Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin
Deva ke rumah


__ADS_3

Sore harinya ketika sudah pulang dari berkebun, Deva pun datang ke rumahku.


Yang berada di halaman depan kebetulan mamahku yang sedang beberes perabot bekas jualan asinan buah tadi siang.


Deva pun menyapa sambil bertanya mamahku "Asalamualaikum,sore tante Amandanya ada?"


"waalaikumsalam,nak Deva Amandanya lagi di dalam rumah baru saja pulang berkebun sama bibinya."


"Oh gitu ya tante."


"Iya,ada apa ya nak Deva tumben?"


"Tadinya mau ngajak Amanda nonton olahraga pencak silat di gedung GGM tante."


"Oh iya, ya sudah tante ke dalam dulu ya mau panggilkan Amanda dulu barangkali mau ikut nonton."


"Silahkan tante."


"Tunggu ya nak Deva,silahkan dusk dulu ya sebentar."


"Oke siap tante."


Mamahnya Amanda pun berjalan dan masuk ke dalam rumah.Ketika mamah Amanda masuk ke rumah, nampak sudah ada Amanda dibalik pintu.Amanda pun bertanya "Mamah tadi ngobrol sama siapa?"


Mamahnya Amanda pun menjawab sambil merasa kaget "Itu nda temanmu si Deva berkunjung ke rumah, temuin sana Nda."


"Ada apa ya?"


"Katanya mau ngajakin kamu nonton lebih jelasnya tanyakan saja sama orangnya, mumpung masih ada tuh."


"Ya sudah Amanda ke depan dulu ya mah."


"Iya."


Amanda pun berjalan menuju ke depan halaman rumahnya untuk menemui Deva yang sedang duduk di kursi tempat orang-orang yang membeli asinan buah biasa menunggu antrian.


Sesampainya di halaman depan, Amanda lalu menyapa Deva "Hai Dev."


"Iya Amanda."


"Sudah lama menunggu?"


"Lumayan,tadi sempat ngobrol dulu sama mamah kamu."


"Ada apa Dev?tumben ke rumah."


"Aku mau ngajakin nonton pencak silat di gedung GGM perguruan silatnya kakek aku yang bertanding."


"Kapan Dev?"


"Sekarang, kamu mau ikut nonton gak?kalau enggak ya gak apa-apa aku mau pulang lagi."


"Eh bentar Dev, aku mau nonton, aku siap-siap dulu ya ambil tas sama sendal."


"Iya Amanda aku tunggu disini."


Amanda pun segera menuju ke dalam rumah kembali untuk mengambil tas dan sandal tepleknya.


Dari arah ruangan tengah mamah Amanda muncul lalu bertanya "Amanda mau kemana?"


"Eh mamah, aku mau nonton silat di gedung GGM boleh ya?"

__ADS_1


"Sama Deva?"


"Iya mah sama dia, sama siapa lagi."


"Ya sudah kalau mau pergi hati-hati ya,pulangnya jangan terlalu sore, usahakan sebelum magrib sudah sampai rumah."


"Iya mah."


Setelah meminta izin kepada mamahnya untuk diizinkan pergi bareng Deva, Amanda pun lalu menuju keluar menemui Deva yang sedang duduk dikursi di halaman depan dekat warung asinan buah yang mana kalau sudah sore warung asinan buahnya tutup.


Deva pun bertanya kepada Amanda begitu sampai di halaman depan.


"Gimana nda diizinin gak?"


"Diizinin kok, tapi pulangnya jangan terlalu sore katanya." jawabku.


"Oke siap berangkat,kita nonton bareng."


"Iya,helmnya mana Dev?"


"Eh iya lupa,ini helmnya Amanda,pakai ya."


Amanda pun menerima helm Deva yang diberikan kepada Amanda untuk segera dipakai.


"Sudah siap nda?" tanya Deva sekali lagi untuk memastikan.


"Sudah siap Dev."


"Oke, kalau butuh pegangan jangan sungkan ya, pegangan aja pundak aku atau pinggang aku." ucap Deva menawarkan diri.


"Kenapa gitu Dev harus pegangan?"


"Supaya gak jatuh ke aspal Amanda."


Aku dan Deva pun bergegas menuju gedung GGM dimana pertandingan silat itu sedang berlangsung.


Sesampainya di gedung GGM, nampak sudah banyak orang yang sudah memasuki area pertandingan pencak silat itu.


"Penuh juga ya Dev,jadi bingung mau duduk dimana."


"Alhamdulilah nda artinya banyak yang bilang perguruan silat punya kakek aku bagus cara mendidik dan melatihnya.


"Ya syukurlah kalau begitu,kita duduk disana aja ya dipojok biar sinar lampunya tidak terlalu terang."


"Iya ayo kita menuju kesana,kita langsung duduk."


Aku dan Deva pun memilih tempat duduk yang tidak terlalu depan supaya sinarnya tidak terlalu menyoroti mata.


Pertandingan pun akan segera dimulai, para penonton mulai bersorak dan ada pula yang bertepuk tangan.


Aku dan Deva lalu duduk ditempat yang tidak terlalu depan.Biarpun agak belakang duduknya yang pasti masih terlihat.


Peetandingan silat antar kota itu berlangsung hingga dua jam.


Ketika waktu akan memasuki waktu magrib,Amanda ngajak pulang karena pesan mamahnya jangan pulang terlalu sore.


Deva pun menyetujuinya, Amanda pun akhirnya diantarkan kembali menuju rumahnya.


Beberapa menit kemudian, Deva pun telah sampai mengantarkan Amanda menuju rumahnya.


"Sudah sampai nda menuju rumahmu."

__ADS_1


"Iya Dev, aku turun ya.Oh iya, kamu mau mampir dulu gak kerumah?"


"Iya Nda terima kasih banyak, kalau gitu aku langsung pulang aja,nanti lagi aja mampirnya."


"Ya sudah kalau gitu, sekali lagi terima kasih udah anterin aku pulang."


"Iya nda sama-sama aku pulang dulu ya."


"Iya Dev."


Deva pun pulang dan kendaraan roda duanya putar arah kembali menuju jalanan.Sementara Amanda sudah sampai di rumah sebelum bapaknya pulang dari pabrik.


Karena hari ini bapaknya ada lemburan di pabriknya, dan pulangnya sesudah magrib.


Amanda lalu membuka pintu


Ceklek


"Asalamualaikum." sapa Amanda begitu memasuki rumah.


"Waalaikumsalam." jawab mamahnya Amanda keluar dari kamar.


"Sudah pulang nda?" tanya mamahnya kemudian.


"Sudah mah barusan banget."


"Deva nya mana?tidak diajak masuk ke dalam."


"Deva sudah pulang lagi mah,tadi aku ajak ke dalam rumah gak mau mampir, sudah sore katanya nanti lagi kapan-kapan."


"Oh,ya sudah kalau gitu, kamu cepat ambil wudhu ya sebentar lagi mau magrib."


"Iya mah."


Amanda pun berjalan menuju kamar mandi yang terdapat pancuran dari keran.


Amanda suka berwudhu disitu lebih praktis tinggal putar saja kerannya air pun lalu mengalir.


Tak berapa lama, Amanda pun sudah selesai berwudhu.


Ketika akan memasuki kamar untuk mengambil mukena, bapaknya pun pulang kerja dari pabrik.


Amanda kemudian bertanya kepada bapaknya "Pak, mau sholat berjamaah atau sendiri-sendiri dulu?"


Lalu bapaknya pun menjawab pertanyaan dari Amanda itu "Sementara sendiri-sendiri dulu saja ya, nanti lagi berjamaahnya,bapak capek mau mandi dulu."


"Oh ya sudah kalau begitu,Amanda ke kamar aja."


Amanda pun lalu menuju kamarnya tidak jadi ke ruang tengah.Dan Amanda melakukan ibadah sholat magrib di kamarnya saja.


Sesudah melaksanakan sholat magrib, lalu Amanda pun rebahan diatas tempat tidurnya karena dia merasa lelah.


Tak terasa Amanda ketiduran,Amanda terbangun karena dibangunkan mamahnya untuk jaga rumah.Karena seperti biasa mamahnya dan bapaknya Amanda akan pergi ke pasar belanja bahan asinan buah untuk jualan besok.


"Amanda,tolong jaga rumah dulu ya sebentar."


"Iya mah."


"Mamah mau belanja bahan untuk besok,kamu jangan kemana-mana di rumah saja."


"Iya."

__ADS_1


Mamahnya dan bapaknya pun pergi dengan menggunakan kendaraan roda dua menuju pasar.


__ADS_2