
Mereka saling melepas rindu satu sama lain, ya meskipun sering komunikasi tapi itu berbeda saat bertemu seperti ini.
" kau pulanglah.... dan besok bawalah Ica kesini. kata Kania pada Angga.
sebenarnya Angga tak habis fikir kenapa sepertinya Kania berubah, tidak seperti Kania yang dulu dia kenal, tapi dia menepis semua itu demi putrinya Raisa.
" baiklah aku akan kesini lagi besok, ucap Angga lalu dia pun pergi.
" ada apa dengan dirimu, kenapa sikapmu berubah.....? tanya Sofi curiga.
" apanya yang berubah, aku masih Kania sahabatmu. kata Kania sambil berlalu masuk kedalam cafe.
" ya Tuhan apa yang terjadi padanya, gumam Sofi heran. lalu bergegas masuk mengikuti Kania.
" mbk Kania teriak.... para pelayan cafenya kaget melihat kedatangan Kania. mereka berlari dan memeluk Kania bergantian.
" apa kabar kalian.... aku merindukan kalian. kata Kania.
" kita juga sama Mbk...., jawab mereka kompak.
" sudah sana kembali kerja... apa kalian tidak takut bos kalian ini sudah kembali...? Kania pura- pura marah dan menaruh tangannya di pinggang.
" ha ha ha... tawa mereka kompak.
" malah ketawa.... ucap Kania kesal. mereka pun kembali bekerja.
" kamu salah makan... atau lagi demam sih..?
tanya Sofi heran sambil menarik Kania duduk dan meraba keningnya.
__ADS_1
" apaan sih sof...? aku baik-baik saja. jelas Kania.
" abis kamu berubah banget deh kayaknya, Kania yang aku kenal dia lemah lembut,sabar, penyayang dan humoris.
" aku masih sama Sofi dan tidak akan pernah berubah. jelas Kania tegas.
" ya sudahlah yang penting kau kembali dan aku senang".
" oh ya kau belum cerita soal Angga" bagaimana kamu bisa bersama dia.
" bisakah kau beri aku minum atau makan dulu, perutku sangat lapar. kata Kania sambil memegang perutnya.
Sofi pun mengangguk, lalu dia mengambilkan minum dan sedikit camilan. betapa terkejutnya dia melihat sahabatnya itu minum dalam satu kali tenggak.
" apa kau begitu kehausan.... ??
" ya.... maaf?
" baiklah aku akan cerita" Kania pun menceritakan semuanya pada Sofi.
Angga kini sudah sampai di kediamannya.
dia begitu tidak sabar ingin memberitahu putri kecilnya bahwa Kania sudah kembali.
" ayah.... teriak Raisa saat melihat Angga pulang.
" sayang ayah rindu... ucap Angga sambil memeluk putri kecilnya.
" dimana nenek....?
__ADS_1
belum sepat ica menjawab tapi Bu Rahma sudah keluar dari dapur.
" kamu sudah pulang nak.... tanya Bu Rahma pada Angga. Angga pun berjalan menghampiri ibunya dan memeluknya.
" ibu sehat, angga kangen sama ibu"
" ibu juga kangen, mereka pun ngobrol sambil melepas rindu.
" ayah besok Ica ada lomba menyanyi ayah harus datang ya.... kata Ica memohon.
Angga berfikir sejenak, dia berencana untuk mengajak Kania datang bersama nya.
" baiklah sayang, ayah akan datang besok. kata Angga pada Ica.
" beneran ayah mau datang...? tanya Raisa memastikan.
" iya.... dan ada kejutan buat kamu sayang.
" banarkah apa kejutannya... tanya Ica penasaran.
" besok Ica lihat sendiri, kalau ayah katakan sekarang namanya tidak lagi kejutan, jelas Angga pada anaknya.
" baiklah kalau begitu Ica, mau ke kamar dulu, pamit Ica, lalu lari ke kamarnya.
" kejutan apa yang mau kamu berika pada Ica, tanya Bu Rahma penasaran.
" yang pasti akan membuat Ica bahagia mah.
jelas Angga.
__ADS_1
" tapi kira-kira Kania mau datang gak ya sama aku besok, gumam Angga dalam hati.
" kalau di tidak mau aku akan memaksanya" gumam Angga lagi.