
"Ikut aku." tarik Christian.
"Kita mau kemana?" Keyzia coba untuk melepaskan diri.
Tanpa menghiraukan ucapan gadis itu, Christian memasukan Keyzia kedalam mobilnya.
"Chris, katakan padaku kita akan kemana?"
"Jangan bertanya lagi, jika masih kamu lakukan aku akan memperkosa mu disini." ancam Christian.
Keyzia pun seketika terdiam, Christian tersenyum tipis. "Bagus." gumam Christian pelan.
Mobil pun melaju meninggalkan apartemen menuju sebuah tempat, setengah jam kemudian mobil yang dikendarai Christian berhenti disebuah gedung.
"Turun." perintah Christian.
Keyzia pun turun dan matanya segera membulat. "Ini kantor apa?" tanya Keyzia.
"Kamu tidak bisa membaca." tunjuk Christian pada papan beruliskan CATATAN SIPIL.
"Mau apa kita disini?" tanya Keyzia lagi.
"Makan siang." jawab Christian santai.
"Hehehe... lucu, kamu ada janji makan siang dengan staf disini?" ujar Keyzia polos.
Christian memijat pangkal hidungnya.
"Apa yang dilakukan wanita dan pria jika sudah berada di disini?" tanya Christian.
Keyzia sejenak berpikir, dan mulutnya tiba-tiba menganga. "Chris, maksud kamu kita gak...."
Christian menganggukan kapalanya tersenyum, kemudian menarik tangan Keyzia masuk kedalam.
"Aku telah membuat janji kemarin." ucap Christian memberitahu staf saat tiba didalam.
Staf tersebut mengangguk dan membawa Christian dan Keyzia masuk kedalam ruangan.
"Chris, kita tidak bisa lakukan ini. Kita perlu restu dari keluarga ku." sanggah Keyzia.
"Kamu duduk tenang disana, dan jangan banyak bicara." ujar Christian menunjuk sebuah kursi.
Tapi bukan Keyzia namanya jika tidak berhenti mengoceh.
"Chris, kamu juga perlu data diri aku lho." ujar Keyzia lagi dan berusaha menghentikan
Christian mengeluarkan sebuah map dan tersenyum mengejek ke arah Keyzia.
Keyzia menganga tidak percaya, Christian telah mempersiapkan segalanya. Kini ia tidak bisa lagi menghentikan pernikahannya.
Setelah menandatangani beberapa berkas, Christian memasangkan cincin di jari manis Keyzia kemudian mencium bibir Keyzia kilas.
Dan kini mereka pun resmi menjadi pasangan suami istri.
Setelah Christian berpamitan pada pengurus catatan sipil, Christian pun membawa Keyzia kembali.
"Kita kemana lagi Chris?" tanya Keyzia lagi.
"Karena kita sudah menikah, maka kita akan honeymoon."
"Kamu jangan gila ya, membuat keputusan sepihak." protes Keyzia.
"Terserah yang jelas aku akan membawamu ke suatu tempat untuk bulan madu." Christian pun melajukan mobilnya menuju keluar kota.
Christian membawa mobilnya berhenti disebuah hotel bintang lima. Christian memicingkan matanya saat melihat gadis yang kini telah menjadi istrinya itu telah terlelap tidur. Christian tidak ingin membangunkan nya dan membopong tubuh Keyzia masuk kedalam hotel, ia menyewa sebuah kamar presiden suit untuk mereka.
Christian meletakan tubuh Keyzia diatas tempat tidur, ia menatap wajah cantik Keyzia.
Christian beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
......
"Jadi mereka telah menikah." ucap Tuan Manuela saat mendapat laporan dari anak buahnya.
"Tidak apa, biarkan mereka menikmati masa bahagia mereka sebagai pengantin, dan biarkan mereka mereguk madu manisnya malam pertama." Tuan Manuela terkekeh.
__ADS_1
"Rahasia kan ini dari wanita arogan itu, aku sendiri yang akan mengurus masalah ini, dan aku akan membuat salah satu antara mereka yang akan pergi meninggalkan yang lainnya. Terus awasi mereka, dan laporkan pada ku semua yang mereka lakukan diluar."
.....
Keyzia membuka mata saat perutnya terasa lapar, sembari mengumpulkan kesadaran dan ingatannya Keyzia menggeliatkan tubuhnya.
Ia terkejut saat sebuah tangan memeluk erat pinggang nya, ia pun segera berbalik. Alangkah terkejutnya ia saat melihat siapa yang tidur dibelakangnya.
Keyzia menggeser sedikit tubuhnya, tapu dengan cepat Christian kembali menariknya kedalam pelukan dan menjadikannya seperti guling. Keyzia menatap wajah Christian yang masih terlelap, wajah tampan dengan semua sikap arogan, dingin dan angkuh. Keyzia menyentuh wajahnya dan tersenyum.
"Sudah puas melihat wajah tampan suamimu?" ucap Christian yang tiba-tiba membuka matanya.
Keyzia merucutkan bibirnya
"Kita dimana Chris?" tanya Keyzia.
"Di hotel." jawab Christian singkat.
"Iya maksudku, hotel mana?"
"Yang pasti jauh.... jauh dari semua nya." jawab Christian yang sudah mulai melancarkan aksinya dengan mengecup pundak Keyzia dan berjalan naik keleher menggigit sedikit.
"Aww...." teriak Keyzia.
Christian tersenyum satu tanda merah kepemilikan telah berhasil tercetak di leher putih mulus milik Keyzia.
Keyzia ingin beranjak dari tidurnya, tapi Christian tidak akan membiarkan nya bebas kali ini.
"Mau kemana?" tanya Christian disela kecupan dipundak Keyzia.
"Aku mau madi dan turun untuk sarapan, aaahhhh....." Christian menarik Keyzia dan membanting tubuhnya kembali ke tempat tidur, kemudian menindihnya.
"Kau tidak akan aku ijinkan keluar sebelum kau menjalankan kewajibanmu sebagai istri." Christian pun mulai menciumi Keyzia, dan meninggalkan banyak tanda merah disana.
Dan pagi hari mereka awali dengan olah raga pagi ala mereka.
....
Satu minggu sudah Keyzia menyandang status sebagai istri dari seorang Christian Manuela, dan sudah saatnya mereka kembali kekehidupan mereka setelah berbulan madu.
"Apa tidak sebaiknya aku tetap disini." pinta Keyzia lembut.
"Tidak!! Kamu tidak boleh tinggal sendiri lagi, dan kamu tidak boleh bekerja lagi. Kamu hanya fokus mengurus semua keperluan dna kebutuhanku, termasuk memusakan aku diranjang." ucap Christian memeluk istrinya.
"Sudah pergi sana, nanti terlambat ke kantor kamu udah bolos satu minggu lho."
"Kita baru saja menikah, dan wajar jika kita pergi honeymoon kan?"
"Terserahlah, sudah pergi sana." usir Keyzia.
"Tunggu dimana morning kiss nya." Christian menahan tangan Keyzia.
Keyzia berbalik dan mengecup pipi suami yang baru menikahi nya seminggu ini.
Christian tersenyum dan mengecup bibir Keyzia dengan lembut, dan Keyzia pun membalas nya.
"Sudah...." ucap Keyzia dengan napas yang ngos-ngosan.
"Kalau tidak kamu hentikan aku pasti lepas kontrol Key, aku jadi malas untuk ke kantor Key." racau Christian yang masih mengecup leher Keyzia, menggigit lembut dan meninggalkan bekas merah disana.
"Pergilah, nanti malam kita lanjutkan." goda Keyzia sembari mengedipkan matanya nakal.
Christian tersenyum. "Udah mulai nakal ya, aku berangkat ya. Kamu hati-hati dirumah."
Christian pun meninggalkan Keyzia dan kembali ke kantor, ia pun sudah siap dengan kemungkinan yang terjadi pasti Tuan Manuela mengetahui berita pernikahannya.
Tiba di kantornya Christian langsung masuk ke ruangannya, Gustaf tersenyum saat melihat kedatangan putra majikannya.
"Ada apa Gustaf, apa ada yang terjadi selama aku cuti?" tanya Christian tersenyum.
Jujur Gustaf akui jika Keyzia memang gadis yang istimewa bagi Christian, semenjak Gustaf mengenal Christian ia belum pernah melihat pemuda itu tersenyum cerah seperti itu.
"Selamat untuk mu Tuan Muda, selamat atas pernikahan mu." ucap Gustaf.
"Terima kasih Gustaf, apa berita ini telah sampai pada majikan mu?"
__ADS_1
"Seperti nya sudah." jawab Gustaf
"Apa dia ingin melakukan sesuatu?" tanya Christian.
"Entahlah Tuan, saya belum menerima perintah darinya."
"Baiklah... aku akan mulai bekerja sekarang, dan aku ingin mengetahui jadwal ku hari ini."
"Saya akan menyuruh sekretaris anda menyiapkannya. Saya permisi Tuan." Gustaf pun keluar dan menghilang dari balik pintu.
....
Christian masih berada di kantor, dan asyik dengan pekerjaannya hingga ia dikejutkan oleh suara ponselnya. Ia masih belum melihat siapa yang menelponnya jadi ia enggan menjawab telponnya, hingga matanya tidak sengaja melihat nama si pemanggil MY QUEEN, dengan sigap Christian meraih ponsel nya dan menjawabnya.
"Hallo sayang, kamu merindukanku." sapa Christian menggoda istrinya.
"Kenapa lama sekali, apa yang sedang kau lakukan, kamu lagi dimana, kamu udah makan siang?" dan masih banyak lagi pertanyaan Keyzia yang memberondongi Christian, ia hanya tersenyum saat istri memberikannya banyak pertanyaan.
"Kok diam, kau kenapa? Pasti punya salah sama aku, hingga kamu gak bisa jawab pertanyaan aku kan?" tanya Keyzia kesal.
"Dari sebegitu banyak pertanyaan, mana yang harus aku jawab dahulu?" tanya Christian.
"Baiklah, apa kamu sudah makan siang?" tanya Keyzia lembut.
"Belum, tapi sepertinya aku sudah kenyang saat aku dengar suara kamu." goda Christian.
"Ooh... sudah pintar ngerayu Tuan, belajar dimana?"
"Dari kamu, saat menikah denganmu aku jadi punya kelebihan, aku jadi pintar merayu terutama merayu istri ku." terdengar suara kekehan Keyzia dari seberang sana.
"Baiklah, aku menelponmu hanya untuk mengingatkan mu untuk makan siang." ujar Keyzia.
"Baiklah, sebentar lagi aku akan makan."
"Baiklah, aku tutup ya."
"Hei.. tunggu, katakan sesuatu. Katakan kalau kamu mencintai ku." goda Christian.
"Ya baiklah, I love you... I love you... I love you... puas..." ujar Keyzia.
Christian pun tertawa. "Baiklah, aku akan secepatnya menyelesaikan urusan disini, dan akan segera pulang."
"Baiklah, aku akan menunggumu. Dan aku akan memanjakanmu."
"Sepertinya aku akan secepatnya pulang, dan ingin segera dimanjakan oleh mu."
"Baiklah, aku tunggu. Bye." Keyzia pun menutup telponnya.
Christian tersenyum setelah mendapat telpon dari istrinya.
"Seperti nya kau bahagia sekali Nak?" tanya seseorang membuyarkan lamunannya.
Mata Christian menatap kearah suara Tuan Manuela.
"Kemana saja kau selama satu minggu ini Chris?" tanya Tuan Manuela.
"Aku pergi liburan." jawab Christian singkat.
"Liburan.... atau bulan madu?" tanya Tuan Manuela.
Christian terdiam.
"Kenapa kau tidak pernah mendengarkan ucapan ku Chris?" ucap Tuan Manuela.
"Sebab kau tidak pernah mendengarkan pendapat ku, kau selalu memaksakan keinginan mu." jawab Christian ketus.
"Keinginanku hanya satu Chris, aku hanya ingin kau memikah dengan Marina. Dan melanjutkan bisnis keluarga."
"Tanpa menikahinya pun aku bisa menjalankan bisnis milik mu, dan aku bahkan yakin aku bisa membuatnya lebih maju dari sekarang." tutur Christian.
"Aku ingin bulan depan kau melangsungkan pernikahanmu bersama Marina." ucap Tuan Manuela.
"Tidak..... aku telah menikah, dan aku tidak akan menikah lagi untuk kedua kalinya." jawab Christian tegas, kemudian keluar meninggalkan Tuan Manuela di ruangannya.
"Kau akan menikah dengan nya Chris, kau akan menikah dengan nya tanpa paksaan dari ku." gumam Tuan Manuela sepeninggalan Christian.
__ADS_1
bersambung