
Setelah acara pernikahannya batal, Angga pun malas untuk melakukan aktifitasnya seperti biasa, dia lebih sering berdiam diri di kamar atau ruang kerjanya.
" Kenapa kau tega melakukan ini padaku Kania" ucap Angga sambil memandang fto Kania yang berada di atas meja kerjanya.
Kania begitu cantik di fto itu, fto itu di ambil ketika mereka sedang berlibur bersama. Angga merebahkan tubuhnya di kursi kerjanya.
" tok tok tok" suara ketukan pintu membangunkannya.
" Masuk" ucap Angga.
" Maaf pak ini surat-surat yang di antar pak pos kemarin" jelas Mbk puji pengasuh Raisa.
" Taruh saja di meja nanti saya periksa" ucap Angga yang masih memejamkan matanya.
" Baik pak" ucap Mbk puji lalu menaruh surat itu di meja dan langsung keluar.
Angga tak pernah berfikir sedikitpun untuk menyentuh surat-surat itu, saat dia hendak pergi tiba-tiba saja surat-surat itu terjatuh di lantai dan dia pun melihat sebuah amplop berwarna biru muda yang tertulis dari Kania. Dengan cepat Angga mengambil surat itu dan membacanya.
***To mas Angga 💕💕
Mungkin kamu akan sangat membenciku mas, dengan apa yang sudah aku lakukan.
__ADS_1
Maafkan aku yang tidak bisa menepati janjiku untuk menjadi ibunya Ica dan menjadi istrimu.
Aku sangat bersyukur bisa bertemu dengan kamu dan Ica dalam kehidupanku, hidupku terasa berwarna semenjak kehadiran kalian.
Maafkan aku yang tak bisa memberikan alasan yang jelas atas kepergianku ini, tapi percayalah bahwa aku sangat mencintaimu, aku juga sangat menyayangi Raisa.
Berbahagialah mas dengan orang yang kamu cintai, jangan terlalu lama larut dalam kesedihan hanya karena wanita yang tidak pernah baik sepertiku, yang selalu meninggalkan kalian.
Aku akan selalu berdoa yang terbaik untuk kalian. Sekali lagi maafkan aku. Semoga kalian selalu sehat dan bahagia. Akan ku kenang selalu semua kenangan indah yang pernah kita lalui bersama.
from Kania***
" Angga" teriak Bu Rahma saat mendapati anaknya tergeletak dilantai. Dengan segera Bu Rahma berteriak dan seisi rumah pun menghampiri beliau.
Dengan segera mereka mengangkat tubuh Angga ke kamarnya dan menelfon dokter keluarga.
" Ada apa dengan anak saya dok" tanya Bu Rahma pada dokter.
" Pak Angga baik-baik saja Bu dia hanya kelelahan" jelas dokter.
Setelah selesai memeriksa kondisi Angga, dokter pun pamit pulang. Bu Rahma begitu khawatir melihat kondisi Angga.
__ADS_1
" Ayah kenapa nek....? tanya Ica".
" Gak pa pa sayang, ayah cuma kelelahan!! jelas Bu Rahma.
" Apa yang terjadi Tante...? tanya Elisa yang baru datang."
" Angga kelelahan dan dia pingsan, kata Bu Rahma.
" Lebih baik, Tante istirahat dulu sama Ica biar aku yang jagain mas Angga" tawar Elisa.
" Apa gak pa pa Elis....? tanya Bu Rahma.
" Iya Tante, udah sana Tante istirahat"
" Baiklah kalau begitu, terimakasih sudah mau membantu Tante" ucap Bu Rahma.
Bu Rahma pun meninggalkan mereka berdua. Elisa dengan telaten merawat Angga. Dia pun tidak melewatkan kesempatan untuk membelelai setiap wajah tampan Angga.
" Aku akan terus berusaha supaya kamu cepat melupakan wanita sialan itu mas, aku juga tidak akan pernah membiarkan wanita lain mendekatimu" ucap Elisa.
Tanpa disadari Angga mendengar ucapan Elisa, dia sudah bangun dari tidurnya, dia ingin tahu apa sebenarnya yang telah di lakukan Elisa.
__ADS_1