Maukah Kau Jadi Ibuku

Maukah Kau Jadi Ibuku
Kepergian Kania


__ADS_3

" kamu gak ke kantor ngga....? tanya Bu Rahma pada anaknya.


" lagi malas ma..!!!


" kenapa apa ada masalah...? kenapa diam saja.... tanya Bu Rahma mencari tahu.


dengan sedikit berat Angga menceritakan kejadian kemarin pada ibunya, mungkin itu bisa membuat beban pikirannya sedikit berkurang.


" lalu apa kata hatimu sekarang....tanya Bu Rahma.


" aku juga belum tau ma... Antara Sandra dan Kania mana yang terbaik untukku dan Ica.


" Kania anak yang baik nak dia sangat sayang pada putrimu.... jangan tempatkan dia pada posisi yang sulit di tengah-tengah perasaan mu yang juga tidak pasti untuk Sandra. cobalah yakinkan dirimu sendiri siapa yang akan kamu pilih....


" hanya kamu sendiri yang bisa menilai siapa yang pantas menjadi pendamping hidupmu dan anak-anakmu kelak.


" terimakasih ma..... ucap Angga sambil memeluk ibunya. kini dia akan coba memperbaiki keadaan.


" ayah... nenek... teriak ica saat melihat nenek dan ayahnya berpelukan.

__ADS_1


" Ica juga mau dipeluk....!! kata Ica sambil duduk di pangkuan ayahnya. mereka yang melihat tingkah gadis kecil itu pun tertawa.


" anak ayah sudah mau pergi sekolah.... tanya Angga.


" ya... memang ayah mau nganter Ica.... tanya Ica asal.


" baiklah akan Ayah antar putri kecil ayah ini... kata Angga gemas sambil mencubit pipi tembem putri kecilnya.


" yeyeye.... teriak Ica gembira sambil melompat-lompat.


Angga senang melihat kebahagiaan putri kecilnya itu. mungkin untuk saat ini dia akan fokus membahagiakan putri kecilnya itu.


" Ica sayang sama Tante cantik.... tanya Angga.


" Ica sayang sama Tante cantik... tante cantik baik yah... walaupun Ica salah tapi Tante cantik gak pernah marah sama Ica... saat Ica bilang kalau Tante Sandra gak perhatian sama Ica dan lebih perhatian sama ayah, kata Tante...... Ica g boleh bilang begitu, mungkin Tante Sandra mengambil hati Ica lewat perhatiannya ke ayah. ayah bisakah Tante cantik jadi ibunya Ica....."


Angga tertegun dengan perkataan putrinya. dia tidak mampu memberikan Jawaban untuk pertanyaan putrinya.


" sudah sampai.... kata Angga setelah mereka sampai di sekolah Ica.

__ADS_1


" belajar yang rajin sayang... nanti ayah jemput, ucap Angga sambil mencium kening anaknya.


" sudah semua barangnya Nia, tanya Sofi pada Kania yang berjalan menarik koper.


" sudah yuk kita berangkat.... ajak Kania. sebelum melangkahkan kakinya Kania memandang seluruh kedai ice cream miliknya. begitu banyak kenangan di sana.


" yuk nanti telat.... ajak Sofi. Kania pun mengangguk dan masuk ke mobil. mereka bergegas ke bandara.


" aku pasti akan sangat merindukan mu... Nia. kata Sofi sambil memeluk sahabatnya itu.


" aku juga pasti akan rindu padamu.... jaga diri baik-baik, tidak usah terlalu memikirkan aku, dan ingat sama pesan aku padamu....ok, Kania coba mengingatkan sahabatnya.


" ya baiklah.... tapi aku tidak janji juga.


" ya sudah aku pergi dulu.... pamit Kania dan memeluk erat sahabatnya itu.


Sofi menatap kepergian sahabatnya itu dengan perasaan terluka. sahabatnya itu memintnya untuk tidak mengatakan kepada siapapun kemana dia pergi, termasuk para karyawannya di kedai ice cream. dia hanya ingin hatinya tenang.


" semoga kelak kau menemukan kebahagiaanmu Nia, aku selalu berdoa agar kau mendapat yang terbaik, gumam Sofi dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2