
Rebecca di larikan ke rumah sakit. Dia mendapatkan perawatan intensif, untung saja wanita itu berhasil di larikan cepat ke rumah sakit. Sehingga bisa mendapatkan pertolongan cepat.
Rebecca telah berhasil melewati masa kritisnya. Para penggemarnya pun sedikit tenang. Nyatanya mengalihkan issue tidak semudah yang di bayangkan oleh Abraham.
Semua berita di hapus, namun tekan jejak digital tidak bisa di hapus. Berita telah tersebar dan penggemar Rebecca memiliki bukti yang mereka download di sosial media.
Semua akun yang menyebarkan berita tentang Desy langsung terblokir. Kekuasaan Abraham sangatlah kuat. Pria itu memiliki banyak uang dan koneksi di mana-mana.
Dia benar-benar marah dengan keangkuhan polisi yang menangkap Desy. Dia tidak akan melepaskan siapapun yang telah menyakiti istrinya. Dia akan membuat perhitungan dengan orang itu.
TRENDING TOPIK : REBECCA SILVER DI DORONG OLEH NONA DESY SIMANJUNTAK DARI LANTAI 2 RESTORAN XX.
VIRAL: REBECCA SILVER KRITIS DI RUMAH SAKIT
VIRAL : DETIK-DETIK TERAKHIR SAAT REBECCA SILVER JATUH DARI LANTAI 2
HOT NEWS : POLISI BERHASIL MERINGKUS TERSANGKA BERINISIAL DS.
BERIKUT KOMENTAR PUBLIK TERHADAP KASUS YANG MENJERAT DESY SIMANJUNTAK:
User0010 : Aku tidak menyangka kalau Desy bisa melakukan kejahatan. Dia tega mendorong Rebecca ku dari lantai 2.
User843 : Ternyata pendidikan tinggi dan pri village bagus tidak menjamin attitude bagus.
User90 : Desy itu dia dulu kuliah di kampus ternama. Dia juga coumloade, kalau tidak salah dia mengambil jurusan hukum. Aku tidak menyangka orang yang paham hukum bisa bertindak minus seperti itu.
Banyak lagi komentar publik terhadap kasus yang menyeret nama Desy Simanjuntak. Seluruh keluarga besar Desy telah tahu apa yang terjadi, mereka semua merasa iba pada Desy. Dan marah pada netizen.
Bagaimana bisa mereka menilai begitu saja kejadian yang mereka sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sedangkan Abraham kini berada di kantor polisi untuk menjenguk istrinya.
Desy menangis sesenggukan dalam penjara. Dia memeluk kedua lututnya. Menyembunyikan wajahnya di tengah-tengah lututnya. Tubuh gadis itu bergetar hebat karena menangis. Kalau tahu kejadian nya seperti ini, dia tidak akan meladeni Rebecca kemarin.
Namun, dia tidak bisa diam saja pada orang yang bermain tangan. Orang tuanya selalu mengajarkan untuk membela diri bila ada orang yang memukuli nya. Masalah hukuman, orang tuanya akan membela Desy.
__ADS_1
"Desy … Sweetie!" panggil Abraham lembut membuat Desy mendongak lalu menoleh ke samping.
Telah berdiri suaminya di luar jeruji besi. Desy menangis sesenggukan. Lalu berdiri dan menghampiri Abraham.
Pria itu menggenggam tangannya erat. Dia tidak membiarkan Desy terluka sedikitpun. Pria itu akan mencari berbagai cara untuk menolong istrinya.
"Abra, aku tidak mau di sini … hiks … aku tidak salah. Aku ingin pulang!" rengek Desy dengan suara parau membuat hati Abraham seperti teriris.
Dia membelai pipi istrinya. Menghapus air mata Desy yang membasahi pipinya.
"Sabar yah. Aku sedang mencari cara untuk membebaskan mu!" balas Abraham dengan suara lembut membuat Desy menangis. Gadis itu merasa terharu dengan kebaikan suaminya.
"Kamu percaya kan padaku kalau dia yang memulai pertengkaran ini duluan? Dia yang berniat mencelakai ku, bukan …"
"Suttt … aku percaya padamu." Abraham memotong perkataan Desy. Dia meletakkan jari telunjuk nya di bibir Desy.
Tes.
Air mata Desy kembali luluh membasahi pipi nya. Perasaan nya campur aduk saat ini. Bahagia karena ada yang menemani nya di sana. Dia menangis dengan suara tertahan.
Dia tersenyum manis seolah kuat. Padahal hatinya sudah hancur sedari tadi ketika melihat istrinya di serta oleh polisi.
"Aku tidak lapar," lirih Desy pelan.
"Kamu harus tetap makan, agar kamu kuat menghadapi kenyataan, Sayang. Aku tidak ingin kalau kamu sakit di dalam tempat sialan ini!" maki Abraham membuat Desy tersenyum kecil.
Dia pun mengangguk kepalanya. Namun, gadis itu bingung bagaimana cara makannya.
"Ayo makan. Aku akan menyuapi mu," kata Abraham lembut membuat hati Desy hangat.
Abraham mengajak Desy duduk di lantai. Keduanya duduk berhadapan. Pria tampan itu sekuat tenaga untuk tersenyum dan bersikap tegar.
Padahal hati kecilnya menangis sedari tadi. Tidak tega makan dalam keadaan menyedihkan seperti ini. Di mana istrinya berada di dalam jeruji besi.
__ADS_1
"Aaaa." Abraham menyuapi Desy dengan telaten. Mata gadis itu kembali berair, inilah yang sedari dulu dia inginkan. Dia suapi oleh suaminya saat makan. Bermanja-manja pada suaminya.
Namun, mengapa takdir begitu kejam? Mengapa momen bahagia ini harus berada di waktu yang salah dan tempat yang tidak tepat.
Melihat istrinya menangis. Hati Abraham tak dapat bohong lagi. Dia pun ikut menangis. Keduanya menangis tanpa suara. Saling menunduk tak berani bertatapan.
"Hiks …"
Suara Isak tangis keduanya terdengar menyedihkan. Segera Abraham hapus air matanya. Dia harus kuat untuk menguatkan istrinya yang sedang lemah.
"Ayo makan lagi! Nanti, kalau makanan nya dingin tidak enak. Karena di luar sedang turun salju pertama tahun ini!" anak Abraham dengan suara serak.
Desy menganggukkan kepalanya. Dia kembali mendongak menatap Abraham. Lalu membuka mulutnya, makanan masuk dan Desy mengunyah nya dengan pelan.
"Kamu tidak makan?" tanya Desy serak membuat Abraham tersenyum manis.
"Terima kasih sudah peduli padaku. Tapi, aku sudah makan tadi!" bohong Abraham membuat Desy tak percaya.
"Kalau kamu tidak mau makan, aku juga tidak mau makan lagi!" tolak Desy membuat Abraham mau tak mau ikut makan.
Desy tersenyum manis melihatnya.
"Andai dari dulu kita akur dan romantis seperti ini. Mungkin sekarang kita sudah bahagia dan punya anak," gumam Desy pelan membuat jantung Abraham bagai di tusuk anak panah.
"Maaf," lirih Abraham pelan lalu menangis dalam diam.
*
*
Nih 2 bab panjang-panjang. Author up, jangan lupa Kopi dan komentar nya 😘🥰 doakan author sehat biar bisa up lagi nanti sore atau malam.
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️