Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin
Lina Bangun Tidur


__ADS_3

Setelah Lidya pulang ke rumahnya dan Amanda juga sudah berada diangkot untuk segera menuju pulang ke rumahnya.Lina lalu bangun dari tidurnya dan langsung menanyakan kepada ibunya tentang apa yang terjadi tadi sewaktu Lina masih tertidur pulas.


"Bu,tadi seperti ada orang ke rumah, siapa ya Bu?" tanya Lina penasaran.


"Oh tadi ada Lidya dan Amanda datang kesini,mereka temanmu kan?" ibunya Lina berbalik nanya.


"Oh,iya bu itu semua memang temanku,kenapa ibu gak bangunin aku?" tanya Lina lagi.


"Ibu tak tega bangunkanmu,kamu tadi tidur pulas sekali sehabis minum obat."


"Ya sudah deh kalau gitu."


"Iya,tapi mereka berdua menitipkan salam buat kamu kok."


"Iya bu,syukurlah kalau mereka menengok kesini aku jadi senang."


"Iya,ya sudah sekarang mandi dulu sana,terus nanti beres mandi kamu makan rotinya." suruh ibunya Lina.


"Roti dari siapa Bu?" tanya Lina.


"Itu tadi Lidya dan Amanda membawa roti tawar beserta coklat mesis."


"Duh,jadi ngerepotin,padahal kesini ya kesini aja Bu,gak usah bawa yang macam-macam."

__ADS_1


"Tadi juga ibu bilang begitu,tapi mereka jawabnya tidak apa-apa mumpung ada rezeki,tidak setiap hari ini bertamu."


"Teman-temanmu baik ya." lanjut ibunya Lina lagi.


Disaat Lina sedang mandi dan ibunya sedang menyapu seluruh ruangan di rumahnya,bapaknya Lina pun pulang dari tempat kerjanya dan terlihat membawa beberapa kantong kresek berwarna hitam ada yang besar dan ada pula yang kecil.


Bapak Lina pun mengetuk pintu dan sembari mengucapkan salam.


Tok..Tok..


pintu pun diketuk.


"Iya,sebentar ini mau dibukakan pintu." teriak ibunya Lina dari dalam rumah.


Begitu ibunya Lina sampai didepan pintu,lalu ibunya Lina pun membuka pintu yang masih dikunci.


"Iya bu sudah pulang,hari ini lumayan kerjanya tidak banyak. Jadi,lumayan bisa pulang sore."


"Iya,mau makan dulu atau mandi pak?" tanya ibunya Lina sekaligus istrinya.


"Mandi dulu aja ya,ini badan sudah lengket dan bau keringat."


"Ya sok,ibu mau siapin makanannya kalau begitu."

__ADS_1


"Ya Bu siap."


Setelah istrinya pergi ke dapur,dia menuju ke kamar mandi untuk mandi.Tak membutuhkan waktu lama untuk mandi,kini makanan pun sudah tersedia di meja makan.


Mandi dan ganti baju sudah selesai,bapaknya Lina pun segera menuju ke ruang makan disusul dengan Lina yang berjalan agak sempoyongan karena masih lemas.


Terlihat oleh bapaknya Lina,lalu beliau pun bertanya "Lina,apakah masih sakit?" dan Amanda pun lalu bertanya "Iya pak masih sedikit lagi."


"Obatnya sudah diminum belum?" bapaknya Lina bertanya lagi.


"Sudah pak tadi,tapi efeknya malah ngantuk jadi tadi sempat ketiduran."


Iya sudah kalau gitu,tidur lagi aja." perintah bapaknya Lia.


"Enggak ah pak,terlalu banyak tidur makan semakin sakit lagi ini."


"Iya udah,sini makan bareng bapak,pasti tadi makan sedikit atau belum makan sama sekali."


"Iya sok duluan aja pak,nanti aku nyusul..aku mau nonton televisi dulu."


"Oke kalau gitu."


Bapaknya Lina pun berada di ruangan tempat makan,Beliau sudah menyiuk nasi dan berbagai macam makanan pendampingnya.

__ADS_1


Sementara Lina,langsung menuju ke ruangan keluarga yang terdapat televisi tempat dimana semua keluarga kumpul disana.


Lina mencari acara televisi di chanel televisi menggunakan remot,apapun dicari tapi hasilnya malah acara sinetron.Lina pun terus mencari chanell dengan remot dan jadilah yang ditontonnya acara musik remaja yang dipandu host terkenal.Tapi,kalau terus-menerus seperti ini Lina merasa jenuh juga dan ingin buru-buru sekolah supaya bisa bertemu dengan teman-temannya,bisa mengerjakan tugas dan yang terpenting tidak absen dari sekolahnya supaya materi pelajarannya tidak banyak yang ketinggalan.


__ADS_2