
Mencoba kembali menjadi lebih baik dan sedikit memberikan kesempatan diri untuk menikmati udara segar dan meng update informasi tentang bisnis kembali berupaya mandiri.
Menyusun kembali hargadiri akan sebuah karir nantinya bisa berguna untuk diri sendiri bahkan buah hati kami. tidak ingin lagi berpanku tangan menanti pembagian suami atas dasar kewajiban.
Langkah yang pasti menentukan kemana progres usaha yang bisa ku pilih tengah berjalan dengan berlahab dan pasti meski sedikit tertatih tetap menjadi tantangan tersendiri karena berbagi waktu dengan job pastiku seorang istri
Hari senantiasa berganti tidak begitu berat menjadi ku juga tidaklah ringan melaluinua, demi mereka pasti bisa menuju titik ini disaat usaha properti milikku menemukan jalan akan kesuksesan, tapi bukan menjadi akhir tapi inilah awal.
Acara yang dinikmati banyak orang memunculkan banyak hal dan kesempatan, inilah garisan hidup saat semua mata manusia melihat sebuah kenyamanan dan kenikmatannya tapi, kenyataan tidak selalu sejalan seperti itu.
Kebersamaan yang terjalin hanya sebatas bisnis meski tidak dipungkiri ada juga godaan dan kesempatan membalas rasa sakit penghianatan akan pernikahanku, tapi dapat dipastikan itu bukan aku bahkan terbesit sedikitpun tidak pernah ada dipemikiranku.
__ADS_1
Sejak malam itu semua tertuju hanya untuk kedua buah hatiku bahkan bagaimana ❓ masa depan akan kusiapkan untuknya dengan kemungkinan terburuk ku nantinya, karena kembali melanjutkan bukan berarti aku telah berdamai dengan kisah malam itu.
Mencoba memaafkan memperbaiki apa yang kurang benar, kembali menata kembali serpihan yang tercecer atau merekatkan kembali retakan dalam sanubari ku.
Aku tau aku bukanlah sosok yang sempurna, bukankah manusia juga lahir dengan kekurangan dan ketidak sempurnaan, tapi apalah kisah kita bagaimana hanya Tuhan yang tahu pasti. Seperti hari ini masih ada yang memanfaatkan sebuah momen dalam kegiatanku dan menjadi ambigu atas kenyataan yang disengaja itu.
Sore yang sangat membanggakan apa yang menjadi harapan kini mulai kembali tertata sebuah harapan akan usaha telah menemukan jalannya, penghasilan akan mengimbangi sejalan dengan itu.
"dari mana saja kamu ?"
"ketemu beberapa teman lama"
__ADS_1
"apa perlu seperti ini ?! "
Nada yang kian meninggi membuatku semakin ingin tahu ada apa ini, dan benar saja tengah ada foto dari beberapa angle nampak bersamaan dengan itu.
Tidak bisa menyangkal lebih banyak karena baju yang kukenkaan sama seperti gambar. Sampai ada Kata Talak tengah begitu nyata tertuang lewat suara yang tidak lagi asing dalam pendengaran. Kata itu menyakitkan lebih menyakitkan saat keyakinan buah hatiku bukan anaknya lagi makin mencabik cabik sanubari ku, jika ada kata selain sakit itupun akan ku tuliskan dalam benakku.
Mencoba bertahan dengan kenyataan, dengan banyak pertanyaan ❓
Kenapa jika itu aku? apa yang nampak akan selalu sama? bahkan itu sangatlah berbeda kenyataannya juga keadaanya denganmu suamiku, sungguh tidak bergunakah bahkan artiku buatmu hingga harus berakhir seperti ini.
Baju semua tengah di siapkan seperti orang dideportasi atau eliminasi atas ajang sebuah pemilihan peran istri, sungguh ironis dan tidak lagi ingin mengingat sakit itu tapi kini berganti posisi yang menjadi salah adalah aku, bahkan buah hati kami diragukan nya.
__ADS_1
tidak harus menunggu semakin terinjak, kali ini tekatku semakin bulat dan kuat, bertahan itu tidak selalu menjadi jawaban atas sebuah penghianatan.