
Akhirnya aku kembali ke asrama ku yg nyaman ohh tuhann baru seumur hidup ku pergi malam. Jika ibu ku sampai tahuu mati aku,lain kali aku tidak akan pergi dengan stef lagi,,,,,
Karna sangat mengantuk aku tertidur sampai jam 10:00 pagi,karna hari ini libur aku hanya akan bermalas malasan dan menonton filem di laptop ku....
Steff....
Steff.....
Bangunnnn ini udah hampir siangg
Steffff.....
"apa tall, ihh ganggu aja orang masih ngantuk kokk"
"kamu malam tadi pulang jam berapa"
"jam 03:00 pagii ngapa"sambil melihat ku
"apa kamu nggak ketahuan?? "tanya ku penasaran
"nggak lah aku mah ahli kabur dari asrama wkkw"sambil nada bercanda
"stef aku mau nanya? Boleh nggak"
"Nanya apa tal? "
__ADS_1
"hmm kamu kenal alex? Dia yg nganterin aku loh malam tadi pas kamu mabuk"
"hah alex??? Tall menurut aku kamu nggak usah deket deket deh sama si alex, kamu kan anak baik baik"
"emang dia kenapa stef? "tanya ku penasaran?
"udah lah pokok nya aku cuman ngasi saran aja sih"
"ohh yaudh deh"
..........
Ibu💛
(Sedikit kecewa karna ibu tidak jadi datang,akhirnya aku putuskan untuk keluar dan mengelilingi asrama kami yg sangat luas
Aku mengajak stef tentu nya awal nya dia menolak setelah aku paksa akhirnya dia mau heheh)
"Kami berdua berkeliling liling sambil mencari udara segar, bercerita tentang masa kecil, keluarga, di mulai dari stef yg menceritakan tentang keluarganya dan masa kecilnya"
"Mama dan papa ku bercerai waktu umur ku 10 tahun, aku tinggal dengan papa hanya berdua awal nya kami hidup bahagia walau hanya berdua tapi setelah papa ku menikah lagi semuanya berubah, papa ku seakan akan tak perduli lagi dengan ku, aku sering keluar malam pergi ke club malam ya cari pelampiasan, mama aku sampai sekarang entah di mana aku ke sepian tall"
"Sabar ya steff aku pun sama seperti mu....
Ibu ku bilang sewaktu aku di dalam kandungan ayah ku meninggal jadi kami ber dua berjuang. Untuk hidup... Untuk itulah ibu ku sangat menjaga ku karna hanya aku yg ia punya dia ingin masa depan ku cerah tapi cara nya salah dia sangat mengekang aku, bahkan pacaran pun aku tidak boleh bahkan aku sudah di jodohkan kau tau itu"
__ADS_1
"Tapi kau beruntung tal? Kau masih memiliki mahkota di diri mu, jaga lah mahkota itu baik baik selagi belum rusak"
"Maksud mu apa stef?? "
"Kau masih perawan bukan, beda dengan diri ku ini aku sudah merasa tidak berguna aku kehilangan mahkota ku, entah kelak suami ku menerima ku apa ada nya atau tidak"
Aku sedikit terkejut mendengar pernyataan stef yg secara sepontan aku coba meyakin kan stef
"jika nanti suami mu mencintai mu pasti dia menerima kekurangan diri mu apa ada nya steff percaya saja"
Akhirnya kami ber dua pulang ke asrama untuk makan siangg
"Stef...."aku ragu ragu ingin bertanya
"ya ada apa tal? "stef menjawab sambil melihat ku
"kenapa kau mau melepas keperawanan mu walau belum menikah"dengan nanda yg lembut supaya tidak menyinggung perasaan nya
Stefani menarik nafas panjang sebelum menjawab nya
"entah lah tal ketika itu kata kata nya sangat manis aku terbujuk dengan angan angan cinta"stef menceritakan nya sambil bercucuran air mata
Dan apa kau tahu tal seteleh dia mendapat apa yg dia mau aku malah dia tinggal, aku sangat menyesal dari saat itu aku mulai mabuk mabukan aku merasa hidup ku tak ada arti
aku mulai berfikir semua yg ibu ku laku kan pada ku rasa ada benar nya.....aku merasa beruntung masih memiliki mahkota berharga di diri ku
__ADS_1