Maybe Mine

Maybe Mine
Tantangan


__ADS_3

Mereka berdua menuju ke kelasnya, tetapi belum sampai ke kelas, tery dan juga Reni menghadangnya di tengah jalan


" Heh lo. " Kata Reni menunjuj wajah kalya


Kalya hanya diam masa bodoh dengan kedua orang tersebut, suka cari gara gara tetapi giliran di tantang balik ga berani . Kalya tetap jalan tanpa memperdulikan reni dan juga tery, akan tetapi dengan cepat Reni menarik rambut kalya, seketika punn kalya berhenti


" Kenapa. " Tanya kalya tenang


" Kenapa harus lo yang jadi putri sekolah, kenapa ga gue. " Kata Reni berapi api , tidak Terima jika kalya yang harus menjadi putri sekolah dan tentunya akan menjadi pasangan cavero


" Ya masa simpanan om om jadi putri sekolah kan asik. " Kata kalya menohok hati Reni


Karena siswa dan siswi mendengar kegaduhan di luar kelas, seketika semuanya keluar untuk menyaksikan keributan tersebut, tidak lupa juga Gwen, dtra, ovra, ethan, gyan dan juga mada. Sampai sampai anak kelas lain pun keluar kelas untuk melihatnya


" Ada apaan nih. " Tanya gyan yang memang belum melihat apa yang terjadi di luar


" Berantem lah emang apa lagi. " Sahut dyra


Sedangkan cavero hanya melihat aksi kalya , Reni dan juga tery baku hantam, tanpa ada niat untuk membantu karena dia ingin melihat seberapa tangguu seorang kalya.


" Ayo ayo ayo lawannn. " Sorak sorai terdengar saling bersahutan


" Lawan kal jangan kasih kendor. " Salah seorang siswa menyemangati kalya


" Jambak rambutnya kalo perlu cakar mukanya biar tambah jelek. " Kata rara, kekasih angga


" Huuuu huuuu simpanan om om ngajak baku hantam mutiara. "


Dan masih banyak lagi penyemangat untuk kalya , berbeda dengan Gwen, dyra dan juga ovra mereka menahan komplotan Reni


" Seharusnya gue yang pantes jadi putri sekolah, yang jadi pasangannya cavero bukan lo. " Kata reni yang berapi api


" Ya kalo lo mau silahkan gausah kaya gini dong."


Sahut kalya tidak Terima, kalo Reni memang ingin menjadi pasangan cavero dia fine fine aja


" Gue gamau. " Kata cavero keluar dari salah satu gerombolan siswa.


" Gue ga sudi. " Imbuh cavero


" Tapi gue yang pantes sama lo cav bukan cane cabean ini. " Kata Reni bergelayut manja di lengan cavero , tetapi dengan cepat cavero menepis nya

__ADS_1


" Jangan pegang gue. " Kata cavero dengan mata yang menampilkan amarah


" Gue yang pantes kan.. " Tanya nya sekali lagi dengan melihat ke semua anak buahnya


" Pantes dari hongkong . " Kata salah satu siswa


" Hahahahahah hahahah hahahah. " Tawa semua siswa saling bersahutan


" Kaca di rumah lo kurang gede yaya, eh apa jangan jangan lo kekurangan duit ya, masa duit dari om om lo kurang si" Kata angga dengan tatapan mengejek.


" Bukannya kurang gede, emang dia nya aja yang ga sadar diri. " Kata salah satu siswa menimpali


" Hahaha hahaha hahaha hahha. " Sekali lagi tawa semua siswa menggema, sehingga membuat semua guru yang berada di ruang guru keluar untuk melihat kegaduhan yang terjadi.


" Ada apa ini. " Kata bu endang dengan suara yang menggelar. Membuat semua siswa yang tadinya gaduh menjadi tiba tiba diam, hening menyelemuti semua, tidak ada yang berani berbicara


" Ini ikan Reni, ikan teri sama komplotannya mau jadi putri sekolah. " Kalya mendorong Reni maju ke depan bu endang dengan smirk nya


" Ngomong sono. " Kata kalya lagi


Reni diam tidak berani berkata ataupun menatap bu endang, emang siapa si yang berani sama bu endang selain kalya cs, ga ada yang berani. Reni sok keras banget wkwk, sok keras dek tutor sini


" S- saya mau jadi putri sekolah bu. " Kata Reni setelah sekian lama dalam diam nya


" Saya rasa saya lebih segalanya dari kalya. " Kata Reni dengan percaya dirinya


Padahal orang orang yang berada di sekitarnya sudah terkekeh geli mendengar penuturan Reni yang katanya lebih segalanya dari seorang kalya .


" Memang apa kelebihan kamu?. " Tanya bu endang , Reni diam memutar otaknya untuk mencari apa kelebihan yang dia punya


" Dia mah pinter cari uang bu. " Kata salah satu siswa mengangkat tangan, dengan bangga Reni tersenyum lebar


" Nah iya bu saya masih sekolah tapi saya bisa menghasilkan uang dari keringat saya sendiri. " Kata Reni dengan bangganya


" Iya lah bu, dia mah nyari sama keringatnya sendiri orang dia aja jadi simpanan om om. " Kata salah satu siswa menatap Reni dengan tatapan mengejek.


" Haha haha hahah hahah. " Tawa semua orang menggema


Reni diam menunduk, tidak berani berbicara teringat kasus yang beberapa minggu lalu menimpanya, dimana dia ketahuan menjadi simpanan om om kaya raya


" Diammmm. " Kata bu endang menggelegar

__ADS_1


" Saya tanya sekali lagi apa kelebihan kamu?. " Tanya bu endang


" Saya pandai dalam bidang olahraga bu. " Kata Reni reflek mengatakan itu


" Baik. " Kata bu endang


" Apakah kamu ingin menjadi putri sekolah SMA ANTARI." Tanya bu endang


" Iya bu, karna saya rasa saya cocok jadi pasangan cavero. " Jawab Reni dengan percaya dirinya


" Haduh drama apalagi sih ini. " Keluh kalya yang memang sudah bosan dengan percakapan ga jelas antara bu endang dan juga Reni


" Liat aja yaya. " Kata cavero sambil menggandeng tangan kalya


Bu endang diam berpikir untuk menyelesaikan masalah antara Reni dan juga kalya, dia bingung mengapa kedua anak ini sering sekali membuat masalah di sekolah


" Saya ada ide, bagaimana kalau kalian berdua berlomba untuk mendapatkan kedudukan, siapa pantas dan siapa yang akan menjadi putri di sekolah SMA ANTARI. " Kata bu endang memberi ide untuk mengatasi masalah ini


" Haduh males bu. " Kata kalya mengangkat tangan


" Lo takut kan. " Reni menatap ke arah kalya seolah meremehkan


" Gue takut? Sama tai kaya lo. " Kata kalya membakar api di dalam diri reni yang belum padam


" Gue Terima tantangan sampah dari lo. " Imbuh kalya meninggalkan keramaian dan kegaduhan tersebut


Kalya berjalan menuju rooftop, di belakang dia di ikuti oleh kalya ketiga kunyuknya dan juga cavero cs. Mereka tau bahwa kalya sedang menahan amarah dari tadi


" Brak. " Suara pintu yang di buka dengan kasar


" Reni ga ada otak emang. " Kata kalya


" Sabar kal. " Kata dyta mengelus pundak kalya, dia tau teman satunya ini kalau sudah marah pasti akan susah untuk di padamkan


" Gue yakin lo pasti menang. " Imbuh ovra menenangkan kalya


" Gue bukannya takut kalah, gue juga ga masalah kedudukan putri sekolah jatuh ke dia, gue cuma ga suka di remehin. " Kata kalya mengumpat kesal


" Yaya yang tenang, buktiin ke dia klo lo emang bisa. " Kata cavero menatap kedua mata kalya dalam dan menggenggam kedua tangan kalya


" Gue emang udah bisa semuanya cuma males doang. " Kalya cengengesan

__ADS_1


Padahal dari tadi hawa disana sangat dingin karena mendengar amarah dari kalya, tetapi itu hanyalah kebohongan kalya. Anjayyy kena prank neng kalya ya


__ADS_2