Menembus Dunia Sihir

Menembus Dunia Sihir
BAB 3


__ADS_3

Mengecil


Didalam sebuah kapsul terlihat seseorang yang tidak sadarkan diri. Dengan perlahan mulai membuka matanya. Itu adalah Davin, secara perlahan menemukan kesadaranya. Dengan sangat susah payah memulai menggerakkan tubuhnya.


“ahhuhhhhsshhhh.”Hanya ******* yang keluar dari kata-katanya, melakukan sedikit peregangan pada badannya.


Kini Davin sudah lebih dari setengah sadar mencoba mengingat apa yang sebelumnya terjadi.


”ahh itu karena aku masih menggunakan tuas milik ayah sebagai panel utamanya sehingga itu tidak dapat bertahan cukup lama. Dan juga aku tidak memasang pengaman ganda disana.” Kata Davin yang sudah mulai mengingat apa yang sebelumnya terjadi.


"Tak kusangka setelah apa yang terjadi sebelumnya aku masih hidup. Baiklah akan aku plihat apa yang tersisa dari benda ini”. Kata Davin beranjak dari tempat duduknya akan memulai memeriksa kapsul waktunya.


“Ehh. Aku sudah mematenkan tempat duduk ini, tapi kenapa terasa sangat tinggi. Dan ini kenapa setiap tombol panel terasa jauh dari jangkauanku. Sepertinya kerusakanya benar-benar serius.” Kata Davin masih terhuyung melihat sekitarnya, mendapatkan banyak ke anehan yang terjadi pada kapsulnya.


Saat mata Davin perlahan mulai normal memfokuskan pandangan ke depan.”Ini tidak terlihat seperti malam hari. Dimana aku?” Kata davin mengamati kaca depannya yang gelap seperti tertutup sesuatu.

__ADS_1


“Aku merasakan sesuatu yang aneh dengan tubuhku. Ini terasa lebih nyaman. Dan rasanya aku kembali seperti muda saja.” Kata Davin sambil merenggangkan tubuhnya, sudah menemukan seluruh kesadarannya.


Karena di dalam kapsul sangat gelap Davin meraba-raba tempat dimana dia meletakkan peralatannya dan mulai mengambil senter sebagai penerangan.


“Tubuhku. Apa yang terjadi dengan tubuhku? Itu sebabnya pakaian yang aku kenakan terasa begitu longgar dan juga kenapa semua nampak aneh, sepertinya apa yang di katakan ayah memang benar, perjalanan waktu ke masa lalu mempengaruhi bentuk tubuhku.” Kata Davin yang terkejut setelah menyalakan senter dan melihat bentuk tubuhnya mengecil seperti dirinya pada saat berumur 5 tahun.


Davin mulai memeriksa setiap tubuhnya, dari kepala hingga kakinya.”sepertinya aku tidak memiliki cidera yang cukup serius.” Kata davin sambil mengambil pakaian dari kotak peralatanya.


Perjalanan waktu yang dilakukan Davin hanya memengaruhi fisiknya saja. Untuk ingatanya masih sama dengan saat terakhir dirinya pergi. Begitu pula dengan seluruh organ dalam miliknya semua kembali ke usia Davin saat masih berumur 5 tahun.


“untung aku membawa sebagian alat penemuanku, ini adalah pakaian yang dapat menyesuaikan diri dengan tubuh seseorang. Dan juga dapat menyesuaikan diri dari kondisi luar, saat panas pakaian ini bisa menyejukkan, dan begitu pula kebalikannya saat kondisi di luar dingin pakaian ini dapat menghangatkan tubuh.


Didalam benda yang berbentuk kapsul dengan luas 3x4 meter dan tinggi 2 meter itu Davin telah menyimpan berbagai alat penemuannya, berjaga jikalau sesuatu yang buruk terjadi seperti saat ini.


Kini Davin terlihat seperti anak berusia 5 tahun dengan pakaian ketat berwarna hitam. Davin mulai memeriksa setiap bagian dari kapsul waktunya.

__ADS_1


“Benar-benar tidak ada energy yang tersisa, sehingga aku tidak mengetahui kerusakan apa yang terjadi. Aku harus memeriksa bola energy dan mengisi nya kembali. Tapi sebelumnya aku akan keluar dan memeriksa ada apa di luar sana.” Kata Davin yang akan membuka pintu yang ada di belakang secara manual.


Davin telah mengenakan rompi, di pergelangan tangan kirinya terdapat sebuah gelang dengan bentuk sangat simpel, hanya berupa gelang dengan tebal 1 cm lebar 3 cm berwarna silver tanpa tombol karena menggunakan sensor, tanpa hiasan apapun, hanya lensa kecil berdiameter 3 milimeter yang berguna untuk memproyeksikan gambar.


Davin memberinya nama gelang galaksi. Gelang itu belum sempat dia uji karena baru saja dia selesaikan sebelum mulai pergi melakukan perjalanan waktu. gelang galaksinya dapat menampung banyak sekali benda kecuali benda hidup, karena tidak ada udara disana.


Gelang Davin di desain menggunakan penyimpanan ruang hampa yang di padukan dengan konsep ruang dan waktu, Yaitu menyimpan benda tanpa mengalami perubahan sama seperti saat pertama menyimpannya.


Davin memasukkan berbagai peralatan di sana. Kedua tanganya menggenggam sebuah tongkat logam dengan bermacan fungsi sepanjang 1 meter sebagai perlindungan diri.


Davin tidak memiliki keahlian beladiri sama sekali, setidaknya tongkat yang dia bawa dapat membantunya.


“Aku tidak tau sedang berada dimana, namun sebaiknya aku harus berjaga-jaga.” Gumam Davin dengan jantung berdebar-debar saat membuka pintu. Pintu yang berada tepat di belakang kapsul.


Setelah pintu dengan perlahan terbuka ke atas, Davin sangat hati-hati keluar dari kapsul. Berjalan dan memeriksa keadaan sekitarnya.

__ADS_1


bersambung


.


__ADS_2