Mengejar Cinta Istri Seksi

Mengejar Cinta Istri Seksi
Cerai


__ADS_3

Desy melepaskan ciuman nya. Jimmy menatap sendu penuh hasrat sahabatnya sendiri. Sebagai pria normal dia pasti terpancing oleh sentuhan Desy. Apalagi permainan bibir gadis itu seperti sudah ahli.


Nafas keduanya memburu. Desy berbisik di telinga Jimmy membuat pria itu paham akan apa yang terjadi. Meski ada rasa sedih dalam hati sebab dijadikan pelampiasan oleh sahabatnya sendiri.


"Maafkan aku karena tidak sopan, Jimmy. Aku hanya ingin memberi pelajaran pada mantan suami bejat ku," bisik Desy pelan membuat Jimmy tersenyum tipis.


Pria itu menganggukkan kepalanya. Dia menepis rasa cemburu dalam hatinya. Setidaknya dia berguna bagi sahabatnya. Jimmy merasa hancur saat mendengar kabar Desy meninggal. Tak sedikit air mata ia habiskan untuk Desy.


Anggap saja ciuman tadi sebagai pengobat rindu.


Abraham berjalan cepat menuju Desy. Dia mencengkram erat tangan gadis itu menariknya ke samping Abraham.


"Kita perlu berbicara," ujar Abraham pelan lalu menarik tangan Desy membawa gadis itu pergi jauh dari keramaian.


Jimmy ingin membantu, namun Desy menolak. Dia memberi kode agar Jimmy tidak ikut campur kali ini. Desy bisa mengatasi masalah ya sendiri.


Pria itu menghela nafas berat. Berharap sahabatnya baik-baik saja. Padahal dia siap untuk memberi pelajaran pada suami durhaka seperti Abraham.


"Nasib jadi pelampiasan. Habis di cium langsung di tinggalkan," gumam Jimmy pelan seraya menyentuh bibirnya.


*


*


Abraham membawa Desy masuk ke dalam rumah. Mereka jauh dari keramaian dan awak media. Gadis itu memberontak sedari tadi hingga cengkraman Abraham terlepas.


"Apa yang kamu lakukan sialan?!" tanya Desy dengan kasar membuat pria itu terkejut.

__ADS_1


Tetapi, itu hanya sesaat. Dia langsung menarik tangan Desy dan memeluk erat tubuh gadis itu. Meluapkan rasa rindu yang selama ini ia tahan. Tanpa sadar air matanya luruh membasahi pipinya. Dia bahagia dan bersyukur sang istri masih hidup. Artinya dia masih di beri kesempatan untuk memperbaiki hubungan nya dengan Desy.


Tuhan benar-benar sangat menyayangi Abraham.


Desy yang tadinya memberontak pun terpaku ketika merasakan bahunya basah. Dia tak menyangka kalau pria yang pernah ia cintai itu menangis di hadapannya.


Tubuh Abraham bergetar. Dia menangis sesenggukan. Pria itu seperti mendapatkan secercah harapan untuk tujuan hidupnya.


"Aku bersyukur kamu masih hidup, Sayang! Terima kasih … hiks … terima kasih karena sudah bertahan hidup."


Pria itu berkata di sela-sela tangisnya. Dia mengeluarkan rasa sesak yang bersarang dalam dadanya. Pria tampan itu bahagia, tanpa rasa malu dirinya menangis di depan istrinya.


"Aku janji akan jadi suami yang baik untukmu. Maafkan aku kalau sebelumnya telah banyak menyakitimu. Mari kita berdamai dan membangun rumah tangga seperti yang kamu impikan dulu, Sweetie!"


Abraham berharap Desy mau memaafkan nya. Pria itu ingin memperbaiki semuanya. Tetapi, dia tidak bisa berjuang sendiri, harus ada peran Desy sebagai istri agar rumah tangga mereka kukuh dan kuat.


Katakanlah Desy sudah mati rasa. Harapannya dulu telah di hancurkan oleh Abraham sendiri. Biarlah saat ini dia menjadi perempuan kejam, setelah dulu dia menjadi wanita tulus.


Gadis itu langsung saja mendorong kasar tubuh Abraham. Membuat pria itu terdorong satu langkah ke belakang. Dia menatap Desy dengan tatapan heran dan terkejut.


"Diamlah, kata-kata yang keluar dari lisanmu itu terdengar sangat menjijikkan. Bahkan, rayuan setan lebih enak di dengar?!"


Desy berkata tajam dengan nada sinis menatap benci Abraham. Tentu saja pria itu terkejut, tak menyangka kalau gadis seperti Desy tega berbicara seperti itu. Mengeluarkan kata-kata tajam menyakitkan baginya.


"Dengar baik-baik?! Hubungan kita berdua telah berakhir sejak malam itu. Sekarang jangan pernah harap aku mau bersamamu lagi. Menyetujui menjadi istrimu dulu adalah kesalahan terbesar ku dan aku tidak ingin mengulangi kesalahan ku itu lagi?!" tukas Desy dengan nada tegas.


Dia menatap tajam pria yang masih berstatus suaminya. Hatinya masih terluka dan bekasnya masih basah. Tak akan pernah ia lupakan malam pengkhianatan Abraham.

__ADS_1


Rasa sakit diabaikan dan tak di anggap sebagai seorang istri membuatnya merasa hancur. Gadis itu tidak akan membiarkan Abraham memberi luka lagi. Susah payah ia bangun benteng besar agar Abraham tidak masuk lagi ke dalam hatinya.


Telah di hapuskan nama Abraham yang tertera di dalam hatinya. Hatinya menyuruh Desy kembali pada Abraham, namun logika menegaskan kalau Desy tidak akan bahagia bersama pria itu.


Bila dulu Desy mau mendengarkan suara hatinya. Maka sekarang dia lebih mendengarkan ego dan logika nya. Biarlah dia di sebut sebagai wanita tak punya hati. Asalkan rasa sakitnya terbalaskan.


Abraham menggelengkan kepalanya cepat. Pria itu melangkah mendekati Desy dan gadis itu segera memundurkan langkahnya menghindari sentuhan Abraham.


"Siapa bilang hubungan kita berakhir? Kita masih sepasang suami istri yang sah di mata hukum dan negara. Dan untuk meluruskan kesalahpahaman antara kita. Malam itu aku tidak selingkuh, Jihan adalah tunangan temanku. Baju nya basah dan –,"


Belum selesai Abraham menjelaskan gadis itu lebih dulu menyela. Dia menatap tajam pria di hadapannya tanpa kenal takut.


"Dan malam ini juga aku akan menggugat cerai mu?!" sarkas Desy menatap sinis Abraham.


Duarr.


*


*


Author bakal usahakan up kilat kalau komentar nya tembus 100. Soalnya komentar, kopi dan vote pembaca itu seperti vitamin C bagi author. Macam push rank gitu wkwkwkwk 🤣🤣


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2