
Pagi harinya,aku mulai pergi ke sekolah lagi.Seperti biasa aku nebeng ke motornya bapakku.Karena aku sudah malas bawa sepeda, inginnya nebeng dimotornya bapak saja.Meskipun berangkatnya kepagian tidak apa-apa asal jangan kesiangan.
Setelah beres sarapan, aku pun lalu membawa helm yang disimpan diatas kulkas.Lalu,aku pun menuju ke depan rumah menghampiri bapakku yang sedang memanasi motornya.
Begitu tiba didepan, Bapak lalu mengajak aku untuk buru-buru naik ke motornya karena bapak sebentar lagi akan berangkat menuju pabrik.
"Amanda,ayo kita berangkat, nanti bapak bisa kesiangan kalau telat."
"Iya pak ayo,Amanda sudah siap kok."
Lalu,Amanda pun naik ke motornya bapak dan bapak pun langsung melajukan motornya menuju jalanan.
Tidak membutuhkan waktu lama, kita berdua pun telah sampai di sekolah.Seperti biasa, sebelum bapak pergi lagi aku cium tangan ke bapak.
Aku pun berucap kepada bapak "Pak,hati-hati dijalan ya,Amanda masuk ke kelas dulu."
"Kan dikelasnya belum ada siapa-siapa nda?"
"Iya maksudnya duduk didepan kelas sambil nunggu teman yang lain datang."
"Oh,ya sudah kalau gitu, bapak langsung berangkat ke pabrik ya, ini teman bapak nelepon terus dari tadi."
"Iya pak."
Bapak pun langsung melajukan kembali motornya menuju arah ke pabrik.Setelah bapak berangkat ke pabrik, lalu aku berjalan melewati ruangan yang lain menuju ke kelasku.
Karena di kelas belum ada siapa-siapa makanya aku duduk saja didepan kelas sembari menunggu yang lain datang.
Beberapa menit kemudian, terlihat teman-teman yang lain sudah mulai berdatangan mau memasuki kelas.
Disusul dengan Lina yang sudah mulai berdatangan ke kelas.
Lina pun menyapaku "Hai Amanda."
"Hai juga Lina." aku menyapa balik sahabatku itu.
"Semenjak nebeng bapaknya jadi datang masih pagi terus nih." ucap Lina.
"Iya nih aku nebeng,biar sekalian aja."
"Memangnya kamu sudah gak mau pakai sepeda lagi nda?" tanya Lina.
"Sepertinya enggak ah, takut terjatuh lagi." jawabku.
"Trauma ya??" Lina menebak-nebak.
"Iya begitulah." aku menebak tebakannya Lina,tapi memang benar sih aku memang sedikit agak trauma juga.
__ADS_1
Setelah teman-teman semuanya sudah berada di kelas.Lalu, bel pun berbunyi tanda pelajaran akan segera dimulai.
Ketika aku mau menutup pintu,samar-samar aku melihat pak guru pelajaran pendidikan lingkungan hidup akan datang menuju ke arah kelasku.
Sepertinya akan menagih tugasku yang kemarin suruh mengumpulkan tanaman beserta potnya itu.
Makin mendekat, suara hentakan sepatu pun mulai terdengar dan benar saja, pak guru pun lalu masuk ke kelas.
"Selamat pagi murid-murid, maaf bapak mengganggu sebentar."
"Bapak hanya mau menagih tugas mengumpulkan tanaman bagi yang belum." lanjutnya lagi.
Amanda pun menuju ke depan meja guru sambil berkata "Pak, ini tugas saya,maaf kalau telat ya."
"Oh iya,bagus Amanda, terima kasih ya sudah mengumpulkan tugas."
"Iya pak sama-sama."
"Karena tugasnya sudah dikumpulkan, maka bapak pamit lagi ya."
"Iya pak silahkan."
Bapak guru pendidikan lingkungan hidup pun lalu keluar lagi menuju ruang kantornya.
Setelah bapak guru pendidikan lingkungan hidup itu keluar kelas, lalu tak lama kemudian, guru matematika pun datang ke kelas.
Meskipun Cici berucap pelan, tapi masih terdengar oleh pendengaranku.
Tak berapa lama, guru pun masuk kelas dan menyuruh Amanda untuk menulis soal-soal dari buku paket di papan tulis dan guru itu pun keluar kelas lagi karena sedang tidak enak badan katanya.
Makanya tugasnya diberikan kepada Amanda.Amanda pun lalu menuruti dan segera menulis soal-soal itu dipapan tulis.
Amanda berucap pada teman-temannya "Tolong kerjakan soal-soalnya semuanya,kalau ada kesulitan boleh menggunakan kalkulator tapi jangan berisik."
Serempak teman-teman yang lain menjawab "Baik Amanda siap kita kerjakan soal-soalnya sampai selesai."
Beberapa jam pun mulai berlalu, soal-soal dari buku paket yang ditulis dipapan tulis oleh Amanda pun telah selesai dikerjakan semua oleh teman-temannya yang lain.
Sekarang bel sudah berbunyi,waktunya istirahat pun sudah tiba dan Amanda kini menuju kantor guru untuk mengembalikan buku paket matematika kepada gurunya itu.
Ketika tiba di ruang kantor, ibu guru matematika sedang mau minum obat karena masih terasa pusing.
"Amanda, buku paketnya simpan saja di meja kerja ibu ya." perintah bu guru matematika itu.
"Iya bu, saya simpan di atas meja ya bukunya."
"Kalau begitu saya izin pamit dulu."
__ADS_1
"Iya Amanda,terima kasih banyak ya."
Amanda pun keluar dari ruang guru dan clingak clinguk di depan ruang guru itu mencari Lina.
Ternyata Lina ada di kantin sedang jajan, Amanda pun menuju kantin menyusul Lina.
Begitu sudah tiba di dekat Lina,Amanda pun mengagetkan Lina yang sedang jajan cilok.Alhasil ketika datang Amanda cilok yang sedang ditusuk pakai tusukan sate itu langsung terjatuh kebawah bergelinding.
"Yah,ciloknya malah bergelinding ke bawah,kaget tahu aku dikagetin kamu." ucap Lina dengan nada kesal dan seolah tak ikhlas ciloknya berkurang satu biji.
"Iya maaf, lagian tadi kamu malah ninggalin aku sih."
"Iya maaf nda aku lupa langsung pergi ke kantin aja tanpa menunggu kamu dulu."
"Iya..iya..gak apa-apa."
"Kamu gak jajan nda?"
"Jajan apa ya?"
"Banyak tuh berjejeran orang yang jualan."
"Ya sudah tunggu sebentar, aku mau jajan cireng isi dan air mineral aja deh."
"Ya udah, aku tunggu disini ya."
"Oke."
Amanda pun pergi ke arah orang yang jualan cireng gerobaknya warna warni.Dan dia pun jajan makanan yang terbuat dari tepung tapioka isi daging atau sosis lalu digoreng diminyak panas.
Sesudah mendapatkan jajanan itu, lagi Amanda pun menuju ke arah Lina lagi karena Lina sedang menunggu dibawah pohon mahoni itu.Menunggu Amanda selesai jajannya.
Ketika sudah sampai ditempat Lina itu sedang berdiri kedatangan Amanda, lalu Amanda pun segera mengajaknya menuju kelas saja jangan kelamaan di kantin nanti banyak tergoda ingin jajan ini itu.
"Lin, ke kelas yuk kita ngobrol-ngobrolnya dikelas aja."
"Ya udah ayo, kamu udah kan jajannya? Gak ingin nambah lagi?"
"Udah ah cukup kayaknya."
"Oke kita masuk kelas."
Aku dan Lina lalu berjalan menuju kelas,cuaca hari itu sangat menyengat panas jadi aku dan Lina berjalannya melewati ruangan kelas-kelas bukan melewati taman dan kolam kecil.
Sesudah melewati ruangan kelas yang berjajar lalu kita berdua pun telah sampai di kelas.
Kita berdua habiskan dulu jajanannya diluar lalu setelah jajanannya habis kita pun segera masuk ke kelas.
__ADS_1
Suka dirampas soalnya kalau ada yang ketahuan membawa jajanan ke dalam kelas, bekas pembungkusnya suka dibuang sembarangan ke kolong bangku.