Mengejar Gadis Dingin

Mengejar Gadis Dingin
Tugas Membuat Artikel


__ADS_3

Siang harinya, sebelum pulang kerumah kita mampir dulu ke warnet untuk mencari bahan berita untuk dibuatkan artikel.


Pada waktu itu, masih jaman-jamannya warnet ada di sepanjang jalan.Karena aku belum paham mengenai internet ini, akhirnya aku meminta Deva untuk membimbing aku membuka internet seperti searching google dan membuat e-mail.


Aku mengajak Deva untuk menuju ke warnet yang merupakan langganan Deva bermain game online.


"Dev, antar ke warnet yuk sekalian ajari aku cara pengoperasian komputer gimana?cara browsing internet dan cara bikin email gimana?"


"Oke, nanti siang ya pulang sekolah ke warnet langgananku di pinggir sekolah."


"Iya deh, tapi janji ya ajarin aku sampai bisa."


"Iya, oiya nanti kamu ke warnetnya bareng Lina atau sendiri?"


"Sendiri Dev, soalnya Lina mau ke warnet dekat rumah saja katanya."


"Ya sudah kalau gitu nanti tunggu aku di gerbang sekolah."


"Iya, nanti aku tunggu kamu di depan gerbang."


"Kamu gak bawa sepeda kan ke sekolah?"


"Enggak kok gak bawa, tiap sekolah aja sekarang nebeng bapak."


"Yasudah kalau gitu, nanti sekalian aku antarkan pulang ya?"


"Iya boleh deh Dev, terima kasih ya."


"Iya sama-sama."


Beberapa menit kemudian, ketika aku sudah berada di depan gerbang sekolah.Deva pun muncul dari parkiran sekolah dan selanjutnya mengajak aku untuk menuju ke warnet langganannya.


"Yu nda naik motorku." ajak Deva.


Aku lalu naik motornya Deva, meskipun jaraknya dekat cuma terhalang oleh beberapa bangunan tapi bolehlah dibonceng naik motor sekali-kali sama Deva.


Kita pun akhirnya sudah sampai di warnet langganannya Deva.


Deva pun langsung menuju ke ruang operator warnet menanyakan apa ada komputer yang kosong atau enggak.


Kebetulan, di warnet itu ada yang akan keluar satu orang karena jam mainnya sudah habis.Setelah orang itu keluar, aku dan Deva segera memasuki ruang komputer yang diberi nomor dua.


Begitu masuk ruangan, aku bingung menyalakan komputernya bagaimana.Karena waktu masih di Smp jarang praktek, gurunya hanya memberikan materi teori saja.Jadi sampai sma aku jadi gaptek alias gagap teknologi.


"Dev, ini gimana cara nyalain komputernya?" tanyaku.


"Kamu gak bisa emangnya nda?"


"Aku bertanya juga karena aku gak bisa Dev."

__ADS_1


"Ya ampun, tinggal tekan tombol on di cpu terus tekan lagi tombol on di layar monitor."


"Gini Dev?" sambil mempraktekan intruksi dari Deva.


"Nah, itu bisa."


"Terus cara mencari informasi lewat internet gimana?"


"Caranya klik ikon mozila firefox atau opera mini."


"Terus?"


"Lalu, sesudah diklik nanti akan muncul layar kan terus nanti tinggal ketik dikolom pencarian apa yang akan dicari judul artikel atau nama artis misalnya nanti setelah tekan enter akan muncul semua informasi yang dibutuhkan."


"Aku praktekan ya,begini kan?" tanya Amanda sambil mengikuti intruksi Deva tadi."


"Nah, itu bisa gampang kok."


"Oh iya-iya, ngerti sekarang terima kasih ya."


Deva dan Amanda pun mencari bahan berita untuk tugas artikel itu.Begitu beritanya ada, langsung saja dipindahkan ke dalam dokumen microsoft word setelah dipindahkan lalu disave ke dalam disket dan ketika mau di print tinggal kasihkan saja disketnya ke operator warnetnya.


"Terus cara membuat akun e-mail bagaimana Dev?"


"Nah,kalau cara membuat akun e-mail adalah searching dulu dikolom pencarian yahoo.com nah,setelah terbuka situsnya ada tuh nanti daftar akun.Nanti kamu tinggal klik daftar akun terus isi formnya setelah jadi akunnya sudah bisa digunakan."


"Oh,begitu ya cara-caranya, terimakasih ya Dev."


"Oh ya sudah kalau mau main,ya main aja aku tunggu diluar ya soalnya didalam gerah dan bau asap rokok."


"Iya sudah deh jangan kemana-mana tapi ya."


"Iya."


Satu jam telah berlalu berada di warnet, lalu Amanda pun mengajaknya untuk pulang karena takut dimarahi mamahnya kalau pulang telat.Meskipun tadi sempat ngabari lewat handphone layar kecil, mamahnya Amanda khawatir bukannya ngerjakan tugas malah keluyuran gak jelas.


Deva pun menyutujui ajakan Amanda untuk pulang meskipun Deva masih betah berada di warnet karena sedang main game online.


Tapi Deva memberi syarat katanya harus pulang diantar sama dia.


"Ayo Dev pulang yuk." ajak Amanda begitu berada di komputernya Deva yang sedang dipakai main game online.


"Ya udah yuk kita pulang,tapi pulangnya aku antar ke rumah ya supaya tidak dimarahi."


"Iya ayo kita pulang."


"Pakai helmnya nih nda, nanti di jalur sana suka banyak raziaan coklat-coklat."


"Hah? coklat-coklat apaan?"

__ADS_1


"Polisi nda maksudnya."


"Oo." Amanda membentuk huruf O bibirnya.


***


Kendaraan roda dua milik Deva pun melaju menuju ke arahnya perumahan dimana rumah Amanda berada.Ada yang berbeda hari ini


dimana disepanjang jalanan terdapat kios dadakan pedagang nanas khas Subang.Deva pun menawarinya Amanda untuk membelinya.


"Nda,sepertinya itu nanas seger deh


kamu mau beli gak?"


"Boleh, tapi yang sudah di packing aja ya."


"Siap,aku beli tiga pack ya,  tenang aku yang bayar nda, soalnya kan tadi bayar sewa warnet dari kamu,jadi gantian ya."


"Oke Dev siap, terima kasih ya sebelumnya."


"Iya nda sama-sama, sebentar lagi nyampe menuju gerbang perumahan yang menuju ke rumahmu."


Beberapa menit kemudian, kendaraan roda dua milik Deva pun akan melewati gerbang perumahan dan Deva pun berhasil melewatinya.


Deva terus saja mengikuti arah jalan hingga akhirnya sampai ke rumahnya Amanda yang terdapat plang asinan buahnya.


Kendaraan roda dua milik Deva pun berhenti di depan rumah Amanda.


Deva pun turun dari kendaraannya dan menghampiri mamahnya Amanda untuk meminta maaf karena Amanda pulang telat.


Deva pun lalu menyapa mamahnya Amanda.


"Selamat siang tante, maaf ya Amanda pulangnya jadi telat ,tadi diajak ke warnet dulu ada tugas sekolah."


"Iya,siang juga, warnet apa dek?"


"Rental komputer gitulah tante."


"Oh ya sudah gak apa-apa,asalkan jangan keluyuran gak jelas saja."


"Kalau gitu aku pamit pulang dulu ya tante."


"Loh,kok buru-buru banget?"


"Iya,soalnya sama takut dicariin, ini motornya mau dipakai ayah soalnya."


"Oh ya sudah kalau gitu, terimakasih ya sebelumnya sudah mengantarkan Amanda pulang."


"Iya,sama-sama tante,mari tante pulang dulu ya."

__ADS_1


Deva pun lalu memutar arah kendaraan roda duanya menuju ke arah jalan raya dan kendaraan roda dua Deva pun langsung melaju menuju rumahnya yang berada tak jauh dari lapangan volly.


Beberapa menit kemudian, Deva pun telah sampai di rumahnya dan kendaraan roda duanya diparkir dihalaman depan karena akan segera dipakai oleh ayahnya ada keperluan dengan sesama rekan bisnisnya.


__ADS_2