
Setelah cukup banyak alkohol masuk ke dalam tubuh mereka, membuat Radik maupun Dania tak bisa mengontrol sikap.
Mereka langsung maju ke lantai dansa, menggerak kan badan mereka yang sudah mulai sempoyongan.
Tak jauh dari sana seseorang memperhatikan keduanya. Dengan tatapan sinis, Bunga yang ada di sana saat itu terus mengintai pergerakan Radik dan Dania.
Bunga semakin termakan api cemburu saat melihat Radik dan Dania berciuman panas. Bunga tak mengenali Dania, gadis yang bersama Radik itu sangat asing bagi nya.
Ia berfikir jika Radik sudah menemukan pengganti diri nya, ia mengira Dania adalah selingkuhan Radik yang baru.
Bunga mengambil foto mereka berdua saat berciuman panas di club malam tersebut. Bahkan ia mengunggah nya di akun sosial media milik nya.
Tentu saja foto unggahan itu memancing banyak netizen berkomentar, terutama orang-orang yang mengenal siapa Dania.
Meski pencahayaan di sana kurang, tapi Dania bisa terlihat jelas dalam foto tersebut.
Radik yang tak menyadari keberadaan Bunga di sana pun masih tetap asyik menikmati ciuman nya dengan Dania.
Dania semakin liar dan panas, ia yang terpengaruh alkohol tidak bisa mengontrol hasrat dalam diri nya. Apalagi setelah merasakan sensasi yang berbeda saat bersetubuh dengan Radik siang tadi.
Rasa nya Radik membuat nya candu terhadap hal itu. Melihat reaksi Dania yang memberi nya lampu hijau pada setiap sentuhan nya pun mulai merayu dan membujuk gadis itu untuk kembali melakukan hubungan terlarang mereka.
'' Dania, aku minta imbalan lagi dari mu, '' ucap Radik saat melepas ciuman mereka.
'' Aku sudah transfer uang ke rekening mu, memang nya belum kamu cek hah ? '' suara Dania mulai berat dan hampir tak terdengar jelas karena mabuk berat.
'' Bukan uang, tapi tubuh mu, '' bisik Radik seraya melanjutkan aksi nya. Memberikan kecupan di telinga Dania guna membangkitkan nafsu gadis itu.
__ADS_1
'' Come on baby..'' Dania tersenyum menggoda sambil menarik kerah kemeja Radik.
Radik tersenyum puas dengan respon Dania, sudah sangat lama Radik tak menyentuh wanita. Seruni maupun Bunga sudah tak bisa ia harapkan, keberadaan Dania membuatnya bisa melampiaskan hasrat yang telah lama ia pendam.
Mereka berdua memasuki sebuah kamar yang di sewakan di club tersebut. Bunga segera membuntuti kedua orang itu.
Dari balik pintu ia bisa mendengar dengan jelas *******-******* yang keluar dari mulut pasangan yang tengah menikmati keindahan sesaat.
Bunga semakin geram, namun ia tak bisa berbuat apa-apa setelah kejadian tempo hari saat Radik memergoki nya dengan Billy.
Bisa ia bayang kan apa yang sedang Radik dan gadis itu lakukan di dalam sana. Bunga jadi teringat saat diri nya bersama Radik dulu, ia sangat merindukan sosok Radik.
Meski Bunga seorang wanita penghibur, tapi ia menyimpan perasaan pada Radik. Tak seperti pada pria hidung belang lain nya, bahkan Bunga pun sangat berambisi memiliki pria itu. Tapi sayang kini semua itu hanya tinggal kenangan, Radik sudah terlanjur membenci nya.
Lama ia berdiam diri di depan pintu, hingga keadaan di dalam kamar mulai sunyi. Seperti nya Radik dan gadis tadi sudah sampai ******* menikmati penyatuan kedua nya.
Bunga pun segera pergi dari sana saat mendengar suara langkah di dalam kamar menuju pintu, Radik dan Dania yang sudah memakai pakaian mereka kembali pun berniat pergi dari sana dan pulang.
Tink !
Suara notifikasi chat dari ponsel Seruni, membuyarkan diri nya yang hampir menuju alam mimpi.
Sebelum nya ia sangat sukar tertidur karena masih sakit hati setelah siang tadi melihat bukti foto Dirga dan Dania yang di berikan Radik pada nya.
Seruni mengernyitkan kening saat melihat nomor yang tak ia kenali masuk mengirimi nya pesan bergambar.
Ia kembali di kejutkan oleh foto yang dikirim nomor asing itu, foto kemesraan antara Dania dan mantan suami nya Radik. Padahal baru siang tadi Radik menunjukan foto persetubuhan Dirga dan Dania.
__ADS_1
Seruni semakin tak mengerti, mencoba mencerna dan menyambung-nyambung kan setiap kejadian yang terjadi hari ini.
'' Jangan-jangan..'' Seruni membulatkan mata, ia baru mengerti setelah menduga-duga kemungkinan besar Radik dan Dania bersekongkol.
Padahal hari ini ia sudah sangat marah pada Dirga hingga tak menerima panggilan dari pria itu, berkali Dirga menelpon nya namun tak Seruni hiraukan.
Seruni tak memberikan kesempatan pada Dirga untuk menjelaskan semuanya terlebih dahulu, ia terlanjur emosi dan terlalu takut di khianati.
Seruni benar-benar trauma dengan hubungan sebelum nya saat dia bersama Radik, jadi ketika dia mengetahui Dirga berkhianat ia pun sangat sakit hati dan marah pada pria itu. Padahal semua nya kini terungkap. Dirga tak salah, ia sangat yakin itu.
Dirga sepertinya hanya korban perbuatan Radik dan juga Dania. Ia di fitnah seolah-olah telah menjamah gadis itu.
Seruni tak perduli siapa yang mengirim pesan bergambar itu, ia pun tak berniat membalas nya karena dalam pesan itu hanya foto Radik dan Dania. Tak ada kata atau kalimat yang di sematkan di sana.
Seruni segera menelpon Dirga,
'' Sayang, kamu kemana saja dari tadi aku coba menelpon tapi gak di angkat ? Kamu baik-baik saja kan, atau kamu sakit ? '' ucap Dirga di sebrang telepon.
Dirga sempat menelpon Lasri tapi ia bilang kalau Seruni tak keluar kamar sejak siang tadi. Lasri memang tak mau ikut campur urusan mereka, meski ia tau apa yang terjadi, biar Seruni sendiri yang menyelesaikan nya.
Mata Seruni berkaca-kaca, bisa-bisa nya ia percaya pada Radik dan marah pada Dirga yang begitu mengkhawatir kan nya.
'' Aku baik-baik saja kok, hanya saja tadi siang..'' Seruni mulai menceritakan kedatangan Radik yang membawa berita tak mengenakan tentang Dirga.
Dirga pun menjelaskan semua nya pada Seruni, ia pun bilang bahwa semua bukti sudah berada di tangan nya. Bahkan kini bukti itu bertambah, dari Seruni ia mendapatkan kembali tambahan bukti. Foto kemesraan antara Radik dan Dania yang dikirim seseorang, sungguh sangat membuat kedua nya terkejut dan tak percaya dengan perbuatan bejat Dania dan Radik.
Dirga pun menutup panggilan telepon setelah menjelaskan semua nya pada Seruni. Ia bersyukur Seruni mempercayai nya, karena memang Dirga tak akan mungkin melukai satu-satu nya wanita yang ia cintai.
__ADS_1
Mereka bersepakat untuk mengikuti permainan Dania dan Radik berikut nya. Bahkan Dirga pun sudah memberitahu Maria tentang semua nya, karena Dania pasti akan datang mendesak Mama nya itu. Tentu saja Maria shock, melihat kelakuan Dania.
Dirga sudah bisa membaca apa yang akan Dania rencana kan. Kartu as sudah di tangan Dirga, ia tak takut lagi dengan ancaman apapun dari gadis itu. Siapa pun yang akan menghalangi hubungan nya dengan Seruni, maka ia tak akan segan-segan memberi nya pelajaran. Apalagi hanya tinggal beberapa langkah lagi untuk bisa memiliki Seruni seutuh nya.