Mengejar Cinta Sang Asisten

Mengejar Cinta Sang Asisten
51


__ADS_3

Christian membuka matanya, menatap sekeliling, ia pun melirik kesebelahnya, dimana sang istri masih terlelap di dalam pelukannya dalam keadaan polos.


Christian tersenyum dan mengusap pundak polos Keyzia, ia melabuhkan kecupan di dahi Keyzia. Perlahan Christian melepaskan diri, ia beranjak masuk ke kamar mani.


Setengah jam berikunya, Christian pun selesai dengan ritual mandinya. Ia kembali menatap wajah polos Keyzia yang masih tertidur karena kelelahan.


Christian tersenyum saat mengingat bagaimana pergulatan mereka beberapa waktu yang lalu.


Setelah memakai pakaiannya kembali, Christian pn keluar dari kamarnya dan kembali keruangannya. Ia kembali mengerjakan pekerjaannya.


Ceklek ...


Suara intu kamar terbuka dan Keyzia keluar dengan keadaan rapi.


Christian tersenyu dan menyambutnya sembari mengulurkan tangannya.


Keyzia tersenyum mendekati Christian, ia menyambut uluan tangan suaminya yan g menuntunnya unuk duduk di atas pangkuan.


''Kamu sudah bangun?'' tanya Christaian.


Keyzia hanya mengangguk dan tesenyum sembari tangannya merapikan dasi Christian.


''Kamu lapar?'' lanjut Christian.


''Iya ... aku mau pulang dan akan makan bersama si kembar.'' jawab Keyzia.


''Aku ingin sekali ikut, tapi aku ada meeting dan mungkin sampai malam. Apa kamu tidak keberatan pulang sendiri?'' tanya Christian lagi.


''Tidak apa-apa, aku akan pulang sekarang.'' Keyzia pun turun dari pangkuan suaminya dan meraih tasnya.


''Aku akan meminta sopir mengantar mu pulang,'' ujar Christian meraih telpon dan tampak menelpon seseorang.


Keyzia keluar dari kamar.


''Kamu sudah siap?'' tanya CHristian.


Keyzia mengangguk dan mendekti suaminya.


''Ayo aku akan mengantarmu ke bawah.'' tutur Christian memimpin tangan istrinya dan keluar dari ruangannya.


Setelah mengantarkan istrinya ke mobil Chritian kembali ke ruangannya dan kembali mengerjakan tugasnya memeriksa dokumen untuk persiapan meeting.

__ADS_1


....


Di sebuah kamar terdengar lenguhan panjang dan erangan kenikmatan dari bibir sepasang anak manusia. Marina dan orang sewaan yang ia sewa untuk memenuhi hasratnya, sedang berpacu mencapai puncak kenikmatan. Saat terdengar lenguhan panjang, keduanya pun ambruk dengan napas yang tidak beraturan.


Tidak berapa lama ... setelah mendapat bayarannya lelaki sewaan Marina pun bergegas meninggalkannya yang masih lemas di kamar hotel. Tidak lama setelah kepergian laki-laki itu Marina pun bangun dan bergegas ke kamar mandi.


Setengah jam kemudian, Marina telah rapi dan bersiap menemui seseorang.


Ia melajukan mobilnya kesebuahvilla i pinggir kota. Dari kejauhan terlihat seseoang telah berdiri menunggunya.


Marina turun dari mobilnya dan segera mendekati orang itu.


''Ben,'' sapa Marina pada orang itu.


Ben menoleh dan menatap wajah Marina dengan ekspresi datar.


''Mau apa kau menghubungiku?'' tanya Ben ketus.


''Tenang Ben, aku ada penawaran untukmu.'' ucap Marin yang berjalan mendekai Ben.


Ben tampak tidak bergeming dai posisinya dan menatap lurus ke depan.


''Aku tau kau mencintai Keyzia, dan sedang berusaha meebut Keyzia kembali dari tangan suaminya Christian yang tidak lain adalah suamiku.


Setelah menceritakan semua rencananya pada Ben, Marina pun mengajak Ben bekerja sama untuk memisahka Christian dan Keyzia.


''Aku akan membantumu mendapatkan keyzia kembali, sebagai balasannya kau juga harus mendukung rencanaku.'' bujuk Marina sembai berjalan mendekati Ben dan mencoba merayunya.


''Aku juga akan memberikanmu sesuatu sebagai bonus.'' bisik Marina dengan tangan yang sudah menggerayani tubuh Ben, dan kini tangan Marina berada diantara paha Ben. Ia mengelus dan dengan perlahan membuka sabuk dam kancing celana Ben, Marina menurunkan retsleting celana Ben dan mulai bekerja.


Sesaat kemudian terdengar lenguhan dari bibir Ben, Marina tersenyum saat Ben memejamkan matanya. Ia pun semakin lincah dengan permainannya. Hingga akhirnya Ben mencapai puncaknya dan menebakan semua kerja kerasa Marina kedalam mulut wanita itu.


Marina berdiri dan tersenyum sembari membersihkan sisa di mulutnya.


''Bagaimana? Apa kau bersedia?'' tanya Marina kembali mendekati Ben.


Ben tersenyum tipis, ''Baiklah, aku setuju.''


....


Keyzia sedang di kamar bersama buah hatinya, ia menemani putra putrinya bermain sebagai pelepas rindu setelah beberapa waku mereka terpisah.

__ADS_1


Christian tiba dirumah, terlihat Mamanya dan tuan Manuella sedang duduk di ruang tengah.


Christian memang meminta Mamanya tinggal beberapa waku, untuk menemani Keyzia. Tuan Manuella pun tidak keberatan, baginya ini akan menjadi satu jalan untuk memperbaiki hubungannya dengan istri dan anaknya. Sedari awal, pernikahan tuan Manuella dan Mamanya Christian tidak pernah ada kata perceraian. Mama Christian hanya pergi membawa putranya jauh dari suami untuk menjauhkan Christian dari dampak buruk tabiat Papanya. Tuan Manuella pun menyadari ksalahannya dan berusaha mencari anak dan istrinya.


Dua tahun berlalu, ia yang putus asa pun memutuskan untuk menikahi seorang gadis anak dari rekan bisnisnya. Tidak ada cinta dalam pernikaha itu, yang ada hanya obsesi Tuan Manuella untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya untuk mencari anak dan istrinya.


''Dimana istriku>?'' tanya Christian pada Mamanya.


''Keyzia di kamarnya sayang.'' jawab Martha lembut pada putranya.


Christian tersenyum dan mencium pipi Martha kemudian berlari menuju kamarnya.


''Aku senang Keyzia ditemukan dan kini telah pulih. Senyum dan tawa di wajah Christian telah kembali setelah sekian lama,' cetus tuan Manuella.


''Dia memang sangat mencintai Keyzia, sejak dari awal ia bertemu dengan gadis itu.'' kenang Martha sembari mengingat kejaian yang putranya alami saat pertama kali bertemu dengan keluarga yang baik seperti keluarga Orlando.


Tuan Manuella terkesiap mendengar cerita Martha, ia pun kini tahu bagaimana perjalanan hidup anak dan istrinya setelah pergi darinya. Dalam diam ia pun berjanji akan membayar semua yang telah mereka lewati dengan memberikan kebahgiaan pada mereka.


....


''Sayang,'' sapa Christian saat masuk ke kamarnya. Mata Christian membulat saat melihat buah hatinya juga berada disana.


''Daddy,'' seru sikembar dan berlari menghampiri Christian.


Keyzia bangun dari duduknya dan menghampiri suaminya.


''Katanya meeting sampai malam?'' tanya Keyzia memeluk pundak Christian.


''Klien membatalkan meetingnya dan menunndanya besok.'' jawab Christian sembari melingkarkan tanngannya dipinggang Christian.


''Baiklah sayang, daddy capek dan mau istirahat. Apa kalian bisa melanjutkan permainan kalian dikamar kalian?'' pinta Christian.


''Oke ...'' seru si kembar bersamaan.


Mereka pun membereskan permaian mereka dan membawanya ke kamar mereka.


Christian menarik Keyzia kembali dalam pelukannya dan ******* habis bibirnya.


''Ayo kita lanjutkan babak ke dua kita yanng tertunda tadi.'' bisik Christian sembari menganggkat istrinya dan membawanya ke kamar mandi.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2