri" gumamnya sembari meraihku untuk mengikuktinya dengan tergesa-gesa menarikku melangkah menuju lorong tanpa banyak kata lagi.

__ADS_1


tak butuh waktu lama masuk ke ruang utama kelas wahid bagi sosialita, dan mengedornya dengan tidak sopan berulang kali sampai yang didalam merasa jengah, jika mereka normal seharusnya keluar, tanpa kata yang bisa aku pertanyakan sudah kembali datang beberapa pegawai yang mengikukti kami di depan sebuah ruangan yang masih tertutup rapat, "segera buka" hanya perintah Anita membukan ruang menjadikan jarak antara kami.


tak butuh waktu lama sudah terpampang nyata pemandangan yang sangat di sayangkan untuk di lewatkan bagi pecinta Film percintaan di mana permainan akan segera dimulai dengan sedikit perlawanan dari pihak yang lagi melakukan permainan ranjang.


"Ris, maafkan aku " sebuah penyesalan yang kembali terlihat "maafkan aku Ris hanya bisa membantumu sejauh ini" Anita mengutarakan dengan mata berkaca-kaca sembari beranjak pergi tanpa menunggu kata apapun yang bisaku berikan


Beda dengan wanita yang tengah kecewa akan upayanya yang tengah dirancang matang tapi terlalu matang hingga hasilnya menimbulkan bau busuk hingga ketahuan.

__ADS_1


"Siapa Kamu?! sosok wanita penggoda membentakku seakan dialah pemilik Lelaki yang hampir terjerat ulahnya serta obat pemanas itupun hampir bereaksi penuh.


"Keluarlah"jawabku ringan sembari kembali meraih ponsel dan memberikan informasi pengawal untuk membantu kami memberikan informasi keberadaan kami, tapi kembali keberuntungan datang saat mertuakupun tengah ada diujung pintu dengan sedikit terenggah-enggah tanpa kata hanya aura kemarahan  itu terlihat jelas.


Malam itu seakan mencekam saat semua terkuak sedangkan Mas Herdi masih dalam kendali obat itu juga belum sadar sepenuhnya. Kamipun kembali pulang sedangkan dalam perjalanan hanya pandangan nanar rasa bersalahku akan sebuah kekuragan yang aku lakukan dengan memberikan celah bagi wanita diluar yang dengan siap siaga menerima gelar nyonya, deraian air mata kini mulai tak tertahan lagi beriringan deru mobil kami yang selalu beriringan dengan dalil keamanan yang telah dipersiapkan.


Menjalani hubungan pernikahan bukanlah yang yang mudah untuk dilalui, ada banyak halangan dan rintangan yang harus dilalui bersama. Masa berjuang bersama dalam susah maupun senang menjadi hal yang harus dihadapi. Baik Suami maupun istri yang saling menghargai dapat menjadi hal utama dalam hubungan langgeng.

__ADS_1


Cinta sejati tidak berakhir dengan kematian. Jika Allah SWT menghendaki, cinta itu akan berlanjut sampai ke surga itulah harapanku sebagai istri yang penuh dengan ketidak sempurnaan ini


__ADS_2