Maukah Kau Jadi Ibuku

Maukah Kau Jadi Ibuku
Bertemu Kania bag 3


__ADS_3

Sudah hampir tiga hari angga diluar kota, pekerjaannya juga sudah selesai, kini sebelum kembali dia berniat mengunjungi cafe temannya itu...


" hai ngga.... sapa Dimas saat melihat Angga datang, merekapun berjabat tangan dan pelukan singkat


" wah... rame cafenya, ucap Angga sambil melihat sekeliling.


" ya lumayan lah.... duduk ngga, suruh Dimas sambil menarik kursi untuk temannya itu. lalu diapun memanggil pelayan untuk membawakan mereka dua cangkir kopi.


" gimana pekerjaan kamu disini... lancar? tanya Dimas


" ya begitulah.... jawab Angga singkat. mereka berbincang-bincang banyak hal, tentang


kuliah dulu, juga tentang pekerjaan.


" selamat malam semua" sapa Kania pada


seluruh pengunjung cafe.


" terimakasih sudah selalu setia berkunjung ke sini, dan lagu ini dipersembahkan bagi kalian yang merelakan kekasih kalian untuk orang lain ya, semoga suka dan selamat menikmati.


semua matapun tertuju pada wanita cantik yang sedang bernyanyi itu tak terkecuali Angga....


Pernah aku jatuh hati


Padamu sepenuh hati


Hidup pun akan kuberi


Apapun kan ku lalui


Tapi tak pernah ku bermimpi


Kau tinggalkan aku pergi


Tanpa tahu rasa ini


Ingin rasa ku membenci


Tiba-tiba kamu datang

__ADS_1


Saat kau telah dengan dia


Semakin hancur hatiku


Bagaimana aku bisa lupa


Padahal kau tahu keadaannya


Kau bukanlah untukku


Jangan lagi rindu cinta


Ku tak mau ada yang terluka


Bahagiakan dia aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa


ohhhhh ohhhhh ohhhh


Tiba-tiba kamu datang


Saat kau telah dengan dia


Semakin hancur hatiku


Bagaimana aku bisa lupa


Padahal kau tahu keadaannya


kau bukanlah untukku


Jangan lagi rindu cinta


Ku tak mau ada yang terluka


Bahagiakan dia aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa

__ADS_1


ohhh


Bahagiakan dia aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa.


terimakasih.... ucap Kania sambil tersenyum dan membungkuk. saat itu juga pria yang tidak ingin ditemuinya selama ini berlari dan memeluknya erat. sontak saja Kania kaget, tidak hanya dia seluruh pengunjung cafe juga kaget termasuk Dimas.


Kania masih diam tak merespon pelukan angga jantungnya berdetak sangat cepat, dan tanpa terasa air matanya mengalir....


Angga melepaskan pelukannya dan menatap mata Kania sangat dalam....


" aku merindukan mu...." itulah satu kata yang keluar dari mulut angga, kemudian memeluk Kania lagi... Kania tak bisa menahan hatinya dia melepas pelukan Angga dan berlari meninggalkan Angga....


Angga mencoba mengejarnya tapi gadis itu sudah menghilang....


" kamu kenal Kania.... tanya Dimas sambil memegang pundak temannya itu.


" iya aku mengenalnya dim.... bisakah kau beritahu kemana dia pergi, tanya Angga cemas....


" sebaiknya kamu tidak usah mengejarnya, biarkan dia sendiri dulu.... mungkin dia masih syok dengan kedatanganmu yang tiba-tiba...


jelas Dimas.


kini Angga dan Dimas duduk di ruang kerja milik Dimas.


" minumlah.... kata Dimas sambil menyerahkan satu kaleng minuman pada Angga.


" jadi.... laki-laki yang di ceritakan oleh Kania selama itu kamu ngga. tanya Dimas mencari kebenaran.


" jadi kau tahu tentang aku dan dia"


Dimas pun mengangguk


" semuanya aku tahu, karena Kania menceritakannya padaku.jika kamu ingin menyakitinya sebaiknya tidak usah menemuinya lagi. karena aku yang akan menjaganya. ucap Dimas tegas.


Angga membelalakkan matanya mendengar ucapan Dimas.


" apa kau menyukainya....?? tanya Angga pada Dimas.

__ADS_1


tapi tak ada satu jawaban yang keluar dari mulut Dimas. dia hanya diam dalam pikirannya sendiri.


__ADS_2