MAHKOTA WANITA

MAHKOTA WANITA
45


__ADS_3

Hari selalu berganti seiring perputaran waktu yang tidak akan berhenti kecuali baterainya habis 🤭.


Hidup harus terus berjalan meskipun tidak semudah membalikkan telapak tangan, bukan susahnya bagaimana saat harus melangkah maju juga harus mengobati luka yang selama ini telah tergores membekas dalam sanubari, semua tergantung pada diri sendiri dengan bismillah pasti bisa.


Pagi ini kembali berkutat dengan kisah nyata membagi waktu untuk buah hatiku juga kerjaanku, meski berat menata kembali semua rasa juga luka nyatanya hampir enam bulan berlalu dengan logo baru janda bukan kembang.


Tidak banyak yang berubah untuk sosok ibu baruku kini yang tak lain adalah ibu kandung cinta pertamaku dulu yang membawa luka hingga akupun terdampar berkali-kali, sungguh miris memang tapi inilah kenyataan pahit manis hidupku. Mungkin bisa ditayangkan di indosiar ceritaku ini.

__ADS_1


sekian lama jajaran hari tanpamu itu bukan hal yg mudah juga tidaklah terlalu sulit, yang sulit itu melupakan hal yang menyakitkan itu..... lamunanku ter kesiap saat ada ketukan pintu tanda ada yang ingin bertemu


Masuk pintaku, ada sosok rekan kejaku memberikn penjelasan akan ada sosok tamu rekan bisnis atau calon patner, membiarkan masuk dan menghela nafas pelan melepaskan semua belenggu masa kelam juga kenangan


Mengucapakan kata sapaan dan memberitakan sentuhan waktu untuk sebuah tujuan kesuksesan demi masa depan si kecilku yang kian menjadi sosok mandiri juga menggemaskan diusia belia mereka.


Alhamdulillah semua berjalan sesuai harapan hingga mendekati petang kuputuskan pulang terlebih dulu ke sebuah pusat perbelanjaan membilikan kebutuhan si kecil juga beberapa kebutuhan bulananku.

__ADS_1


Sungguh inilah kenyataan saat keinginan tidak sejalan dengan realita didepan mata cafe yang semula agak lengang kini mulai berjubel dengan banyak pasangan datang mungkin sama kelelahan mungkin juga hal lainnya.


Sesaat matakupun terkunci dan silva seakan tiba-tiba penuh membuatku cepat-cepat menelannya, sosok itu kembali terlihat nyata didepanku satu atap yang sama sungguh ini suatu bencana atau dahaga yang terobati, kuncian mataku kini kembali terbuka saat ada tangan lain dari sosok itu mengelanyut manja begitu mesra seakan pasangan yang lain tersisihkan oleh mereka, senyumku terukir meski pahit tidak tertuju padanya atau ke siapapun lebih tepatnya untukku yang masih terkunci oleh masalaluku yaitu bersama ayah si kembar.


Tatapanku tidak akan berpaling sebenarnya bukan menantang kenyataan tapi memyakinkan hati inilah hal yang paling pahit dan harus segera dibebaskan tanpa menunggu hatiku kebas akan sebuah rasa penuh luka juga duka saat tidak dipercaya juga waktu untuk sekedar menjelaskan akan sesuatu yang bukan seperti gambar.


Lamunan bayangan masalalu juga kenyataan itu silih berganti untuk kembali mengiris sayatan dalam hati, sampai suara llain membuyarkan semua

__ADS_1


Mbak permisi, secara berulang kali karena akupun mendengar samar lebih dari dua kali kata itu terdengar dan kembali dilanjutkan dengan kata lanjutan boleh saya ikut duduk disini ? sebuah pertanyaan mengandung sebuah kepastian untuk segera dijawab.


what ? berondong didepanku bisa enggak dimanfaatin jadi tameng aja biar gak sendiri? masak ya berondong.... duch... mimpi apa aku semalam percakapan dalam hati,.....


__ADS_2