MELEPAS ASA YANG KU GENGGAM

MELEPAS ASA YANG KU GENGGAM
Bab 27


__ADS_3

Mata Dania memancarkan kebencian, amarah nya bergejolak, api cemburu membuat hati nya terasa panas saat mendengar berita dari kedua sahabat nya Rani dan Citra.


Mereka beberapa kali memergoki Dirga bersama Seruni, dengan bukti foto yang mereka serahkan pada Dania membuat gadis itu di lalap amarah.


'' Aku akan buat perhitungan dengan nya, '' murka Dania.


'' Apa itu ? '' Rani dan Citra serempak, penasaran apa yang akan di lakukan Dania terhadap wanita yang di duga menjadi perebut kekasih nya itu.


Dania pun mulai mengatakan rencana licik pada kedua sahabat nya. Rani dan Citra nampak bersemangat dan setuju dengan tak-tik Dania. Ide-ide kotor begitu saja muncul dalam benak gadis yang tengah dilingkupi kebencian itu.


'' Gimana, bagus kan rencana ku ? '' Dania tersenyum licik.


'' Bagus, kalau masalah seperti ini Dania gak usah di ragu kan deh, '' ucap Rani.


'' Ngeri juga kalau berurusan dengan mu, '' tandas Citra.


'' Makanya jangan berani mengusik Dania. '' Gadis itu melipat lengan di dada.


Sementara di tempat Bunga.


'' Aku bilang ceraikan istri mu, dia bukan wanita lemah seperti yang kamu kira. Dia hanya wanita berhati busuk dengan wajah malaikat, kamu terperdaya oleh nya. '' Bunga terus mempengaruhi Radik, apalagi saat ini melihat wajah Radik babak belur karena ulah Dirga, menjadi jalan untuk


nya memperdaya Radik.


Namun Radik tak seceroboh itu, dia punya rencana yang lebih kejam lagi untuk Seruni. Ia tak akan membiarkan Seruni lepas begitu saja dari belenggu nya.


'' Sudahlah, jangan bicarakan dia lagi. Aku muak, '' pungkas Radik.


'' Hish,,'' Bunga nampak geram dengan sikap Radik yang tak segera mengambil tindakan sesuai apa yang ia inginkan, yakni menceraikan Seruni.

__ADS_1


'' Bagaimana dengan kandungan mu, sepertinya aku tidak melihat tanda-tanda ibu hamil pada umum nya. Entah itu mual, ngidam ,pusing dan cepat lelah. '' Radik menatap wajah Bunga membuat wanita itu gelagapan.


'' Ah, ituuuu kamu aja kali yang gak merhatiin aku,,kamu terlalu sibuk jadi gak tau kalau aku sering muntah karena mual. Lagian mas tau dari mana orang hamil bisa merasakan hal macam tadi, '' gerutu Bunga.


'' Ya tau lah, dulu Seruni saat mengandung Keysha suka mual, pusing, terus ngidam yang aneh-aneh malah. Masa iya malam-malam minta di cariin mangga muda coba. '' Radik tiba-tiba saja teringat momen indah itu, walaupun diri nya kasar pada Seruni tapi saat Seruni mengandung dia masih memperhatikan Seruni karena dia sangat mengharapkan calon bayi nya tumbuh sehat.


Radik tak sadar dengan siapa ia berbicara saat ini, sesekali Radik tersenyum sendiri mengingat beberapa hal lucu ketika Seruni ngidam. Bunga hanya cemberut melihat kelakuan Radik.


'' Itu sih Seruni nya aja yang manja dan lemah, kalau aku tuh perempuan kuat. Gak bisa di samakan dengan Seruni. '' Bunga mengerucutkan mulut nya.


Radik baru sadar jika dia sudah membuat Bunga kesal karena membicarakan Seruni, padahal baru saja dia sendiri bilang kalau sedang muak mendengar nama Seruni. Hati memang takan bisa berbohong, sebenci apapun dirinya pada Seruni tetap saja wanita itu punya tempat spesial di hati nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tok tok tok


Seruni beranjak menuju ruang utama untuk melihat siapa yang bertamu sepagi ini, jika Radik yang datang dia pasti memanggil nama Seruni bila pintu tak segera di buka.


'' Ibu, Bapak ? '' Seruni terkejut rupa nya kedua orang tua nya datang bersama Lasri dan juga Keysha.


Mata Wirya tertuju pada luka-luka lebam di beberapa bagian tubuh Seruni yang terlihat. Begitupun Lasri dan Susi, hati mereka sakit melihat Seruni begitu mengenaskan.


'' Ya Allah, apa yang Radik lakukan pada mu, nak ? '' Susi segera mendekat mengamati lebam di bagian tangan serta kaki Seruni belum lagi wajah cantik nya kini membiru di beberapa bagian.


Seruni hanya diam tak mampu berucap, menyembunyikan pun rasa nya tak mungkin. Mereka sudah terlanjur melihat bekas kekejaman Radik di tubuh nya.


Air mata nya pun kembali berderai, begitupun Susi dan Lasri tak mampu menahan air mata untuk tak jatuh di pipi mereka. Bagaimana tidak, saat ini Seruni begitu pucat karena menerima kekejaman Radik, belum lagi dia harus menelan semua itu sendiri tanpa ada seorang pun di samping nya.


'' Momy. '' Keysha memeluk paha Seruni membuat wanita itu meringis karena juga ada luka di sana.

__ADS_1


Melihat itu Lasri segera membawa Keysha ke dalam, ia memberi waktu untuk Seruni dan kedua orang tua nya bicara.


Wirya terus menerus menahan sesak di dada nya, tangan nya terus menepuk-nepuk dada. Orang tua mana yang akan kuat melihat anak nya tersiksa di tangan lelaki yang mereka percaya akan melindungi nya. Mereka menitipkan Seruni pada Radik untuk di sayangi dan di lindungi sebagaimana mereka merawat putri mereka. Namun apa yang Radik perbuat, dia melakukan apa yang sekalipun tak pernah orang tua Seruni lakukan terhadap putri nya.


'' Bapak, Ibu masuk dulu. '' Seruni mempersilahkan kedua orang tua itu masuk dan duduk di sofa.


'' Kenapa kamu tak pernah mau jujur sama kami, harusnya semalam kamu hubungi dan beritau kami apa yang sedang kamu alami. '' Wirya mulai angkat bicara setelah mengatur nafas nya yang sedikit sesak.


'' Maafin Seruni Pak, Bu. Seruni tak mau kalian khawatir, '' tutur nya.


'' Kalau begini terus, kamu bisa sakit nak. Kamu itu anak Ibu sama Bapak jadi kami berhak tau apa yang terjadi sama kamu, malah ibu lebih takut kamu kenapa-napa kalau tidak bilang sama kami, bagaimana jika hal buruk terjadi. Astagfirulloh. '' Susi semakin terisak seraya mengelus rambut Seruni dan perlahan mengamati beberapa bagian luka yang semakin banyak tertangkap netra nya.


'' Sekarang mana suami mu ? '' Tegas Wirya.


'' Mas Radik pergi semalam, '' Seruni tak mungkin mengatakan jika suami nya tengah menemui kekasih nya Bunga.


'' Dia meninggalkan mu dalam kondisi seperti ini ? Kurang ajar, dimana hati nurani nya ? '' Wirya tak habis pikir.


'' Sekarang juga kemasi barang mu, kita pergi dari sini. Kamu akan tinggal bersama kami. '' Tegas Wirya seolah tak ingin ada penolakan dari Seruni.


'' Dan Bapak akan melaporkan Radik ke pihak yang berwajib, atas penganiayaan yang ia lakukan pada mu,'' lanjut nya.


'' Jangan Pak , Seruni mohon. '' Tiba-tiba pandangan Seruni buram, ia pun akhirnya pingsan.


Wirya dan Susi segera melarikan Seruni ke Rumah Sakit. Tekanan pada mental serta luka yang ia alami membuat nya lemah dan tak sadarkan diri.


Masalah bertubi-tubi dalam pernikahan nya, belum lagi saat ini orang tua nya mengetahui apa yang ia alami membuat wanita itu tertekan. Apalagi mereka hendak melaporkan Radik ke pihak yang berwajib, Seruni tak ingin Keysha kena imbas nya nanti. Dia di sakiti secara lahir maupun batin.


Lasri bertugas menjaga Keysha, ia pun kembali ke rumah Wirya saat ini. Sedangkan Wirya dan Susi menemani putri mereka yang kini terbaring lemah di Rumah Sakit.

__ADS_1


__ADS_2