
Aku kembali ke kamar aku merebahkan diri....aku berfikir dan aku masih belum menyangka teman akrab ku sekelas ternyata sedang mengandung aku sangat tak menyangka vyna yg ku anggap wanita baik baik dan bisa ku jadikan teman curhat ternyata sama saja seperti teman ku yg lainnya apa kan separah itu cinta???sampai sampai membuat orang kehilangan akal sehatnya.....
Aku pun menelvon ibu ku aku sangat rindu dan aku sangat menyesal karna selama ini suka kesal ibu ku melarang ku ternyata semua ini di lakukan ibu ku karna dia sayang kepada ku aku merasa beruntung memiliki ibu yg tangguh seperti dia
Setelah menelvon ibu ku aku pun bergegas pergi kuliah.....
Di dalam kelas aku tak melihat vyna sepertinya dia masih muntah muntah
Hari ini di kelas berjalan normal seperti biasanya tapi serasa ada yg kurang karna vyna tidak masuk
Setelah pelajaran usai aku segera kembali ke kamar asrama di sana stef sudah baring dan memainkan ponsel nya
"kau sudah pulang tall"mata nya yg masih fokus pada ponselnya
"iya stef"dengan raut wajah kelelahan
"malam ini ada acra nggak"
"nggak ada sih tapi aku mau tidur aja"sambil merilekskan tubuh ku
"hmm sayang banget padahal aku mau ngajak kamu ke pesta di rumah alex"
"emnn nggak deh steff"
"padahal alex ngarep banget kamu dateng"
"emmm kenapa dia ngatep aku dateng"
"enggak tau sih,, eh kamu tau nggak alex itu setiap minggu ngadain pesta di rumahnya"
"hah tiap minggu?? Emang enggak di marah orang tua nya"
__ADS_1
"ya enggak lah dia kan tinggal di rumahnya sendirian"
"sendirian, emang orang tua nya kemana?? "
"orang tua nya udah lama pisah,alex di paksa ibunya buat tinggal sama ayah nya supaya kebutuhannya terpenuhi karna ayah alex kan seorang rektor tapi alex nggak mau ya akhirnya dia mutusin tinggal sendirian di rumah nya"
"trus ayah nya tinggal di mana??? "
"ya di rumah nya yang satunya sama istri barunya,
"sebenarnya alex tu kesepian ya jadi dia cari pelarian walau pun salah"
Yaudah deh tak kalo lo nggak mau aku pergi dulu yaa dahhh
aku sempat tertegun mendengar semua ucapan stef tentang alex
tapi aku berusaha tidak pergi ke pesta semacam itu lagi karna tidak kau membuat ibu ku kecewa
aku putuskan untuk membuka laptop ku dan menonton filem kesukaan ku...
tiba tiba ada yg mengetuk pintu kamar kami ku pikir itu stef...
saat aku buka itu adalah alex aku terkejut
"bagaimana kau bisa masuk ke dalam sini"dengan nada terkejut"
"bisa tentu saja bisa aku bilang pada penjaga bahwa aku adalah kakak mu"alex sambil tersenyum"
"boleh aku masuk"
"ohh ya,, bukan kah di rumah mu ada pesta??? "
__ADS_1
"iya emang kenapa???
"mengapa kau ke sini jika kau ingin mencari stef dia sudah lama pergi"
"aku bukan mencari stef tapi aku mencari diri mu"
"hah mengapa kau mecari aku"
"stef bilang pada ku kau tidak ikut ke pesta ya buat apa aku di sana jika tidak ada kau"
"emangnya kenapa harus ada aku kau tahu kan aku tidak suka pesta"
"karna kau penting tall"alex sambil menatap ku
aku hanya terdiam....
tal.... alex semakin dekat semakin dekat
kini wajah ku dan wajah alex hanya berjarak satu jari alex sudah ingin mencium ku
"aku tak bisaaa.... aku segera melarikan wajah ku..... aku tak bisa lexx sebaiknya kau pulang saja"
"setelah mendengar itu alex pun seperti kecewa..... baik tal aku akan pulang
setelah alex pulang aku memukul mukul kepala ku
talaaaaaaaa!!!!!!
gilakkkkk!!!!
boodoh!!!!!!!
__ADS_1
apa tadi yg habis aku lakukannn aku hampir berciuman dengan alexxx untung saja akal sehat ku masih berfungsi
aku pun segera tidur dan melupakan kejadian tadi