Mengejar Cinta Istri Seksi

Mengejar Cinta Istri Seksi
Kamu Tetap Istriku


__ADS_3

Demian sengaja membuat acara perayaan perusahaan nya. Pria itu ingin mengumumkan suatu hal penting di malam itu. Terlebih lagi putrinya telah kembali, tak lupa pula dia mengundang Abraham atas permintaan putrinya.


Pria paruh baya itu terkejut melihat perubahan sang putri yang dulunya cinta mati pada Abraham, sekarang malah bodoh amat pada hal yang menyangkut Abraham. Seolah gadis itu mati rasa, dia tidak ingin lagi memperdulikan apapun yang dilakukan Abraham.


"Princess, apa Daddy boleh tanya satu hal padamu?" tanya Demian pada putrinya yang tampak anggun dengan gaun elegannya.


Desy sedang asik melihat tamu undangan dari jendela kamarnya pun mengalihkan atensi nya pada sang ayah. Dia menatap pria paruh baya yang sangat tampan itu dengan sorot mata teduh.


"Kenapa harus bertanya, Dad? Tanyakan apa yang ingin Daddy tanyakan padaku!"


Gadis cantik itu membalas lembut seraya merangkul lengan sang ayah. Di sisi kanan terdapat ibunya sedang memakai anting.


"Apa kamu masih mencintai Abraham?" tanya Demian serius membuat Desy terdiam sejenak. Gadis itu tersenyum tipis, teringat perlakuan dan pengkhianatan Abraham di belakang nya dulu.


Selama menikah dirinya lah yang berjuang untuk mendapatkan hati Abraham. Dia terus berusaha mempertahankan rumah tangga mereka agar tetap utuh. Berbeda dengan Abraham yang berkelakuan seperti pria lajang.


Bahkan, pria itu merantau ke luar negeri tanpa memberi kabar. Sekalinya dia bertemu langsung melihat kelakuan bejat suaminya bersama dengan wanita lain.


Sakit hatinya pasti, dia sendiri merasa sangat lelah dengan perilaku suaminya itu. Akibatnya Desy hampir meregang nyawa karena stres oleh pengkhianatan Abraham.


"Princess." Demian mengusap puncak kepala Desy dengan lembut.


Gadis itu menghela nafas panjang. Lalu memasang wajah tenang.


"Tidak, Dad. Kebodohan ku dulu adalah mencintai nya, terlalu memaksa kehendak ku padanya. Aku yang dulu sangatlah optimis dan yakin kalau bisa mendapatkan cintanya. Tapi, takdir membuktikan kalau cinta ku padanya adalah kesalahan. Aku harus berubah. Tuhan, memberikan aku kesempatan untuk hidup kedua kalinya agar bisa membahagiakan diriku sendiri tanpa harus menunggu nya membahagiakan ku seperti di masa lalu!"


Gadis cantik itu berkata tegas dan lugas. Tidak ada sorot mata penyesalan di matanya saat mengatakan itu. Semuanya murni atas apa yang dia rasakan, gadis cantik itu merasa kalau dulu dia terlalu serakah.


Optimis atau positif thinking. Dia sadar kalau perbuatan nya salah, yaitu memaksa seseorang yang jelas-jelas tak mencintai nya harus bisa menerima cintanya.


Masa lalu tetaplah masa lalu, biarlah berlalu.


Mendengar ucapan sang putri membuat Demian merasa sesak. Sebagai seorang laki-laki dia pernah mengalami seperti Abraham dulu. Dia juga pernah menyakiti Sissy sedemikian rupa.


Apakah yang di alami oleh Desy adalah karma?


"Sudah-sudah, jangan pasang wajah galau. Malam ini kita harus bahagia, merayakan kembalinya Princess Desy."


Sissy memperhatikan obrolan ayah dan anak itu sangatlah mendalam. Dia pun berusaha mengalihkan pembicaraan itu, agar putri juga suaminya tidak sedih maupun canggung.


Tersenyum lebar Desy lakukan. Benar, apa yang di katakan oleh ibunya kalau saat ini mereka harus bahagia. Tidak layak bersedih, karena mengenang masa lalu.


"Ayo kita turun ke bawah. Para tamu undangan telah tiba."


Sissy mengajak suami dan putrinya, dia merangkul lengan putrinya. Desy merasa hangat, di sisi kiri ada sang ayah dan di sisi kanan ada sang ibu.


Gadis itu merasa seperti tuan putri di negeri dongeng. Dia tidak bahagia dengan pangeran, tetapi bahagia bersama orang tuanya.


"Mulai saat ini, aku tidak butuh pangeran berkuda untuk memberikan ku kebahagiaan. Karena aku sudah memiliki kuda ku sendiri yaitu kedua orang tua ku," batin Desy bahagia.


*


*


Demian melihat seluruh tamu undangan telah tiba. Pria itu pun naik ke atas aula untuk memulai acaranya.


"Selamat malam semuanya."


Demian mengapa tamu undangan dengan penuh wibawa. Penampilan nya yang menarik dan tampang nya seperti sugar Daddy. Atensi seluruh tamu beralih padanya. Sejenak suasana menjadi hening, hanya terdengar suara jepretan kamera.

__ADS_1


"Terima kasih telah datang ke acara perayaan HUT perusahaan D.S.M Company yang ke 89 tahun. Saya bersyukur, karena perusahaan turun temurun dari kakek buyut saya masih berjalan sampai saat ini. Terima kasih untuk kalian semua yang telah mendukung dan turut andil dalam memajukan perusahaan D.S.M Company ini. Baik investor, direktur, pemegang saham, karyawan tetap sampai cleaning servis."


"Tanpa kalian perusahaan kakek buyut saya ini tidak akan berdiri sampai saat ini."


Para tamu undangan bertepuk tangan. Para karyawan Demian pun menangis haru. Pria paruh baya itu tersenyum manis menanggapi tepuk tangan para tamu.


Setelah suasana kembali hening barulah pria itu melanjutkan perkataan nya.


"Malam ini saya ingin mengumumkan hal penting. Bahwasanya saya selaku CEO dan pemegang saham terbesar perusahaan D.S.M company akan turun tahta!"


Para tamu terkejut mendengarnya. Mereka tidak menyangka kalau Demian akan berkata demikian. Awak media pun langsung mengabadikan momen itu. Mereka berlomba-lomba siapa yang cepat untuk memposting berita terbaru.


Demian melihat suasana begitu riuh. Pria itu telah siap dengan apa yang terjadi.


"Saya akan turun tahta karena usia saya sudah tak lagi muda. Saya ingin menghabiskan waktu tua saya bersama istri saya di rumah. Sedangkan, jabatan saya akan digantikan oleh putri saya Desy Simanjuntak. Dia yang akan menerima tahta saya sebagai CEO dan pemegang saham terbesar D.S.M Company!"


Demian berkata dengan nada tegas membuat tamu undangan terhenyak mendengar nya. Mereka tahu betul bahwa Desy telah meninggal. Semuanya penasaran dan heran dengan keputusan Demian.


"Apakah Tuan Demian sudah tak waras lagi?"


"Bukankah putrinya telah meninggal setahun yang lalu karena kecelakaan tragis di Amerika?"


"Benar, sepertinya ada yang salah di sini yaitu Tuan Demian. Busa jadi beliau depresi dan rindu berat pada mendiang putrinya."


"Ya Tuhan, sayang sekali. Kasihan beliau. Apalagi dia hanya memiliki putri tunggal."


"He'um, istrinya tidak bisa hamil lagi karena kecelakaan saat mengandung anak pertamanya dulu."


"Wah, benarkah? Aku baru tahu."


Bisik-bisik terdengar oleh Demian. Pria itu tersenyum samar melihat tamu undangan sudah mulai kacau. Mereka mengira kalau dirinya sudah gila.


Dia memberi kode agar Desy yang bersembunyi di balik panggung untuk segera keluar.


"My princess, come here!" panggil Demian membuat perempuan yang berdiri di belakang panggung pun berjalan ke arah pria paruh baya itu.


Degg.


Para tamu undangan terkejut melihat kehadiran Desy. Tak sedikit yang mengucek mata mereka berharap kalau apa yang di saksikan oleh mereka adalah mimpi.


*


*


Kembali lagi pada Abraham. Pria itu mengepalkan tangannya erat. Hatinya di penuhi rasa rindu, marah dan kecewa. Dia marah, karena Desy tidak memberitahukan kehadiran nya.


Kecewa pada Demian yang tidak menceritakan tentang Desy. Padahal dirinya berusaha untuk terus hidup meski keadaan dan orang-orang terdekatnya mencoba membuat nya mati dengan sikap mereka.


"Keterlaluan kalian semua," gumam nya pelan dengan bibir bergetar.


Matanya berkaca-kaca melihat Desy naik ke podium. Gadis itu tampak anggun dan elegan dengan gaun beludru yang ia pakai.


*


*


Desy tersenyum hangat memandang seluruh tamu undangan. Gadis itu merasa gugup pastinya sebab untuk pertama kalinya dia berdiri di depan orang banyak.


"Selamat malam semuanya. Pasti kalian bertanya-tanya bagaimana bisa saya masih hidup, 'kan. He he … kalian jangan takut, yang berdiri di hadapan kalian saat ini benar-benar Desy Simanjuntak. Walau tubuh saya menjadi lebih langsing dan saya semakin cantik," ujar Desy dengan nada bercanda membuat keadaan yang tadinya tegang perlahan mencari.

__ADS_1


Desy pun menceritakan semua yang ia alami tanpa di tutupi. Hal itu membuat semua orang terkejut mendengarnya. Tidak menyangka kalau Desy akan mengalami hal berat itu sendirian di luar sana.


"Dan mulai saat ini saya akan menggantikan posisi Daddy saya. Beliau sudah tua, saya ingin Daddy hidup bahagia bersama dengan Mommy. Bukan maksud kalau sebelumnya mommy tidak bahagia dengan Daddy. Hanya saja, saya selaku anak tunggal ingin berbakti pada kedua orang tua secara sadar dan tulus."


"Cukup saat saya kecil, Daddy berjuang keras agar saya dan mommy bisa hidup enak. Sekarang saya telah dewasa dan sudah saatnya menggantikan posisi ayah. Saya berjanji akan bekerja keras agar bisa membuat perusahaan D.S.M semakin maju dan bersikap adil juga tegas pada karyawan. Mari berjuang bersama ke depannya!"


Desy berbicara anggun dan elegan. Gayanya persis seperti alpha girl, aura tegas dan kuat seperti Ratu Elsa keluar dari tubuhnya.


Ratu Elsa adalah satu-satunya ratu yang tak punya raja di sisinya. Dia mampu mengayomi rakyatnya sendiri tanpa bantuan pangeran.


Tepuk tangan kembali terdengar. Para tamu undangan tersenyum bahagia merasa pantas kalau Desy menjadi penerus. Di tambah kepintaran Desy yang sudah terbukti.


Gadis itu merupakan coumloude di universitas nya dulu.


"Silahkan nikmati acaranya."


Desy tersenyum manis lalu turun dari panggung. Seorang pria tampan datang menghampiri Desy. Senyuman manis dan bahagia terbingkai di wajahnya.


"Jimmy."


"Desy."


Keduanya berpelukan erat. Pria itu hampir saja meneteskan air matanya, bersyukur karena sahabatnya masih hidup. Desy melihat Abraham berjalan menuju ke arahnya.


Dia tersenyum sinis. Segera saja dia melepaskan pelukannya lalu menarik tengkuk Jimmy.


Cup.


Gadis itu mencium lembut bibir Jimmy. Membuat pria itu melebarkan bola matanya.


"Permainan di mulai," batin Desy tersenyum sinis.


*


*


Tubuh Abraham membeku melihat Desy berciuman mesra dengan pria lain. Dia tidak mampu melangkahkan kakinya untuk sementara waktu. Rasa sakit dan sesak mencengkram erat hatinya.


Melihat istrinya berciuman dengan pria lain amatlah menyakitkan. Terlebih lagi saat rasa cinta telah bercabang dan mengakar dalam hati.


Ya Tuhan sakit sekali? Apakah ini yang di namakan cinta? Cemburu dan marah saat melihat orang yang kita cintai berciuman dengan orang lain?


Abraham mengepalkan tangannya erat. Dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi lebih lama lagi.


"Kau adalah istriku, Desy. Cintamu, hatimu dan tubuhmu hanya aku yang bisa memiliki mu. You're mine, Sweetie. Then and now?!" desis nya pelan lalu berjalan cepat menuju Desy dan Jimmy yang sedang berciuman.


*


*


Then and now \= dulu dan sekarang.


Please, komentar nya yang banyak biar author selalu semangat dan punya alasan agar terus update karena banyak yang menunggu cerita ini 🥺❤️🙏🔥


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2