Maukah Kau Jadi Ibuku

Maukah Kau Jadi Ibuku
rencana Sofi dan Raisa


__ADS_3

siang itu selesai pulang sekolah Ica datang ke tempat Kania, seperti kesepakatannya dengan Sofi semalam mereka membuat rencana untuk mendekatkan Angga dan Kania. bocah keci itu seharian mengikuti kemanapun Sofi berjalan.


" Ica... gak mau sama Tante Kania ni kok dari tadi ngikutin Tante Sofi terus, tanya Kania heran.


gadis kecil itu hanya menggeleng tanda tak mau.


" Lo kasih apa sih fi dia ngikutin aja dari tadi, Sofi yang di tanya hanya menggeleng tanda tak tahu, padahal sebenarnya tau, tapi tak di hiraukan.


" ya udah kalo gak mau sama Tante, Tante tidur aja deh di atas nanti kalo ada apa-apa bangunin Tante ya.. pamit Kania. diapun bergegas menuju kamarnya untuk tidur.


Sofi pun berkedip kearah Ica. gadis kecil itu tau peran apa yang akan di mainkan.


"aduh Tante sakit perut Ica sakit.... Ica pura-pura nangis karena perutnya sakit, telfon ayah Tante Ica mau pulang.


" aduh non Ica kenapa non... tanya Mbk puji pengasuhnya panik. Mbk puji mencari-cari handphonenya tapi tidak ketemu ntah kenapa disaat genting handphonenya hilang ntah kemana.


" kenapa Mbk....tanya Kania yang baru bangun segera menghampiri Mbk puji yang lagi kawatir.

__ADS_1


" non Ica sakit perut Mbk.... tapi saya cari handphone mau telfon bapak malah handphone saya g tau kemana....?Mbk puji menjelaskan.


" aduh... Tante sakit.... Ica mau Ayah.... Tante...mau pulang....hiks...hiks. Ica berteriak lagi sambil pura-pura kesakitan dan menangis.


" mbk puji hafal no handphone ayah Ica... biar saya yang telfon... tanya Kania.


" hafal non... dengan segera Mbk puji memberitahu no handphone Angga.


beberapa kali Kania menghubungi tapi tidak diangkat.


" halo.... siapa ini, tanya Angga di telfon".


" baiklah aku kesana sekarang.... Angga panik dan bergegas pergi ke tempat Kania. mobil Angga melaju dengan cepat.


" kamu kenapa sayang.... tanya Angga berlari menghampiri putri kecilnya.


" Ayah sakit perut Ica sakit... hiks.... hiks, kata Ica sambil menangis.

__ADS_1


" ya udah ayo kita ke rumah sakit sekarang... ajak Angga."


" Ica gak mau ke rumah sakit... Ica mau pulang.... Ica takut di rumah sakit, pinta Ica yang memang di takut ke rumah sakit, Anggapun tau itu.


" ya udah ayo kita pulang... !


" tapi Ica mau Tante cantik ikut yah....Ica mau Tante cantik nemenin Ica yah, pinta Ica.


Angga yang mendengar permintaan anaknya menoleh ke arah Kania dan dengan seketika Kania mengangguk, karena dia sendiri kawatir dengan kondisi Ica.


saat Angga ingin menggendong putrinya tiba-tiba tangan Kania mencegahnya.


" biar aku yang gendong.... mas nyetir aja, pinta Kania. Angga pun mengangguk tanda setuju.


selama di mobil tak ada perbincangan di antara mereka, Angga hanya sesekali melirik putrinya yang ada di pangkuan Kania, wanita itu membelai putrinya dengan sayang membuat Angga terharu melihatnya , karena belum ada yang memperlakukan putri kecilnya seperti itu, dengan Sandra saja Raisa tidak sedekat itu.


" sepertinya dia tertidur... kata Angga pada Kania".

__ADS_1


" mungkin rasa sakitnya sudah hilang, Kania melihat wajah cantik Ica yang imut saat sedang tidur gadis kecil itu pun memeluk Ica erat seakan tak mau lepas.


mereka sampai di rumah Angga, dia pun menyuruh Kania membawa Ica ke kamarnya.


__ADS_2