
hampir setiap hari Ica dan Mbk puji pergi ke tempat Kania. disana mereka melakukan banyak hal, icapun sekarang akrab dengan orang orang penghuni kedai tersebut seperti saat ini Ica yang lagi sibuk membantu Kania bikin nastar.... lebih tepatnya sih bukan membantu tahu sendiri kan tingkah anak-anak, tapi itu tidak membuat Kania marah malah dia semakin gemas pada gadis kecil itu.
" Ica...suka bikin kue, tanya Kania pada Raisa bocah kecil itu pun mengangguk antusias.
" suka Tante...Ica gak pernah di ajakin bikin kue sama Mbk puji.... dahi Kania mengkerut.
" kok mbk puji....! memang Mama Ica gak pernah ngajakin Ica bikin kue? gadis kecil itu terdiam.
" kenapa sayang Tante bikin salah ya kok Ica diam.... Kania memeluk Raisa sambil mengelus pundaknya.
" Ica g punya mama Tante, Ica cuma punya ayah, nenek sama Mbk puji. tampak gadis kecil itu menahan air matanya saat bicara.
" ya udah g pa pa Ica kan bisa bikin kue nya sama Tante saat main kesini jadi gak usah sedih lagi ok.... Kania mencoba menghibur gadis kecil itu. Ica pun mengangguk dan tersenyum. setelah puas main di tempat Kania kini icapun pamit pulang. tak lupa dia meminta kue yang di bikin tadi untuk di bawa pulang katanya mau di kasih ayahnya.
__ADS_1
Kania mengantarkan Ica pulang sampai ke mobilnya sudah ada supir yang menunggu di sana. gadis kecil itu melambaikan tangan kepada Kania.
Kania tersenyum dan membalas lambaian tangan Ica.
" duh kayak ibu yang terpisah dari anaknya ya kamu Nia.... tegur Sofi pada Kania.
" apaan sih lo.... gue sedih aja ngeliat gadis kecil itu jadi teringat masa lalu gue, yang di tinggalkan orang tua, mata Kania tampak berkaca-kaca mengingat masa lalunya. Sofi yang menyadari pun memeluk sahabatnya itu.
" udah ah kok jadi baper gini masuk yuk pengunjung lagi banyak tuh.... merekapun berjalan bersama masuk ke dalam.
" hai anak ayah kenapa jam segini baru pulang bukanya sekolah selesai siang hari, Angga mencoba mengintrogasi anaknya.
" maaf tadi Ica main dulu sama Tante cantik yah...Ica menjelaskan. dahi Angga mengkerut mendengar penjelasan anaknya.
__ADS_1
" Tante cantik siapa itu.... Angga mencoba mencari tahu.
" ma'af pak Tante cantik itu pemilik kedai ice cream di dekat sekolah non Ica kami tidak sengaja bertemu saat non Ica berlari menabrak Mbk Kania, sejak saat itu non Ica hampir setiap hari main di tempat Mbk Kania. maaf karena saya tidak memberitahu bapak. Mbk puji mencoba menjelaskan kepada majikannya.
" ya sudah g papa.... Angga mencoba mengerti mungkin putri kecilnya ini kesepian karena dia pun selalu sibuk hingga tak pernah menemani putrinya bermain.
" ayo sayang kamu harus mandi lihat nih anak ayah baunya asem... karena belum mandi. Angga menggendong anaknya kedalam rumah sambil sesekali menggelitik perut putrinya yang membuat gadis kecil itu tertawa.
Raisa mendekati ayahnya yang lagi santai di ruang tv, sambil membawa kotak kue yang di berikan Kania.
" ayah.... sapa Ica riang, Angga pun tersenyum melihat anaknya.
" ayah coba deh tadi Ica bikin kue sama Tante cantik rasanya enak...ayah coba ya, Ica memberikan kotak kue kepada Angga. dia pun membuka kotak itu dan memakannya.
__ADS_1
" gimana yah enak kan kue bikinan Tante cantik.... Angga pun tersenyum pada anaknya.