
" ayah ayo cepat.... kasian Bunda nunggu lama...? kata Ica sampul mengetuk pintu kamar ayahnya.
" iya sayang.... sebentar" ucap angga keluar dari kamar.
" kenapa.... lama sekali... ayah ni ya jadi genit kalau mau ketemu Bunda, pakai inilah... pakai itulah. jelas Ica kesal.
" duh anak ayah nih ya semakin besar, semakin pintar ya ngomong nya, ucap Angga sambil mencubit pipi tembem putri kecilnya.
mereka tertawa bersama. hari ini Angga mengajak Ica ke kebun binatang sesuai rencananya dengan Kania.
" ayah ayo kita jemput Bunda...!!!
" ok sayang let's go...."
Angga dan Ica pun pergi menjemput Kania, sampai disana Kania tampak sudah siap.
" cantik" itulah satu kata yang keluar dari mulut angga saat melihat Kania.
" mulai deh ya" ucap Ica jutek mendengar perkataan ayahnya dia pun keluar dari mobil dan menghampiri Kania.
" Bunda ayo...."
" iya sayang.... Ica cantik banget hari ini....!!! puji Kania.
" Bunda juga cantik, lihat tuh nih ayah aja sampai gak berkedip liatin Bunda terus"
__ADS_1
Kania hanya tersenyum melihat calon anaknya itu. Saat duduk di mobil Angga masih saja menatapnya.
" mas... jadi pergi atau kamu mau disini aja liatin aku.....!!! ucap Kania sambil menyentuh pundak Angga.
" oh....ya ma'af" ucap Angga malu sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan melajukan mobilnya.
Kania dan Ica pun tertawa melihat tingkah konyol Angga. dalam perjalanan suara Ica lebih mendominasi percakapan mereka, karena Ica menanyakan segala hal yang dilihatnya. menempuh perjalanan sekitar satu jam akhir mereka sampai.
" ayah... bunda ayo.... kata Ica yang sudah tidak sabar dan berlari masuk ke kebun binatang.
setelah membeli tiket masuk, merekapun berkeliling melihat-lihat aneka jenis hewan.
Ica sangat gembira, bocah kecil itu seperti tidak merasakan lelah sama sekali dan terus saja berlari dari kandang hewan satu ke yang lainnya.
" gak pa pa mas.... melihat Ica bahagia seperti itu rasa capek ku hilang, ucap Kania sambil melihat Ica memberi makan kangguru.
" dia memang selalu bahagia..... kalau di ajak kesini, karena dulu ibunya Ica maksudku kakak ku juga menyukai hewan. jelas Angga.
" maaf aku jadi membuat mu teringat dengan kakak mu. ucap Kania sambil menunduk.
" hai.... tidak apa.... aku akan membelikan minum untuk kalian, ucanp Angga sambil menggenggam tangan Kania.
" hemmmm" ucap Kania mengangguk.
Anggapun berjalan membeli minum untuk mereka.
__ADS_1
" Bunda...." panggil Ica sambil berlari mendekati Kania.
" udah sayang mainnya....." tanya Kania
" Ica capek Bun mau minum..!!
" tunggu sayang ayah sedang beli minum, jelas Kania.
beberapa saat kemudian Angga datang dan membawa minuman dan beberapa cemilan untuk mereka.
" Ica sudah selesai.... tanya Angga sambil duduk di sebelah Kania.
" udah.... Ica capek".
" kalo gitu minum dulu sayang... kata Angga sambil membukakan minum untuk putrinya dan juga Kania.
mereka tidak berkeliling lagi dan menghabiskan sisa waktunya dengan ngobrol sambil sesekali tertawa karena tingkah laku Raisa yang sangat lucu.
" sepertinya dia capek sekali" kata Angga yang melihat putri kecilnya tertidur pulas di pangkuan Kania.
" sepertinya iya.... dari tadi Ica lari kesana kemari. kata Kania sambil mengelus rambut Ica.
" terimakasih Kania.... sudah hadir dalam kehidupan kami, ucap Angga sambil menggenggam tangan Kania.
Kania hanya tersenyum, dia juga sangat senang dengan kehadiran Angga dan Ica.
__ADS_1