
Setelah semua pelajaran telah selesai,sekitar pukul satu siang semua siswa di sekolah itu sudah mulai pulang ke rumahnya masing-masing.
Amanda hari ini ditemani Lidya sekalian Lidya menuju pulang ke rumahnya akan menjenguk Lina sahabat Amanda.
Lidya,sudah berada didepan kelas Amanda karena Lidya pulang cepat waktu tadi pelajaran yang dibahas tidak banyak makanya Lidya cepat pulang.
Setelah menunggu selama tujuh menit,Amanda pun akhirnya keluar kelas dan menemui Lidya.
"Hai Lid,kamu sudah lama menunggu?" tanya Amanda begitu keluar dari kelas.
"Hai juga Amanda,gak juga baru sekitar tujuh menit kok." jawab Lidya.
"Maaf ya lama,aku banyak tugas tadi jadi pulangnya lambat." ucap Amanda karena merasa tidak enak hati.
"Iya,gak apa-apa kok santai saja,yuk berangkat sekarang." ajak Lidya kemudian sambil berjalan kearah gerbang sekolah.
"Kita kesana naik apa Lid?" tanya Amanda begitu sampai di depan gerbang sekolah.
"Kita naik angkot ya,kalau naik ojek mahal soalnya." jawab Lidya.
"Oke Lid,oiya sebentar ya aku mau ke toko dulu." Amanda menyetujui saran Lidya itu sembari Amanda izin ke toko sembako dan jajanan dipinggir sekolah itu.
"Iya sok,aku tunggu disini ya gak akan ikut ke toko.Nanti kalau sudah kesini lagi ya Amanda."
"Oke siap,sebentar ya, kamu jangan tinggalin aku."
__ADS_1
"Iya Amanda aku akan menunggu kamu disini dan gak akan kemana-mana kok."
Amanda pun lalu berjalan ke arah toko yang buka dipinggir sekolah itu,lalu Amanda mengambil roti tawar beserta margarin dan coklat mesisnya.
Setelah dirasa cukup belanjaannya,Amanda pun membayar barang belanjaan tersebut ke pemilik tokonya.
"Ini cuma tiga macam aja neng?" tanya pemilik toko sekaligus kasir tersebut.
"Iya Bu,cuma tiga macam aja." jawab Amanda.
"Buat neng dimakan sendiri ya?" tanya pemilik toko itu lagi.
"Oh tidak Bu,itu buat oleh-oleh soalnya saya mau menjenguk teman yang sedang sakit,malu kalau tidak bawa apa-apa makanya saya bawa roti aja." jawab Amanda kemudian.
"Memangnya siapa yang sakit?" tanya pemilik toko itu lagi semakin penasaran.
"Oh yang sakit neng Lina ya?pantesan sudah beberapa hari ini ibu jarang lihat dia berangkat ke sekolah,rupanya sedang sakit." ucap pemilik toko tersebut.
"Iya bu,oh iya kebanyakan ngobrol jadi lupa totalnya jadi berapa ya Bu?biar saya langsung bayar."
"Eh,iya maaf ya ibu malah ngajak ngobrol dulu jadinya lupa mau totalan."
"Semuanya jadi tiga puluh ribu neng." lanjut pemilik toko itu sambil menghitung menggunakan kalkulator.
"Ini Bu uangnya pas ya."
__ADS_1
"Iya neng pas,terima kasih ya."
"Iya ibu sama-sama,kalau gitu saya pamit dulu ya."
"Iya neng silahkan."
Setelah keluar dari toko,lalu Amanda pun berjalan kembali menuju arah Lidya sedang berdiri menunggu angkot yang lewat.
"Sudah Amanda belanjanya?" tanya Lidya begitu Amanda sampai ditempat Lidya berdiri dibawah pohon.
"Sudah Lid,ayo Lid kita berangkat sekarang,sudah lewat kah angkotnya?" jawab Amanda sambil mengajaknya Lidya untuk segera berangkat.
"Nah,itu angkotnya lewat,yuk Amanda kita naik ke angkot."
Lidya dan Amanda pun segera masuk ke dalam angkot begitu angkotnya lewat.Sebenarnya sudah dari tadi banyak yang lewat cuma Amanda masih di toko jadi Lidya berusaha untuk sabar menunggu Amanda keluar dari toko terlebih dahulu.
Butuh sekitar sepuluh menit untuk sampai ke daerah tempat dimana rumah Lina dan Lidya berada.
Setelah sampai menuju tempat tujuan,Amanda dan Lidya pun turun dari angkot lalu membayar ongkosnya kepada supir angkot.
Setelah membayar lalu Amanda dan Lidya pun berjalan sebentar ke arah menuju gank yang tidak jauh dari jalan raya.
Tidak berapa lama,lalu mereka berdua pun tiba di tempat yang dituju.
Karena tadi Amanda melihat ibunya Lina didepan rumahnya,jadi Lidya izin untuk pulang terlebih dahulu karena kebetulan jarak rumah Lidya dan Lina berdekatan.
__ADS_1
Sementara Amanda langsung menuju rumah Lina yang bercat hijau itu.