Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin
Pulang Bareng Deva


__ADS_3

Setelah beres pembelajaran,jam satu waktunya kelas bubar.Biasanya waktu masih kelas sepuluh Amanda suka pulang bareng Lina sahabatnya, namun sekarang karena Lina berada di kelas sebelah dan kelas sebelah sudah bubar duluan otomatis Lina pun sudah pulang duluan.


Amanda pun berjalan dari kelas menuju ke gerbang sekolah sendirian.Ketika sedang berjalan itu, Deva pun muncul dan menawarkan untuk pulang bareng dengan kendaraan roda duanya.


"Amanda,ayo pulang bareng." teriak Deva waktu berada di parkiran.


Amanda yang sedang lewat itu hanya melirik sekilas ke arah Deva.


"Ayo Amanda,aku yang ngajak kok daripada pulang sendirian." lanjut Deva lagi.


Akhirnya Amanda pun menerima tawaran dari Deva tersebut.


Dan Amanda pun menaiki kendaraan roda dua milik Deva.


Ditengah perjalanan, Deva mengajak Amanda untuk mampir dulu ke kedai bakso.


"Amanda, aku lapar nih perutku sakit,kita mampir dulu yuk ke kedai bakso."


"Tapi??"


"Ayolah,nanti aku traktir deh Amanda."


"Ya udah ayo."


Kendaraan roda dua yang dikendarai Deva pun kini masuk ke lahan parkir kedai bakso tersebut.


Kendaraan sudah terparkir, lalu Deva dan Amanda pun memasuki kedai itu melalui pintu depan.Dilihat-lihatnya ada meja kosong dua,Deva pun lalu mengajak Amanda untuk menempati meja yang ditengah-tengah supaya dekat dengan pintu dan sekalian Deva memantau kendaraan roda duanya yang berada di parkiran.


Tak berselang lama, lalu pelayan kedai pun datang menghampiri keduanya dan pelayan itu menanyakan apa yang hendak aku dan Deva akan pesan.


"Permisi mas dan mbak,mau pesan apa?" tanya pelayan itu.


"Kak,disini menu mie baksonya ada yang gimana aja?" tanya Deva.


"Disini yang paling laris ada bakso beranak didalamnya ada bakso kecil-kecil dan memakai cabai rawit,ada pula bakso lobster yang asli pakai lobster laut juga ada lagi bakso kerikil bakso yang kecil-kecil."


"Mas dan Mbaknya mau pesan yang mana?" tanya pelayan lagi.


"Kamu mau yang mana nda?" tanya Deva.


"Aku..hmm..yang mana ya?bakso kerikil aja deh."


"Yakin cuma itu?"


"Iya itu aja."


"Baiklah kalau gitu."


"Kak,aku pesan bakso lobster 1porsi,bakso kerikilnya 1porsi."

__ADS_1


"Minumnya apa mas dan mbak?"


"Minumnya teh botol saja 2."


"Oke,sebentar ya mau dibuatkan dulu,mohon ditunggu."


"Iya kak silahkan."


Pelayan itu pun menghampiri ownernya menuju ke gerobak baksonya yang sedang meracik dan membuat beberapa porsi bakso pesanan konsumennya.Pelayan yang tadi lalu memberitahu ownernya untuk dibuatkan dua porsi bakso pesanan Deva dan pelayan itu menuju ke lemari pendingin untuk mengambil dua botol teh manis.


Setelah pesanan Deva itu selesai dibuatkan, lalu pelayan itu kembali menuju meja yang ditempati Deva sambil membawa nampan berisi dua mangkok bakso lobster dan bakso kerikil serta dua botol teh manis.


Begitu pelayan itu sampai meja yang ditempati Deva,pelayan tersebut menyajikan pesanan ke atas meja.


"Silahkan,pesanannya sudah tersedia."


"Terima kasih kak."


"Sama-sama mas dan mbak,kalau begitu saya menuju ke dalam lagi,mari.."


Setelah pelayan itu kembali menuju dapur produksinya,Deva dan Amanda pun lalu memakan bakso tersebut.


Ketika sedang makan,Amanda pun celetuk kepada Deva karena merasa heran."Dev,kamu lapar apa doyan?pesannya ngalahin ibu-ibu porsi banyak begitu."


Mendengar celetukan Amanda begitu, Deva hanya tersenyum dan berkata "Aku lapar banget ini, dari tadi sebenarnya sudah perih perut cuma aku tahan."


"Oh begitu Dev."


"Iya Dev akan aku habiskan,baksonya kecil-kecil sengaja aku pesan yang porsi kecil supaya aku makan dan tidak kekenyangan."


"Sip."


Amanda dan Deva pun lalu menghabiskan bakso itu dengan lahap.Kebetulan cuaca diluar sedang agak panas sehingga cocok mereka menyantap yang berkuah pedas.


"Amanda, setelah ini kamu mau kemana?biar aku antar?"


"Pulang lah Deva,kemana lagi?"


"Gak main dulu kemana gitu."


"Enggak ah,mamahku suka ngomel kalau aku main dulu apalagi pulang telat."


"Ya sudah kalau gitu, aku antar sampai ke rumah ya."


"Iya Dev."


Setelah beres makan bakso di kedai, lalu Deva mengajaknya untuk pulang menuju ke rumah.


"Ayo Amanda kita pulang nanti mamahmu marah."

__ADS_1


"Iya ayo Dev,helmnya mana?"


"Ini helmnya kamu pakai sendiri ya,aku mau ke parkiran dulu mau manasin motornya."


Mereka berdua pun bergegas meninggalkan kedai bakso dan segera menaiki kendaraan roda duanya.


Beberapa menit kemudian,kendaraan roda dua milik Deva yang dikendarai Deva dan ditumpangi Amanda itu sampai juga menuju rumahnya Amanda.


Terlihat di depan rumah seperti biasa sedang ada mamahnya Amanda menunggu jualan asinan buahnya.


Amanda pun turun dari kendaraan roda dua milik Deva tersebut dan segera menghampiri mamahnya kemudian menyapa mamahnya yang sedang duduk itu.


"Asalamualaikum mah."


"Waalaikumsalam Amanda, kemana saja baru pulang jam segini?"


"Ini mah tadi Deva ngajak dulu makan bakso di kedai yang dekat persimpangan itu."


Lalu, Deva pun turun dari motornya dan menghampiri mamahnya Amanda niat hati mau menjelaskan kenapa Amanda bisa telat pulang ke rumah.


"Asalamualaikum tante, maaf ya aku tadi ngajak Amanda dan pulangnya jadi telat."


"Oh iya,tante kira Amanda kemana dulu."


"Iya tante sekali lagi maaf banget,tapi ini aku bawain juga tante bakso buat tante."


"Aduh,repot-repot amat nak Deva."


"Gak apa-apa tante,cuma sesekali kok gak sering juga."


"Terima kasih ya nak Deva,sepertinya enak ini baksonya,tante cicipi dulu ya."


"Iya tante sama-sama,silahkan tante."


"Sampai lupa,tante tidak nyuruh masuk ke dalam rumah,silahkan masuk ke dalam nak Deva."


"Terima kasih tante,tapi aku harus pulang juga ke rumah."


"Kok buru-buru nak Deva,gak minum dulu didalam?"


"Gak usah tante,ini buru-buru juga soalnya kendaraannya mau dipakai."


"Ya sudah kalau gitu,terima kasih ya nak Deva sudah mengantar Amanda."


"Iya tante,kalau begitu aku pamit dulu ya tante, Asalamualaikum."


"Waalaikumsalam,hati-hati ya nak Deva di jalannya."


Deva pun merespon dengan menganggukan kepalanya.Kendaraan roda dua yang Deva kendarai lalu berputar arah menuju jalan raya.Setelah dari jalan raya lalu lurus mengikuti arah jalan,kira-kira seratus meter lalu belok ke arah kiri lurus saja mengikuti jalan hingga akhirnya sampai juga di rumahnya Deva yang dindingnya bercat hijau dan dikelilingi pot tanaman bunga dan pohon buah-buahan seperti mangga dan apel serta tanaman bonsai yang lainnya karena ibunya ini pecinta tanaman jadi rumahnya terlihat menambah keasrian dan menyejukan disekitarnya.

__ADS_1


Semakin betah penghuninya mendiami tempat tersebut karena sangat sejuk tidak gersang karena telah ditumbuhi banyak tanaman.


__ADS_2