MELEPAS ASA YANG KU GENGGAM

MELEPAS ASA YANG KU GENGGAM
Bab 18


__ADS_3

Radik segera turun dari mobil yang sudah terparkir di depan sebuah kosan. Penghuni tempat itu mayoritas wanita yang kerja di club malam sehingga ia bebas keluar masuk kosan.


Tanpa mengetuk pintu Radik langsung menerobos masuk. Bunga tersenyum bahagia saat melihat siapa yang datang. Wanita itu langsung memeluk Radik.


Namun Radik tak membalas pelukan Bunga, ia masih teringat Seruni. Entah kenapa kali ini Radik begitu peduli pada perasaan Seruni, biasa nya dia melupakan istri nya jika sedang bersama Bunga.


" Akhir nya kamu datang juga, " ucap Bunga.


" Aku minta penjelasan dari mu. Apa benar kalau kamu tengah mengandung anak ku? " Tanya Radik seraya melepas pelukan wanita di hadapan nya.


" Kalau benar memang nya kenapa? Apa kamu akan menceraikan Seruni ? " Bunga tersenyum puas karena rencana nya sudah berhasil.


Radik terdiam tak mampu berkata apa pun. Dia tak mungkin menceraikan Seruni, cinta nya pada Seruni begitu besar. Sedangkan Bunga hanya pelampiasan saja bagi nya.


" Padahal aku selalu pakai pengaman saat melakukan nya, kenapa kamu bisa ceroboh. " Radik memojokan Bunga seolah di sini Bunga lalai dan Radik tidak siap dengan kabar kehamilan Bunga. Namun tetap saja ia akan bertanggung jawab atas janin yang tertanam dalam rahim wanita itu tanpa harus menceraikan Seruni.


" Mas..kok malah gitu sih, bukan nya seneng bakalan punya anak dari aku. Nanti kita akan hidup bersama , bahagia membangun rumah tangga. " Kahayalan Bunga melambung terlalu jauh, membuat Radik tersenyum kecut.


" Dengar, aku tak akan menceraikan Seruni. Kalau pun aku harus punya anak dari mu, aku akan membawa anak itu dan Seruni yang akan mengurus nya bukan wanita seperti mu. " Radik menarik lengan Bunga dan memberi peringatan keras.


Bunga tak percaya akan apa yang Radik kata kan. Dia tak boleh kalah dari Seruni. Bunga harus mencari cara agar rumah tangga mereka hancur. Dia tak terima di hina dan di perlakukan seperti ini oleh Radik, sekalipun kehamilan nya adalah palsu.


" Kalau begitu jangan harap aku akan merawat dan menjaga janin ini. Kecuali kamu tinggal kan istri mu dan menikah dengan ku. " Bunga balik mengancam.


Radik melepas cengkraman nya, ia mundur beberapa langkah lalu menghempaskan tubuh nya di kasur. Dia duduk sembari menutup wajah dengan kedua telapak tangan.


Tak menyangka perbuatan yang ia lakukan selama ini akan membuat nya berpisah dengan Seruni. Padahal Seruni sudah cukup sabar bahkan memaafkan kesalahan nya yang sangat fatal.


Bunga tersenyum puas penuh kemenangan, dia tau jika saat ini Radik dilema.

__ADS_1


" Sudah lah sayang lebih baik kita bersenang-senang. Dengan kamu memilih ku, kamu tidak akan kehilangan anak kedua mu. Kamu juga masih bisa bersama Keysha. Biarkan Seruni pergi, dia tak pantas untuk mu. Bukan kah kamu pernah bilang kalau dia tukang selingkuh, " rayu Bunga.


Radik mengusap wajah menyadari Bunga tengah duduk di pangkuan nya. Sebagai lelaki normal ia tak sanggup menahan godaan Bunga, apalagi wanita itu saat ini sudah melepas kimono nya dan hanya mengenakan lingrie transparan.


Radik pun kembali melakukan hal yang seharus nya tidak ia lakukan. Sikap Radik sangat plin-plan dan tak punya pendirian, keimanan nya pun terlalu tipis hingga mudah tergoda oleh godaan wanita penghancur rumah tangga nya.


Di rumah Seruni.


Praaaannggg


Gelas yang Seruni pegang tiba-tiba jatuh. Dia segera memunguti pecahan beling yang bertebaran. Namun jari nya tergores oleh serpihan kecil beling tersebut.


Seruni segera ******* jari nya yang berdarah untuk menghentikan pendarahan.


Seketika ia teringat pada Radik yang saat ini tengah bersama Bunga. Firasat nya berkata jika mereka berdua sedang melakukan hubungan suami istri lagi.


Seruni kehabisan air mata, sudah terlalu banyak tangis hari ini hingga membuat air mata nya kering.


Seseorang yang ia percaya untuk menghabiskan hidup bersama nya kini telah mendua, laki-laki yang ia yakini takan pernah melukai hati nya sekarang malah menusukan belati ke dalam ulu hati.


Dia tak perduli dengan luka di jemari nya lagi, kembali ia punguti serpihan gelas tadi agar tak terinjak Keysha nanti nya.


Luka goresan itu tak seberapa jika di banding kan dengan luka hati nya. Setelah di rasa bersih, ia segera membuang pecahan gelas ke dalam tempat sampah.


Seruni bergegas membawa botol susu Keysha saat mendengar tangisan Keysha di kamar.


Rupa nya Keysha sudah bangun, dengan memasang wajah penuh kepalsuan ia pun menghampiri Keysha.


Seruni berusaha tak menampakan kesedihan nya di hadapan buah hati. Wajah lugu dan kepolosan Keysha yang terlihat saat ini semakin membuat hati nya rapuh, bagaimana nasib mereka jika Radik lebih memilih wanita itu.

__ADS_1


Seruni tak mampu lagi membayangkn , namun di saat seperti ini diri nya tiba-tiba teringat Dirga.


Dia mulai berfikir untuk masa depan Keysha apa salah nya jika diri nya mencari pekerjaan dengan meminta bantuan Dirga.


Tak menutup kemungkinan perceraian bisa saja terjadi jika Radik memilih Bunga dari pada diri nya. Seruni tidak boleh terlalu bergantung pada suami nya, ia harus punya penghasilan sendiri.


Di tengah kekalutan untung nya ia masih bisa berfikir panjang. Tapi bagaimana dia menghubungi Dirga sedang kan dia sendiri tak punya koneksi pada laki-laki itu.


Seruni terus memutar otak, fikiran yang lain kembali muncul. Tak baik jika dia harus minta bantuan Dirga karena bisa saja Radik akan memutar balikan fakta saat persidangan nanti.


Hak asuh anak akan jatuh pada suami nya jika ia di nyatakan bersalah dalam pernikahan ini.


Seruni memutar dahi dengan kedua telunjuk nya. Sejauh itu ia berfikir padahal kenyataan belum tentu sama dengan dugaannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di tempat lain, Dirga menggebrak meja kerja saat mendengar penuturan Jimmy tentang kabar terbaru Radik yang di duga telah menghamili Bunga.


Dirga geram pada lelaki yang kini menjadi suami dari wanita yang ia cintai selama ini.


" Aku akan perintahkan Yudha untuk menugaskan Radik bekerja di luar kota dalam minggu ini. Saat itu juga aku akan masuk kedalam rumah tangga mereka. Aku akan melepaskan Seruni dari iblis itu. " Dirga tak kuasa menahan emosi hingga banyak akal bulus bermunculan di benak nya.


Jimmy hanya menggelengkan kepala mendengar penuturan atasan nya yang sangat kritis.


" Kalo kayak gitu bahaya buat Seruni, yang ada dia yang akan di salah kan. Orang seperti Radik akan cuci tangan atas kesalahan yang ia perbuat. " Jimmy mencoba mencerahkan pemikiran Dirga.


Dirga kembali merenung mendengar apa yang Jimmy katakan. Ia terlalu emosi saat ini sehingga tak bisa berfikir jernih.


" Aku akan cari cara lain, tapi Radik akan tetap pergi dari kota ini untuk beberapa minggu ke depan. " Ia segera menelpon relasi nya Yudha dan memberi perintah untuk menugaskan Radik ke luar kota dengan alasan pekerjaan.

__ADS_1


Jimmy tak bisa berbuat banyak jika Dirga sudah mengambil keputusan. Ia hanya berharap agar rencana Dirga lancar dan Seruni pun bisa terbebas dari Radik. Dia pun merasa iba pada Seruni setelah mencari informasi tentang kehidupan rumah tangga Radik dan Seruni.


__ADS_2