
" capek Nia" tanya Sofi"
" ya lumayan.. tapi aku suka" jelas Kania.
Suasana cafe saat itu lumayan ramai, Sofi dan Kania sampai harus turun tangan untuk membantu pelayan cafe.
" hallo" jawab Kania saat mengangkat telfonnya yang berdering.
" sayang kamu di cafe" tanya angga di telfon.
" iya... kenapa memang..? tanya Kania.
" aku mau kesana sama Ica" jawab Angga.
" oh.... baiklah aku tunggu disini"
" oke... sebentar lagi aku kesana" jelas Angga.
" ya.... hati-hati di jalan" ucap Kania sambil menutup telfonnya.
setelah selesai mengangkat telfonnya Kania kembali membantu Sofi.
" dah selesai sof....? tanya Kania.
" udah... kenapa? tanya Sofi.
" gak aku mau mandi dulu, terus kayaknya dah lama gak ada yang metik gitar disana jadi gue mau menghibur diri lah sedikit". jelas Kania.
" ya ...ya lagian dah lama juga aku gak denger suara merdu sahabatku ini" ucap Sofi.
" bisa aja deh ya kamu ini, ya udah aku mandi dulu...!!"
" hemmm" jawab Sofi.
Kania pun masuk ke kamarnya bersih-bersih dan mandi. badannya sudah lengket karena berkutat di dapur membantu Sofi dan yang lain. sekitar tiga puluh menit dia menghabiskan waktu di kamar mandi. setelah selesai dia pun ganti baju dan turun ke cafe.
" wih dah wangi aja nih...!! ucap Sofi.
__ADS_1
" ya donk... sana gantian mandi lagian dah sore"
" iya....nanggung ntar dulu"
Kania lalu menuju sebuah podium kecil yang terletak di sudut cafe, dia membersihkan gitar yang sudah lama tidak digunakannya, lalu menyetel kembali senar gitar akustiknya.tak berapa lama Anggapun sampai di sana bersama dengan Raisa.
" Bunda" panggil gadis kecil itu.
Kania pun menoleh dan tersenyum pada gadis kecil itu. lalu dia mengisyaratkan pada Angga agar mencari tempat duduk di cafe. Sofi yang melihat kedatangan mereka pun menghampiri sambil membawa jus dan makanan ringan untuk mereka.
" Tante Bunda mau nyanyi" tanya Raisa.
" iya sayang" jawab Sofi.
gadis kecil itu pun tersenyum melihat Kania yang akan bernyanyi.
" selamat sore semua, terimakasih sudah berkunjung di cafe kami, dan saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk seseorang yang sangat saya cintai dan semoga ini bisa menghibur kalian semua"
Menua bersamamu
Menjadikan diriku yang lebih baik
Aku menyayangi kamu
Kamu selalu setia menemani diriku
Cinta kita memang tidak semudah yang dibayangkan
Dulu kita saling menyakiti dan hampir menyerah
Tapi kini kita ada tuk saling menyempurnakan
Ku berdoa untuk bisa hidup dan menua bersamamu
Cinta kita memang tidak semudah yang dibayangkan
Dulu kita saling menyakiti dan hampir menyerah
__ADS_1
Tapi kini kita ada tuk saling menyempurnakan
Ku berdoa untuk bisa hidup dan menua bersamamu
ohh....ohh...ohh
Cinta kita memang tidak semudah yang dibayangkan
Dulu kita saling menyakiti dan hampir menyerah
Tapi kini kita ada tuk saling menyempurnakan
Ku berdoa untuk bisa hidup dan menua bersamamu
ohh...ohh...ohh
Hidup dan menua bersamamu
Menua bersamamu semoga saja.
seluruh pengunjung cafe bertepuk tangan setelah Kania selesai bernyanyi. dia pun mengucapkan banyak terimakasih karena mereka menyukai suaranya.
" Bunda" teriak Ica sambil memeluk tubuh Kania.
" suara bunda bagus" puji Ica
" terimakasih sayang" ucap Kania, lalu merekapun duduk bersama.
" terimakasih Nia buat lagunya" ucap Angga.
" siapa bilang lagu itu untuk kamu mas" goda Kania.
Angga pun tercengang kaget.
" bercanda" ucap Kania yang sudah melihat ekspresi aneh di wajah angga.
merekapun tertawa bersama dan lanjut mengobrol.
__ADS_1