
" Nia apa rencana kamu hari ini... tanya Sofi saat mereka sedang sarapan.
" g ada... tapi aku janji mau ketemu Ica hari ini"
" kau tahu gadis kecil itu sekarang tambah lucu dan semakin pintar. jelas Sofi
" aku sudah tidak sabar ingin melihatnya"
" tidak sabar melihat Ica atau ayahnya... ejek Sofi.
" apaan sih... gak lah"
mereka makan sambil diselingi tawa kecil. tak berapa lama Anggapun datang.
" mana Ica kok gak ikut... katanya mau di bawa kesini. tanya Kania yang tak melihat keberadaan Ica.
" dia ada di sekolahnya..."
" Lo inikan hari libur, kenapa harus sekolah? tanya Kania heran.
" dia ada lomba menyanyi hari ini, dan aku berniat mengajak mu kesana, bagaimana...??
tanya Angga.
" baiklah aku ikut...!! duduklah aku ganti baju sebentar. ucap Kania.
setelah ganti baju Kania dan Angga pun bergegas ke sekolah Ica, disana sudah tampak ramai, dengan orang tua murid yang mungkin akan melihat anak-anak mereka tampil. Angga dan Kania pun masuk.
" pak Angga apa kabar.... bapak bisa hadir Raisa pasti senang? sapa seorang guru yang mengenalnya.
" kabar saya baik....!"
" wah ini pasti ibunya Raisa ya.... duh cantik sekali....!! puji guru tersebut
Kania hanya diam dan tersenyum, tak ingin membantah perkataan guru tersebut. Angga yang melihatnya merasa senang.
" kalau begitu kami masuk dulu, ucap Angga pada guru itu.
Angga dan Kania mengedarkan pandangannya mencari kursi yang masih kosong.
" disana..." ucap mereka bersamaan menunjuk kursi kosong. merekapun memutuskan duduk di bangku barisan nomor dua dari depan.
__ADS_1
setelah acara sambutan lomba menyanyi pun di mulai dan Raisa mendapat nomor paling terakhir.
Andai aku besar nanti
by Sherina
Andai aku telah dewasa
Apa yang' kan kukatakan
Untukmu idolaku tersayang
Ayah
O..o..o..oh
Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu, Bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu
o...oh
Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu selalu cinta dalam senyummu
o...oh Tuhan, Kau kupunya
Bahagiakan mereka sepertiku
Andai aku telah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau selalu kucinta.
__ADS_1
Andai usiaku berubah
Kubalas cintamu, bunda
Pelitaku, penerang jiwaku
Dalam setiap waktu
o...oh
Kutahu kau berharap dalam doamu
Kutahu kau berjaga dalam senyummu
o....oh Tuhan, kau kupinta Bahagiakan mereka sepertiku
Andai aku telah dewasa
Ingin aku persembahkan
Semurni cintamu, setulus kasih sayangmu
Kau selalu kucinta.
" terimakasih... ucap Ica setelah selesai bernyanyi...dia melihat sekeliling mencari keberadaan ayahnya dan saat dia melihat sosok yang di rindukan selama ini gadis kecil itu tersenyum dan berlari ke arah Kania.
" Ica kangen sama Tante cantik.... ucap Ica seraya memeluk erat tubuh Kania.
" Tante juga kangen banget sama kamu sayang....!! jawab Kania
setelah acara disekolah itu selesai, kini mereka bertiga duduk di taman . meskipun tidak mendapat juara satu dan mendapat juara dua tapi Ica senang.
" Ica seneng Tante Kania kembali, ucap Ica menatap Kania senang.
" iya sayang Tante juga seneng banget bisa ketemu Ica.
" berarti Tante cantik maukan jadi ibunya Ica, tanya Raisa sambil menggenggam tangan Kania.
" iya sayang... Tante mau kok jadi ibunya Ica. jawab Kania.
Ica pun memeluk tubuh Kania erat, hatinya sangat senang. Angga yang melihatnya merasa sangat bahagia dan tanpa terasa air matanya menetes.
__ADS_1
" baiklah kalau gitu aku panggil Tante Bunda mulai sekarang, Bunda dan Ayah.... kata Raisa sambil menggenggam tangan Angga dan Kania. mereka tertawa bersama.