Maukah Kau Jadi Ibuku

Maukah Kau Jadi Ibuku
Kembali


__ADS_3

" kenapa kesini" tanya Angga saat sampai ke tempat yang di tuju Kania. yaitu tempat Dimas


" kenapa ada yang salah..." jawab Kania ketus


" enggak sih...! cuma katanya mau ketemu pacar kamu.....? tanya Angga heran.


" ya kan pacar aku di dalam...! ya udah aku kesana dulu kamu tunggu disini. awas ya jangan ikut ke dalam atau ngintip. ancam Kania.


Angga pun mengikuti kemauan Kania untuk menunggunya di luar.


" Dimas" panggil Kania.


Dimas yang merasa namanya terpanggil pun menoleh.


" Kania, kamu gak pa pa kan kamu baik-baik saja kan, tanya Dimas cemas


" hai aku baik-baik saja, jawab Kania


" aku mau ngomong sama kamu dim...!!


" duduk lah" kata Dimas sambil menarik kursi untuk Kania.


" aku mau pamit dim, jelas Kania pada Dimas


" jadi kamu sudah baikan sama Angga? tanya Dimas


" di bilang baikan sih gak juga, tapi aku ingin mencoba memulai yang baru, aku kasihan pada Ica yang selalu menunggu kepulangan ku. jelas Kania

__ADS_1


" maaf kan aku ya dim...?? Kania menundukkan kepalanya meminta maaf


" hei..... kenapa minta maaf kamu gak salah kok, aku akan selalu mendukung apapun keputusan kamu Kania, karena kamu sahabat ku.


Kania tersenyum mendengar perkataan Dimas, dia bersyukur bisa bertemu dengan sosok pria seperti Dimas, tapi sayang Kania hanya menganggap dia sahabat tidak lebih.


Kania memeluk Dimas erat, dimaspun membalas pelukan Kania.


" terimakasih sudah menjadi sahabat terbaik ku selama ini, maaf aku tidak bisa membalas perasaanmu, ucap Kania dalam pelukannya.


" kamu tau tentang perasaanku, tanya dimas.


" ya" ucap Kania sambil tersenyum. mereka berdua tertawa bersama.


" baiklah kau boleh kembali kapanpun kamu mau kesini, dan aku mendukung semua keputusan kamu. ucap Angga serius.


" tenang aja... kamu gak usah khawatir" jelas Angga.


" kapan kamu pulang..? tanya Dimas


" mungkin besok, baiklah aku pamit dulu, sampaikan salam dan maafku ke pegawai mu ya. ucap Kania sambil berjalan keluar dan Dimas pun mengantarnya.


" bukannya itu Angga, kenapa dia gak ikut masuk..? tanya Dimas penasaran.


" sengaja aku menyuruhnya nunggu di situ, aku bilang sama dia kalau mau ketemu pacar aku , jelas Kania mereka pun tertawa bersama.


dalam benak Angga, dia bertanya-tanya dengan apa yang dilakukan Kania dan Dimas.

__ADS_1


" ya udah aku pamit ya.... kalau ada waktu kamu juga harus datang ke tempat ku, kata Kania sambil memeluk Dimas.


" ya aku pasti datang. ucap Dimas pada Kania.


Kania pun pergi, dia menoleh sebentar ke arah Dimas sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.


" yuk jalan, ucap Kania saat berada di samping mobilAngga.


" emang siapa pacar Kania, gumam Angga dalam hati.


" kapan kita pulang..? tanya Kania tiba-tiba


" gimana kalo nanti sore...?


" ok baiklah, ucap Kania setuju.


mereka pun kembali sore itu juga. Angga sudah mempersiapkan semuanya. tak ada perbincangan di antara mereka sampai mereka tiba. supir Angga sudah standby di bandara.


" antar aku ke cafe dulu, aku sudah rindu dengan sahabatku... kata Kania. kini sikap Kania memang agak sedikit dingin dan acuh. dia hanya ingin memastikan apakah hati Angga memang tulus mencintainya meskipun dia berubah.


sampai di cafenya, Kania memandang tempat itu takjub karena jauh berbeda dari saat dia pergi dulu.


" kaniaaaa.... teriak Sofi saat melihat Kania berdiri di halaman cafe.


" kau kembali.... tanya Sofi, sambil memeluk sahabatnya itu.


" ya..... aku merindukanmu".

__ADS_1


__ADS_2