Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin
Ulangan Semester Kenaikan Kelas


__ADS_3

Untuk mempersingkat waktu, tibalah waktunya untuk ulangan semester kenaikan kelas.


Ada yang bilang dari kakak kelas sebelumnya,bahwa untuk masuk ke kelas sebelas nanti kelasnya bakal diacak.


Aku berangkat ke sekolah seperti biasa nebeng sama bapak aku yang sekalian juga akan berangkat menuju ke pabrik.


Sesampainya di sekolah, aku lalu diperiksa oleh guru pengawas sudah punya kartu untuk ulangan semester atau belum.Karena kalau belum punya, maka siswa tersebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan ulangan semester.Karena syarat untuk mempunyai kartu tersebut adalah harus melunasi dulu semua tunggakan yang ada di sekolah.


Sementara aku, aku sudah lunas segala administrasi sekolah karena bapak kemarin baru terima bonus dari tempatnya bekerja.Jumlahnya lumayan cukuplah untuk aku membayar iuran sekolah hingga aku mendapatkan kartu supaya aku bisa mengikuti ulangan semester ini.


Jam pembelajaran sudah memasuki pukul tujuh, para siswa juga para pengawas sudah berada di kelas.Dan pengawas sedang bersiap membagikan selembaran kertas soal untuk dibagikan kepada setiap siswa yang ada di kelas tersebut.


"Semua lembaran kertas soal sudah ibu bagikan, sekarang kita berdoa dulu supaya pengerjaan soalnya lancar, berdoa dimulai." ucap bu guru pengawas memimpin doa.


"Berdoa selesai,silahkan selamat mengerjakan." lanjut bu guru pengawas lagi.


Aku pun mengerjakan soal ulangan semester ini dengan santai, karena aku semalam sudah belajar juga.Tidak seperti siswa yang lain, pagi ini sibuk mencari contekan.


Empat puluh lima menit berlalu, aku pun sudah beres mengerjakan semua soal yang ada di lembaran kertas yang dibagikan guru tadi.Supaya tidak mengganggu yang lain, aku akhirnya disuruh keluar dari kelas dan menyuruhnya untuk istirahat.


Karena aku lapar, akhirnya aku menuju ke kantin sekolah aku jajan lontong dan juga gorengan.Cukuplah untuk mengganjal perutku yang melilit kesakitan dari tadi.


Lina pun menyusulku menuju ke kantin.


"Nda, maaf aku keluarnya agak telat soalnya tadi belum beres ngerjakan soal." ucap Lina begitu sampai di kantin sekolah.


"Gak apa-apa Lin santai aja jangan terburu-buru."


"Yang soal no 30 lumayan susah ya Nda?"


"Lumayan sih, tapi aku jawab aja semampu aku kalau salah satu paling nanti dapat nilai 9 Lin." aku menjawab pertanyaan Lina dengan nada bercanda.


"Ya semoga jawabanku benar deh biar gak disuruh remedial."


"Aamiin..,oh iya,kamu mau jajan?"


"Iya nih aku juga lapar, tadi buru-buru belum sempat sarapan."

__ADS_1


"Kamu mau jajan apa?"


"Aku mau jajan bubur ayam dulu ya nda."


"Iya sudah kalau gitu, nanti kalau sudah pesan duduk disini lagi ya."


"Iya nda, aku ke si akang tukang bubur ayam dulu ya."


"Oke."


Lina pun berjalan menuju ke si akang tukang bubur ayam untuk memesan semangkok bubur ayam, sedangkan aku meneruskan makan lontong dan gorengan yang sedang aku makan tadi.


Karena aku lupa membawa air minum dari rumah, akhirnya aku membeli sebotol air minuman dari kantin.


Beberapa menit kemudian, Lina yang dari tadi sedang mengantri untuk mendapatkan semangkok bubur ayam kini telah kembali menuju tempat duduk semula.


"Maaf nda lama ya, tadi ngantri yang belinya membludak."


"Iya gak apa-apa, sepertinya lagi laris nih tukang buburnya banyak siswa yang lupa sarapan karena tadi buru-buru."


"Iya mungkin, tapi beneran deh ini buburnya enak banget,pantas aja tadi ngantri."


"Iya nda."


Setelah aku dan Lina menghabiskan waktu beristirahat, lalu aku menuju kelas kembali karena waktu istirahat telah habis dan bersiap mengikuti ulangan semester yang kedua.


Satu jam kemudian, aku telah selesai menyelesaikan soal ulangan semester.Setelah aku selesai mengerjakan soal ulangan semester, disusul dengan Lina yang juga telah selesai.


Lalu akhirnya kita berdua diperbolehkan pulang lebih awal daripada teman-teman yang lain.Cici dan Aditya pada waktu itu yang aku lihat hanya melihat sinis kearahku,seolah mereka berdua gak rela kalau aku pulang lebih dulu.


Aku cuek saja tidak memperhatikan mereka berdua.Lalu,aku mengajak Lina untuk pulang bareng.


"Lin, kita pulang yuk."


"Ayo, aku juga mau pulang kok." Lina menjawab ajakan aku.


Lalu aku dan Lina seperti biasa berjalan menuju gerbang sekolah dan menunggu angkutan umum datang.

__ADS_1


Kebetulan angkutan umum yang lewat lebih dulu adalah angkutan umum yang menuju ke arah rumahku.


Aku pamit kepada Lina untuk pulang lebih dulu.


"Lin,aku pulang duluan ya, sampai jumpa besok terakhiran semesteran."


"Iya silahkan nda,hati-hati dijalan."


Aku pun menaiki angkutan umum itu dan segera melaju ke arah perumahan yang biasa aku selalu turun disitu.Tak berapa lama, aku sudah sampai juga menuju gerbang perumahan.


Seperti biasanya, aku berjalan menuju rumah dari gerbang perumahan itu.


Saat ditengah perjalanan, tiba-tiba ada anjing dan kucing yang sedang bertengkar dijalanan.Karena aku merasa tak tega dengan kucing yang dianiaya anjing, aku pun lalu mencoba memisahkan dua hewan yang sedang bertengkar itu.Setelah berhasil dipisahkan, dan kucing pun berlari sambil merasa ketakutan mencari induknya,apesnya aku malah dikejar-kejar anjing itu hingga aku berhasil sampai menuju ke rumah.


Disaat didepan ada mamahku seperti biasa sedang menjaga dagangannya, mamah yang merasa heran dengan aku lalu mamah pun menanyakan kondisi aku.


"Nda, kamu kenapa?pulang sekolah kok keringatan?seperti yang sedang dikejar-kejar juga?"


"Anu mah...aku dikejar-kejar anjing waktu lewat di komplek blok C."


"Kok bisa sih?Ya sudah ini minum dulu."


Mamah pun memberi aku segelas air putih.Aku lalu menerima air yang diberikan oleh mamah itu dan aku langsung meminumnya sampai habis tak bersisa saking hausnya.


"Ya sudah,sekarang kamu cepat ganti baju,lalu makan siang sesudah itu kalau capek tidurkan ya Amanda." ucap mamahku.


"Iya mah siap,kalau gitu aku masuk ke dalam dulu ya."


"Iya."


Aku lalu masuk ke dalam rumah,sesampainya di dalam rumah aku duduk dulu disofa beberapa saat hingga rasa capekku hilang.


Setelah agak menghilang rasa capeknya, lalu aku masuk kamar untuk menyimpan tas dan berganti baju.


Sesudah selesai, aku pun lalu menuju ke ruang makan, aku langsung makan karena aku lapar juga tenagaku sudah habis perlu asupan gizi lagi.


Dilihat-lihat diatas meja makan ada rendang dan tongkol balado kesukaanku, menambah berselera selera makanku ditambah habis capek lari-lari aku memakannya hingga lahapnya.

__ADS_1


Sesudah selesai makan, aku menuju ke wastafel untuk mencuci muka supaya tidak kusam.Karena shalat dzuhur tadi sudah di sekolah, sesudah mencuci muka itu, aku langsung menuju ke kamar lagi aku tidur siang sebentar melepas rasa lelahku.


__ADS_2