
Beberapa saat makanan yang mereka pesan pun sampai
" Silahkan menikmati sajian kami. " Kata waiters tersebut sambil tersenyum
Kalya dann cavero hanya menanggapinya dengan mengangguk
" Makanan di resto lo enak enak juga ternyata. " Kata cavero memuji sajian yang ada dineesto kalya
" Emm terimakasih, memang disini gue milih koki yang udah jago jago yang masaknya udah internasional lah. " Kata kalya sedikit sombong
" Gue sebenarnya baru dua kali kesini sih, niatnya pengen bikin lo kaget karna makanan disini enak enak, eh ternyata yang kaget disini itu gue. " Kata cavero di iringi dengan kekehan
" Eh masa, gue bangun ini juga sebenernya cuma iseng iseng doang. " Kata kalya dengan santai nya.
" Lo bikin ini cuma iseng, tapi bisa sampe segede ini terus se sukses ini. " Kata cavero kaget dengan jawaban yang kalya berikan
" Iya beneran. " Kata kalya menatap cavero
" Apa. " Kata cavero saat sadar sedari tadi kalya menatapnya, kalya gelagapan menatap ke sembarang arah karna gugup ketahuan sedang menatap cavero dalam diam.
" Lo udah kenyang belom. " Tanya cavero sambil melihat kalya memakan suapan terakhirnya
" Udahh. " Jawab kalya mengangguk lalu meminum air putihnya
" Makan lo kenapa dikit banget. " Tanya cavero
" Lo takut gendut. " Imbuhnya lagi
" Gue ga takut gendut, lagian gue makan sebanyak apa pun ga bakal bisa gendut, emang gue udah kebiasaan makan cuma dikit. " Jawab kalya menyeka mulutnya dengan tissue.
Seketika kalya mengalihkan pandangannya sesaat ketika dia melihat beberapa orang yang memasuki restonya, dia melambaikan tangannya kepada beberapa orang tersebut yang baru saja masuk
" Oiii curut. " Panggil kalya kepada teman temannya
Dan disana ternyata sudah ada ketiga anak curutnya serta gyan, mada dan juga ethan, sungguh pertemuan yang tidak terduga
Cavero pun menoleh seketika dia memutar kedua bola matanya malas, merasa makan siangnya bersama kalya terganggu oleh ke enam teman temannya .
" Lo berdua kesini kenapa kaga ngajak. " Seloroh mada
" Lah gue di ajak sama temen lo ini. " Kata kalau menunjuk cavero
" Lo emang jahat sama kita ver. " Kata gyan memasang ekspresi sedih
__ADS_1
" Lo tuh kaga pantes pasang ekspresi sedih, orang lo kan pantesnya pasang ekspresi cabul. " Kata dyra menggoda gyan
" Kurang ajar lo. " Kata gyan melempar sendok bekas kalya
" Heh jangan ribut napa di restoran gue. " Kata kalya keceplosan
" Hah" Kata gyan, mada dan juga ethan bebarengan
" Bau tau. " Kata oves mengibaskan tangannya di depan hidung nya
" Lo bertiga habis makan apa dah. " Kata Gwen
" Ini beneran resto lo kal. " Tanya ethan memastikan
" Hufftttt. " Kalya menghela nafas, menyadari kebodohan nya, semakin lama rahasia yang di simpan nya akan terbongkar kepada seluruh tmennya
" Iye ini punya gue, yaudh yok kita pindah ke vvip aja, biar lo makannya enak terus sekarang gue yang traktir. " Kata kalya berdiri, tidak lupa dia menatap cavero, dengan maksud mengajaknya berdiri untuk pindah tempat
" Lo semua pengacau. " Kata cavero berbisik kepada ke enam temannya agar tidak terdengar oleh kalya
Semua menatap cavero bingung, tidak mengerti dengan apa yang cavero bicarakan
Kasian banget ya babang vero, wkwkwk
Beberapa waiters mengikuti mereka dari arah belakang, karena cavero cs dan juga kalya cs berjumlah banyak.
" Eh nona kalya, apa mau pesan lagi. " Tanya waiters yang lain menatap kalya
" Gausah biar temen temen gue aja yang pesen, gue udah kenyang. " Terang kalya.
" Ekhem gausah liat liat. " Sindir cavero kepada waiters tersebut, padahal waiters tersebut berjens kelamin perempuan
" Aaaaaa makasiiii kalyaaaaa, muahhhh. " Kata ovra memeluk kalya sahabatnya dan mengucapkan terimakasih atas traktiran yang di berikan.
" Eh apaaan deh ini bocah. " Kata kalya mendorong ovra, tetapi bukannya lepas ovra malah semakin mengeratkan pelukannya kepada kalya, padahal mada juga sudah menariknya untuk melepaskan pelukannya dengan kalya terapi ovra malah mendorong mada.
" Eh beb kenapa lo dorong gue si, udah lepasin si kalya nanti dia sesek napas. " Kata mada masih setia dengan menarik ovra, Gwen dan juga dyra pun ikut menarik ovra tetapi bukannya terlepas, ovra malah menempel kepada kalya percis seperti cicak .
Kalya hanya menghela nafas dengan kasar , entah kenapa dengan temannya yang satu ini padahal dia juga sudah sering di traktir oleh kalya, tetapi hari ini ovra sangatlah berlebihan menurut kalya.
" Lo kenapa si vra. " Tanya kalya yang mulai jengah dengan kelakuan ovra
" Gue tuh lagu bersyukur ini, bersyukur gue bisa punya sahabat kaya lo. " Kata ovra menatap kalya
__ADS_1
Dyra dan Gwen ikut bergabung karena mereka juga merasa beruntung punya sahabat seperti kalya
" Jangan mewek deh. " Kata dyra melihat mata ovra yang sudah berkaca kaca
" Iya nih jangan sedih dong gue kan jadi ikutan sedih. " Kata Gwen yang ikut ikutan memeluk kalya , dan akhirnya pun terjadilah adegan saling memeluk
Cavero cs hanya diam menatao ke empat orang yang penuh drama teesebut
" Udah dramanya. " Kata cavero yang tidak suka kalya dipeluk oleh orang lain
" Mereka tuh lagi pelukan sahabat ver, gapapa kali lagian juga cwe sama cwe. " Kata ethan yang menyadari tatapan tidak suka kepada gwen, dyra dan ovra
" Iya tuh, lo mau kaga pelukan kata mereka. " Kata gyan menunjuk dengan dagunya
" Ogahhhhh. " Kata cavero, ethan dan juga mada bebarengan
Setelah drama yang kalya cs buat, mereka memakan sajian dengan khidmat, mulai menikmati dari makanan berat ke makanan ringan.
" Enak banget resto lo. " Puji ethan kepada kalya
" Thankss, kalo lo semua pada mau nambah atau bungkus boleh kok. " Kata kalya tersenyum
" Wah beneran nih. " Kata mada dengan mata yang berbinar
" Iye silahkan klo mau bungkus dah. " Kata kalya terkekeh
" Lo mau bungkus beb. " Tanya ovra kepada pacarnya
" Boleh juga tuh nanti kita buat stok kalo lagi main. " Kata mada tersenyum sambil menarik turunkan alisnya
" Hah lo berdua main apa. " Tanya Gwen
" Lo main kuda kuda an ya. " Kata gyan dengan tatapan menyelidik
" Kurang ajar lo. " Kata mada melempar pisang ke arah gyan
" Ya lo berdua main apaan. " Kini dyra yang bertanya
" Ya kalo kita lagi meet time gitu gue ke apartemen nya si mada. " Jawab ovra sambil mengunyah makananya
" Lah lo bawa ovra ke apartemen lo." Kata ethan
" Biasanya kan lo jarang bawa orang ke apartemen lo, palingan juga cuma kita doang. " Kata gyan menunjuk dirinya dan teman temannya
__ADS_1
" Ya gue pengen kenal deket aja sama ovra. " Jelas mada.
Sedangkan ovra cengengesan karna mendengar jawaban yang di berikan oleh mada