MELEPAS ASA YANG KU GENGGAM

MELEPAS ASA YANG KU GENGGAM
Bab 25


__ADS_3

Atas bantuan Lasri akhir nya Dirga bisa bertemu kembali dengan Seruni. Lasri mengajak Seruni jalan-jalan ke sebuah tempat pariwisata, dengan dalih ingin tau tempat-tempat wisata di kota itu.


Padahal di sana sudah ada Dirga menunggu mereka, rencana nya nanti mereka seakan-akan tidak sengaja bertemu di tempat itu.


Seruni dan Lasri berjalan menyusuri pasir pantai, menikmati hamparan lautan biru yang di hiasi ombak kecil.


Lasri terus mengajak Seruni berjalan ke tempat dimana Dirga berada.


'' Mbak Seruni mau naik perahu ? '' tanya Lasri.


'' Aku gak berani, kalau kamu mau sana naik tapi hati-hati ya, '' papar Seruni.


'' Oke aku kesana dulu, mbak tunggu di sana deh biar aku gak susah nyariin nanti. '' Lasri menunjuk salah satu resto.


'' Iya, iya sana jangan lama-lama. '' Seruni menjawab setelah melihat resto yang Lasri maksud .


Lasri pun segera naik perahu bersama beberapa orang wisatawan.


Seruni pun beranjak dari sana setelah melihat perahu yang Lasri tumpangi mulai menjauh.


Ia berjalan ke arah restoran tak jauh dari mulut pantai, saat sampai di sana mata nya mencari bangku yang kosong. Hari itu cukup ramai pengunjung, beberapa tempat sudah di isi oleh wisatawan yang membawa keluarga , sahabat ataupun berdua dengan pasangan nya. Hingga resto itu padat pengunjung.


'' Maaf Nona ada yang bisa saya bantu ? '' seorang pelayan menghampiri nya.


'' Eh iya, saya cari tempat duduk tapi seperti nya sudah penuh, '' tutur Seruni .


'' Mari saya antar. '' Pelayan tersebut menjulurkan lengan mempersilahkan Seruni mengikuti langkah nya.


Pelayan itu membawa Seruni ke lantai dua restoran, tanpa menaruh curiga Seruni terus mengekori si pelayan.


Di lantai dua nampak begitu sepi, sangat jauh berbeda keadaan nya dengan suasana di bawah tadi yang ramai pengunjung.

__ADS_1


Hanya ada seorang pria tengah duduk membelakangi diri nya di salah satu bangku.


'' Silahkan nona bisa pilih kursi nya, saya permisi.'' Pelayan itu kembali turun.


Seruni hanya mengangguk dan melempar senyuman pada pelayan tadi. Pandangan nya kini mengedar ke seluruh ruangan resto yang bergaya semi outdoor. Di lantai dua ini Seruni bisa melihat langsung suasana pantai yang indah.


Ia pun mulai melangkah kan kaki mencari tempat duduk yang nyaman agar bisa bersantai sambil menikmati pemandangan.


Seruni memilih bangku paling ujung, ia segera duduk di sana tanpa menyadari seorang lelaki yang terus menatap nya.


Seruni sibuk membuka buku menu, memilih menu makanan yang akan dia pesan.


Namun tiba-tiba pelayan lain muncul membawa kan jus strawbery dan beberapa menu makanan.


'' Maaf mbak saya belum pesan loh, mungkin mbak salah meja. '' ujar Seruni dengan heran menatap semua menu di hadapa nya, semua itu menu makanan favorit Seruni.


'' Ini spesial untuk anda nona dari seseorang di sana. '' Pelayan itu menunjuk seorang lelaki yang sempat Seruni lihat sebelum nya.


Pelayan itu berlalu setelah semua tersaji di meja, sementara Seruni terus terkejut melihat siapa yang ada di sana.


Lelaki itu kini berdiri dan berjalan ke arah nya. Seruni sebelum nya tak mengenali jika itu tadi Dirga. Karena ia hanya melihat dari belakang, belum lagi lelaki itu memakai t-shirt di padukan celana jeans dan topi, berbeda dengan penampilan keseharian nya yang selalu mengenakan jas.


'' Senang bisa bertemu di sini, kebetulan sekali ya. '' Dirga lantas duduk di depan Seruni , senyum manis menghiasi wajah tampan pria di hadapan nya.


Seruni masih mencerna semua ini, hingga ia akhir nya sadar jika pertemuan nya dengan Dirga kali ini bukanlah sebuah kebetulan. Pasti sudah di rencanakan oleh Dirga dan Lasri.


'' Kamu sengaja meminta Lasri untuk mengajak ku kemari ? Tak mungkin jika hanya kebetulan bukan ? '' pungkas Seruni.


'' Kenapa kamu bisa berfikiran kesitu, ini pure, murni kebetulan. '' Dirga masih tak ingin rencana nya ketahuan.


'' Heran saja kok bisa sih di setiap tempat yang aku kunjungi pasti ada kamu. '' Seruni memegang kepala nya seolah tak habis fikir bisa-bisa nya Dirga terus menguntit kehidupan nya.

__ADS_1


'' Mungkin kita jodoh, '' tukas Dirga. Tentu saja membuat Seruni semakin jengkel.


'' DIRGA !! " Seruni berdiri berniat pergi dari hadapan Dirga.


'' Tunggu, ada yang ingin ku sampaikan. '' Dirga meraih jemari Seruni membuat wanita itu menepis kan lengan kekar Dirga.


'' Apalagi ? '' tanya Seruni tanpa menoleh.


'' Tentang Radik, '' ucap Dirga.


Sontak membuat pandangan Seruni tertuju pada nya. Mereka saling tatap dalam beberapa saat.


'' Kamu masih mengorek kehidupan pribadi ku ? Bisa gak sih untuk tidak mencampuri privasi ku ? '' desak Seruni.


'' Informasi kali ini tidak sengaja aku dengar dari Nalendra sepupu ku yang bertugas di Kalimantan, dia bilang kalau Radik memboyong istri nya kesana. Semula aku kira itu kamu, tapi setelah ku tunjukan foto mu pada Nalendra kata nya bukan kamu orang nya. Lantas siapa yang di bawa Radik ke sana ? '' papar Dirga.


Seruni hanya terdiam sedikit tak percaya dengan apa yang Dirga katakan namun tak mungkin lelaki itu berbohong pada nya. Dia yakin informasi yang di dapat Dirga, benar.


'' Apa mungkin Bunga ? Menurut keterangan Disty nama nya Bunga, '' lanjut Dirga.


Seperti petir di siang hari mendengar perkataan Dirga barusan. Seruni kembali harus merasakan luka itu lagi, luka yang baru terobati kini Radik goreskan kembali.


Bibir ranum Seruni tak mampu berucap, namun air mata lolos jatuh di pipi nya. Tak bisa dia elakan betapa perih hati nya saat ini.


Dirga mengusap air mata yang jatuh di pipi Seruni, tak ada penolakan dari wanita itu. Membuat Dirga semakin berani .


'' Ini yang aku tak suka dari Radik, sampai kapan dia akan menyakitimu? Sampai kapan kamu akan terus menerima kesalahan nya ? '' Dirga menatap mata Seruni, ia pun berani menenggelamkan wajah Seruni dalam pelukan nya.


Seruni hanya bisa diam tak membantah perkataan juga tak menolak perlakuan Dirga. Saat ini dia memang membutuhkan bahu untuk bersandar dan meluapkan tangis.


Tiba-tiba seseorang dari arah lain menepuk tangan menyaksikan mereka berdua.

__ADS_1


Dirga dan Seruni terkejut melihat siapa yang baru datang.


'' Mas Radik ? ''


__ADS_2