Maukah Kau Jadi Ibuku

Maukah Kau Jadi Ibuku
Cemburu


__ADS_3

" nenek lagi apa...." tanya Ica pada Bu Rahma.


" nenek mau masak sayang... kan hari ini bundanya Ica mau datang, jawab Bu Rahma.


" Bunda Kania mau kesini... ye... ye...., teriak Ica gembira.


" Ica mau bantu nenek..."


" boleh... sini, Bu Rahma dan Raisa pun masak bersama, suasana dapur di siang itu cukup rame hanya karena Ica yang selalu membuat lelucon. gadis kecil itu sangat bahagia semenjak Kania bersedia menjadi ibunya.


" tok....tok....tok, Tante aku datang. teriak Elisa saat sampai di rumah Angga.


" Ica bisa tolong nenek buka in pintu....??


" biar saja saja nyonya yang bukak, kata Mbk puji.


" biar Ica saja Mbk.... mbk puji bantu aja nenek.


Mbk Puji dan Bu Rahma pun tersenyum, ternyata gadis kecil di rumah itu semakin dewasa.


" silahkan masuk, kata Ica sambil membuka pintu.


" Raisa...... apa kabar sayang...?? teriak Elisa.


" Tante Eli kenapa kesini.... ? tanya Raisa ketus.


" duh anak cantik galak amat gak kangen sama Tante.


" gak.... Tante suka ribut dan maunya menang sendiri, Ica gak suka" jelas Raisa.


" duh anak kecil ini dari dulu nyebelin banget....!! gerutu Elisa dalam hati.

__ADS_1


" Ica siapa yang datang...?? tanya Bu Rahma yang baru keluar dari dapur.


" hallo Tante....." sapa Elisa pada Bu Rahma.


" Elisa kamu sudah sampai...??


" iya Tante kemarin aku nyampe sini di jemput sama mas Angga, tapi aku langsung ke hotel dulu. jelas Elisa.


" duduklah Tante bikinin minum dulu"


" makasih Tante...." kata Elisa diapun duduk di ruang keluarga. sedangkan Raisa melihat gerak-gerik Elisa tampak tidak suka dengan kehadiran tantenya itu.


" kenapa gak tinggal di sini saja.... daripada di hotel, kamu bisa nemenin Ica di sini. kata Bu Rahma sambil meletakkan minuman di meja.


" emang boleh Tante...." tanya Elisa senang.


" gak boleh nek..... Ica gak mau Tante Eli tinggal di rumah ini". kata Ica ketus.


" gak pa pa Tante, namanya juga anak kecil" ucap Elisa mencoba mengerti.


" oh ya Tante lagi apa sepertinya sibuk, tanya Elisa.


" oh itu lagi masak.... hari ini Angga mau makan siang di rumah. jelas Bu Rahma.


" wah yang bener Tante...? kalo gitu aku ikut makan disini ya Tante" ucap Elisa.


" iya sayang...." ucap Bu Rahma


" nenek sepertinya itu suara mobil ayah sama Bunda Ica ke depan dulu ya" kata Raisa.


Bu Rahma pun mengangguk. dia tersenyum melihat tingkah cucunya yang selalu bahagia bila Kania datang.

__ADS_1


" ayah... Bunda.... sapa Ica pada Angga dan Kania.


" hai sayang...." sapa mereka bersama.


mereka berdua pun bergantian mencium dan mengelus rambut Ica.


"Mas Angga......!!! teriak Elisa saat melihat Angga masuk dan memeluknya.


Kania yang melihat kejadian itu hanya diam heran.


" oh jadi ini... gadis yang kemarin" gumam Kania dalam hati.


" ehm...ehm" Kania pura-pura batuk


" Elisa awas kamu gak boleh kayak gini" bentak Angga.


" ih.... mas Angga gak asik" gerutu Elisa.


" oh ya Elisa kenalin ini Kania dia calon istri mas...." jelas Angga.


" dan bundanya Ica....." jelas Raisa tak mau kalah.


Kania dan Ica tertawa bersama, sedangkan Elisa terlihat tidak suka.


" Lo kenapa gak masuk ..... ayo masuk, ajak Bu Rahma.


" Tante apa kabar.....?? tanya Kania.


" sayang jangan panggil Tante.... panggil mama aja sama kayak Angga"


" eh iya tan..... eh iya mah, ucap Kania terbata.

__ADS_1


mereka pun masuk ke ruang makan bersama.


__ADS_2