Maukah Kau Jadi Ibuku

Maukah Kau Jadi Ibuku
Kencan


__ADS_3

" Bunda mau bikin apa.... tanya Ica saat melihat Kania di dapur cafenya.


" bikin cake sayang.... Ica mau bantu. tawar Kania


" ok...." icapun mengangguk


setiap pulang sekolah Ica selalu pulang ke cafe Kania dan di jemput Angga sore selepas pulang dari kantor.


" Bunda sepertinya, ayah sama bunda gak pernah jalan-jalan berdua kayaknya."


" bener tuh Ca.... sahut Sofi, menghampiri mereka.


" maksud kalian apa...?? gak ngerti deh bunda Ca!!!


" Duh Bunda yang di maksud anaknya itu.... KENCAN. jelas Sofi dan dianggukki oleh Raisa


" Ica siapa yang ngajari kayak gitu....? tanya Kania berkacak pinggang.


" he....he....!! tawa Ica sambil melirik Sofi


Sofi yang di perhatikan pun merasa canggung.


" apa.... kalian malah ngeliatin gue, ucap Sofi berkillah.


mereka pun menghujani Sofi dengan cubitan-cubitan kecil yang malah membuat mereka tertawa bersama.


sore harinya Angga menjemput Raisa di tempat Kania.

__ADS_1


" Bunda Ica pulang dulu, pamit Ica sambil mencium punggung tangan Kania.


" iya hati-hati sayang" ucap Kania


Kania pun melambaikan tangan ke arah Ica yang sudah masuk kemobil. dia menatap mobil itu hingga hilang dari pandangannya.


" Sepertinya Ayah sama bunda harus pergi kencan deh..... kata Ica tiba-tiba yang membuat Angga ngerem mendadak.


" aw.... sakit yah."


" maaf sayang.... tapi siapa yang ngajarin kamu ngomong gitu.... tanya Angga mencari tahu.


" Tante Sofi bilang.... Ica harus bilang ke ayah kalau Ica mau cepat Bunda jadi ibunya Ica dan tinggal bersama kita maka ayah harus kencan sama Bunda, biar kalian bisa dekat.


Angga terdiam mendengar ucapan putrinya itu, tapi dia berfikir sepertinya itu tidak terlalu buruk.


kata Angga semangat.


" beneran.... tanya Ica antusias.


" tentu sayang, ucap Angga.


Di kantornya Angga memikirkan ucapan putrinya kemarin.


" sepertinya tidak ada salahnya aku coba saran Ica kemarin. lalu Anggapun meraih ponselnya di atas meja dan menghubungi Kania.


" Nia kamu sibuk hari ini... tanya Angga di telfon.

__ADS_1


" gak juga.... kenapa....?? apa Ica membutuhkan aku.... tanya Kania.


" bukan Ica.... tapi aku yang butuh kamu.... ucap angga spontan.


Kania terbelalak mendengar ucapan Angga.


" aku jemput kamu setengah jam lagi.... jangan lupa dandan yang cantik.


belum sempat Kania menjawab Angga sudah lebih dulu menutup telfonnya.


" hai... halo... halo.... kenapa dia ini, main tutup-tutup aja.... kesal Kania


" kenapa kamu..... Nia, tanya Sofi heran melihat sahabatnya marah-marah.


" ni mas Angga.... bilang sebentar lagi jemput, terus suruh dandan yang cantik, tapi belum sempat nanya malah telfonnya di tutup. jelas Kania


" Nia... Nia.... kamu tuh...ya, Angga mau ngajakin kamu kencan, masak gitu aja gak tau. udah sana cepetan siap- siap. ucap Sofi sambil mendorong tubuh Kania ke kamarnya.


Kania masih bingung tapi dia masa bodoh dan langsung menuju kamarnya dandan dan ganti baju.


setengah jam kemudian Angga sampai di tempat Kania. Angga terpana melihat Kania yang begitu cantik memakai dres biru laut selutut yang sangat pas di badannya dan rambut di Cepol sembarangan yang menampakkan leher jenjangnya.


" ngeliatin apa....?? tanya Kania saat menghampiri Angga.


" oh.... gak ayo berangkat sekarang. ucap angga. merekapun pergi bersama.


saat di mobil Angga tak bosan-bosannya melirik Kania, gadis di sampingnya begitu cantik, hingga mampu membuat jantungnya tidak karuan.

__ADS_1


__ADS_2