Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin
Dijenguk Teman


__ADS_3

Pagi harinya, aku tidak masuk sekolah dan aku menitipkan surat izin kepada mamah untuk diberikan kepada guru walikelas bahwa hari ini aku tidak akan sekolah dulu dikarenakan kakiku masih terasa sakit bila digerakan.


Aku telah selesai menulis surat izin itu,tadinya mau sama mamah ditulisnya tapi katanya tulisan mamah jelek takut tidak bisa terbaca.Jadi,aku yang menulisnya dan mamah aku yang merangkai kata-katanya untuk surat izin yang aku tulis.


"Mah, ini surat izinnya sudah selesai aku tulis, tolong mamah kasih ke guru walikelas ya." ucapku pada mamah.


"Iya nda, sekalian mamah mau kedepan mau beli buah-buahan di kios seberang."


"Terima kasih ya mah,maaf merepotkan."


"Iya nda,gak apa-apa,kamu istirahat aja dirumah,mamah titip rumah ya sebentar."


"Iya mah siap nda akan jaga rumah,gak akan kemana-mana."


Mamah pun lalu berangkat kedepan gapura perumahan mau membeli buah-buahan sekalian mau memberikan surat izin tidak masuk kelas kepada walikelasnya Amanda.


***


Beberapa menit kemudian, mamahku telah sampai di sekolahku lalu mamah menemui walikelasku dan mamah pun memberikan surat izin tidak masuk sekolah selama beberapa hari itu kepada walikelas.


Dan mamah Amanda pun sambil ngobrol sebentar dengan walikelas itu.


"Permisi bu ini mamahnya Amanda,saya mau memberikan surat izin tidak masuk sekolah hari ini."


"Kenapa dengan Amanda bu?"


"Amanda kemarin terkena musibah keserempet kendaraan orang. Jadi,sekarang dia tidak masuk sekolah dulu."


"Inalilahi,tapi tidak terluka parah kan bu?"


"Alhamdulilah, cuma memar-memar dan tergores sedikit, cuma katanya masih sakit untuk digerakan."


"Ya sudah tidak apa-apa, cepat sembuh ya Amandanya."


"Iya bu terima kasih sebelumnya."


"Iya sama-sama,kalau begitu saya permisi ya mau mengajar dulu."


"Oh iya sama bu,saya juga tidak akan lama soalnya mau membeli bahan jualan dulu,mari bu."


Mamah Amanda pun lalu keluar dari ruang kantor guru dan sekarang sedang berjalan menuju ke depan gerbang sekolah selanjutnya mamah Amanda berjalan ke arah kiri menuju kios buah-buahan langganannya mamah Amanda apabila stok di pasar kosong.


***


Sementara di tempat lain, guru walikelas yang tadi berjalan menuju ruangan kelas mau menyampaikan surat izin itu ke sekretaris kelas.


Begitu sudah berpapasan dengan sekretaris kelas itu lalu guru walikelas pun berkata "Neng, ini surat izin dari Amanda hari ini Amanda tidak akan masuk kelas,Yang ibu tahu Amanda kena musibah keserempet kendaraan."

__ADS_1


"Mohon untuk siswa sekelas,apabila berkenan sumbangan seikhlasnya untuk Amanda.Nanti dikumpulkan di bendahara ya."


"Iya bu siap."


"Ya sudah, ibu balik lagi menuju ke kantor masih banyak yang harus evaluasi."


"Iya bu."


Sekretaris kelas pun lalu memberitahu bendahara.Harus mengumpulkan sumbangan untuk hari ini kepada Amanda.


Bendahara pun memberikan pengumuman secara lisan didepan kelas.


"Mohon tenang semuanya dan dengarkan, aku ada kabar mengejutkan dari saudari Amanda,hari ini dia tidak masuk kelas karena sakit sempat keserempet kendaraan kemarin."


"Mohon bagi teman-teman yang punya rezeki uang jajan berlebih bisa menyumbang ya berapapun terserah teman-teman."lanjutnya lagi.


Setelah memberikan penguman itu, lalu bendahara pun berkeliling memungut sumbangan dari teman satu kelas satu persatu.


Setelah dirasa cukup, lalu uang hasil pungutan itu dimasukan ke dalam amplop dan selanjutnya menunggu pengumuman walikelas akan berangkat jam sebelas setelah pelajaran selesai.Biar tidak terlalu siang.


"Kita berangkat sekarang,yuk perwakilan yang mau ikut kita berangkat."


Setelah yang ada mau ikut lalu mereka pun menuju rumahnya Amanda.


Beberapa menit yang lalu,rombongan dari sekolah pun telah sampai di rumahnya Amanda.Yang menerima tamu adalah mamahnya Amanda.


"Amandanya sedang berada di kamarnya." lanjut mamahku.


"Kedatangan kami kesini untuk menjenguk Amanda,semoga Amanda segera pulih kembali ya dari lukanya."


"Iya bu terima kasih atas doanya."


"Bu, kami pamit dulu ya,kami harus kembali ke kelas tidak bisa berlama-lama disini."


"Ya sudah kalau begitu,terima kasih ya sekali lagi sudah jengukin Amandanya.Insya Allah sebentar lagi Amanda bisa sekolah lagi."


"Iya sudah kami pamit ya."


Rombongan dari sekolah yang ikut menengok pun bersalaman dengan mamahnya Amanda sebelum kembali lagi menuju sekolah.


Setelah selesai bersalaman, lalu rombongan pun kembali menuju ke sekolah.


Sementara di tempatnya Amanda, Amanda baru saja bangun dari tidurnya karena tadi berisik ada tamu yang berkunjung.


"Mah,tadi ada apa ya kok berisik banget ya?"


"Oh tadi ada temanmu yang berkunjung untuk menengokmu,tapi kamunya sedang tidur makanya mamah gak tega buat bangunin,jadi mereka pulang lagi menuju sekolahnya."

__ADS_1


"Oh iya, ada pesan gak buat Amanda mah?"


"Tadi katanya Amanda cepat sembuh dari lukanya biar bisa bersekolah lagi."


"Ya sudah nda,kamu istirahat lagi aja,minum obatnya biar cepat sembuh." lanjut mamahku.


"Iya mah aku ke kamar lagi ya."


Beberapa jam kemudian, bapaknya Amanda pun pulang dari pekerjaannya dan terlihat seperti membawa ramuan pengobatan traditional.


"Mah,bapak pulang."


"Iya pak,tumben pulang cepat,tidak lembur pak?"


"Tidak mah hari ini sedang tidak ada lemburan karena bahannya menipis belum dikirim lagi dari suppliernya.Jadi sekarang bisa pulang cepat."


"Ya sudah kalau begitu,istirahat saja dulu pak atau mau mandi dulu?nanti mamah masak air hangat dulu."


"Bapak rebahan dulu sebentar ya,nanti kalau sudah adzan ashar bangunin bapak."


"Iya pak,oh iya pak itu yang bapak bawa apa didalam kantong kresek warna hitam?"


"Oh ini ramuan herbal,tadi bapak tak sengaja mampir ke toko obat herbal katanya ini bagus buat nyembuhin luka,coba mamah balurkan ramuan ini ke lukanya Amanda."


"Mamah coba ya balurin ke lukanya Amanda."


Mamahnya Amanda pun membuka kresek warna hitam itu,lalu mamah Amanda membuka plastik kemasan botol dan botolnya dibuka tutupnya.Lalu, isinya mamah Amanda tuang ke dalam wadah kecil.Dan mamahnya Amanda pun membawa kapas dari kotak P3k.


Lalu mamahnya Amanda pun menuju ke kamarnya Amanda.Kebetulan pintunya sedikit terbuka,jadi tidak harus mengetuk pintu dulu.


Begitu mamahnya Amanda akan masuk ke kamar, lalu Amanda pun bertanya "Mamah mau ngapain?itu apa yang mamah bawa?"


"Oh ini,ini ada obat ramuan tradisional,tadi bapakmu yang bawa,kita coba balur ya mudah-mudahan segera cepat sembuh dan kering lukanya."


Mamah Amanda pun membalurkan obat ramuan tradisional itu pada luka-luka di kaki dan tangannya Amanda.


"Rasanya adem waktu dibalurin,tidak ada perih-perihnya mah."


"Iya,ini kan obat tradisional tidak ada alkoholnya,jadi aman pastinya dan tidak bikin perih."


"Sudah dibalur semuanya,jangan gerak dulu ya nda tunggu kering dulu balurannya."


"Oke mah."


"mamah mau ke dapur lagi,mau masak air hangat buat bapakmu."


"Iya silahkan mah."

__ADS_1


Mamah pun lalu menuju ke dapur untuk memasak air.


__ADS_2