
Sesudah memesan makanan kepada pelayan,lalu pelayan itu segera menuju ke dapur produksi untuk memberitahu koki untuk segera dibuatkan pesanannya.
Beberapa menit kemudian,makanan itu sudah matang dan akan siap untuk segera disajikan.Pelayan itu mendatangi saung tempat aku dan keluargaku lagi.
Pelayan itu lalu menyodorkan berbagai makanan dan minuman di atas meja disebuah saung itu sambil berkata "Silahkan dinikmati bapak dan ibu."
Bapaknya Amanda kemudian membalas perkataan pelayan tersebut "Terima kasih Teh,kalau begitu kita makan dulu."
Dibalas kembali oleh pelayan "Silahkan." disertai dengan Anggukan kepala.
Pelayan itu pun lalu kembali lagi menuju dapur produksi untuk mengantarkan pesanan yang lain.
"Duh pak menggoda sekali ini makanannya." ucap mamahnya Amanda.
"Jangan ngobrol terus,ayo kita makan mah." ucap bapaknya Amanda.
Lalu keluarga Amanda pun segera menyantap makanan yang tadi sudah diantarkan pelayan tersebut.
Tidak banyak ngobrol ketika makanan itu sudah berada di depan mata.Mereka terus saja mengunyah hingga makanan pun habis tak bersisa.Setelah makanan itu habis,lalu dilanjut minum juga minuman yang tadi telah dipesan.
Setelah semua makanan dan minumannya habis,lalu mereka segera meninggalkan saung tersebut karena akan dipakai kembali oleh pengunjung yang lain.Sementara,bapaknya Amanda menuju kasir terlebih dahulu untuk membayar makanan dan minuman yang tadi telah dipesan.
Amanda dan mamahnya tidak menunggu bapaknya dikasir,melainkan langsung menuju parkiran yang disediakan oleh restoran itu.Tidak berapa lama,bapaknya Amanda pun menyusul juga ke sebuah lahan parkiran.
Ketika sudah berkumpul berada disana, bapaknya Amanda lalu bertanya "Gimana sudah puas kan makanannya?"
Amanda dan mamahnya pun menjawab pertanyaan bapaknya dengan serempak "Alhamdulilah,puas banget pak dan bikin kenyang juga,terima kasih ya pak."
"Iya sama-sama,yang penting kalian bahagia,akan bapak lakukan demi kalian."
"Yuk kita pulang,hari sudah semakin sore nanti takut kemagriban dijalan dan takut mobilnya mau dipakai tetangga juga." ajak bapaknya Amanda kemudian.
Amanda dan mamahnya Amanda kemudian berjalan memasuki mobil yang disewanya dari tetangga itu satu persatu.
Setelah semuanya sudah benar-benar masuk ke dalam mobil,lalu mobil pun segera bergegas meninggalkan lahan parkir restoran itu dan kini mobil pun telah sampai dijalanan menuju arah pulang.
***
Beberapa menit kemudian,karena jarak restorannya dekat dengan lokasi perumahan.Hanya berjarak beberapa meter saja lalu mereka pun telah sampai juga menuju rumah di perumahan itu.
Amanda dan mamahnya segera turun dari dalam mobil dan segera membuka kunci pintu untuk memasuki rumahnya.Sementara,bapaknya Amanda terlihat menuju ke rumahnya tetangga untuk mengembalikan mobil yang telah disewa tadi.
__ADS_1
Amanda dan mamahnya setelah membuka pintu rumah, lalu segera memasuki rumah karena waktu sudah sore juga.Tidak baik terlalu lama nongkrong diluar.
"Alhamdulilah,kita sudah sampai juga di rumah." ucap mamahnya Amanda.
Kemudian mamahnya Amanda pun segera menyuruhnya untuk berwudhu "Amanda,wudhu dulu sana sebentar lagi masuk waktu magrib."
"Iya mah,kalau gitu Amanda ke kamar mandi duluan ya."
"Iya." jawab mamahnya Amanda.
Ketika Amanda sedang di dalam kamar mandi lalu terdengar bapaknya pulang dan memasuki rumah sambil mengucapkan salam "Asalamualaikum."
"Waalaikumsalam." dengan cepat salam itu dibalas oleh mamahnya Amanda.
"Gimana pak mobilnya sudah diantarkan kembali ke tetangga?" tanya mamah Amanda.
"Sudah mah,sudah diantarkan."
"Ya syukur."
Lalu, tak berapa lama, aku yang dari tadi di dalam kamar mandi lalu keluar juga dan akan menuju kamar untuk segera menunaikan ibadah sholat magrib di dalam kamar saja.
"Terima kasih ya pak,sudah ajak Amanda makan diluar,Amanda senang banget."
Lalu,tak berselang lama, bapaknya pun membalas ucapan Amanda itu "Iya,sama-sama Amanda,kalau bapak ada rezeki, bapak tidak akan pelit,tapi pasti akan mengajak kalian juga."
Hari sudah semakin malam,keluarga Amanda pun segera tertidur lelap karena merasa kelelahan.
Beberapa jam mereka tertidur lelap,lalu seperti biasa,pagi harinya mereka sudah bangun dan kembali dengan kesibukan masing-masing.
Mamahnya hari ini tidak jualan asinan buah dulu, karena semalam lupa tidak belanja bahan ke pasar.Sementara,Amanda dan bapaknya segera berangkat ke sekolahnya Amanda dan menuju ke tempat kerjanya setelah mengantarkan Amanda ke sekolahnya.
***
Sudah berada di sekolah,tetapi masih sepi belum banyak siswa yang berdatangan menuju ke sekolah.
Amanda pun menunggu dulu sebentar dan duduk dulu di depan kelasnya.
Kira-kira lima menit menunggu, Lina yang sekarang merupakan siswa di kelas sebelah pun akhirnya sudah datang juga.Aku pun lalu segera memanggil Lina yang baru saja sampai.
"Lin.." ucapku agak sedikit teriak.
__ADS_1
Lina pun menoleh kearahku dan segera menghampiriku yang sedang duduk.
"Iya,Amanda ada apa ya manggil Lina?"
"Lin,aku ada kabar gembira buat kamu."
"Apa nda?kabar gembira apa?"
"Begini, Ada kabar kalau di tempat bapakku bekerja sedang dibuka lowongan pekerjaan,kebetulan sebentar lagi puasa kan,pasti banyak dibutuhkan karyawan baru."
"Serius nda?"
"Iya,aku serius Lina masa aku bohong sih sama kamu."
"Alhamdulilah..kabar yang sangat bagus buat ayahku."
"Iya, makanya Cepat-cepat kirim lamaran kerja aja ke tempat bapakku kerja."
"Syarat berkas lamaran kerjanya apa aja nda?"
"Syaratnya mah biasa sih seperti surat lamaran ,daftar riwayat hidup sama poto copy dokumen pendukung yang lain."
"Oke Amanda,terima kasih ya informasinya,aku akan segera memberitahu ayahku ini."
"Iya Lin sama-sama,oiya kalau ayahmu pernah bekerja sebelumnya jangan lupa cantumkan dokumen pernah bekerja sebelumnya di perusahaan tersebut disebut apa ya namanya aku lupa."
"Paklaring nda."
"Nah,iya itu cantumkan surat itu Lin."
"Oke nda siap,sekali lagi terima kasih banyak ya sahabatku sudah memecahkan masalah aku ini,aku bersyukur memiliki kamu nda."
"Iya Lin,kita kan harus saling membantu kalau ada salah satu yang kesusahan,jangan mau enaknya aja,iya kan?"
"Iya nda,oiya sudah dulu ya ngobrolnya,aku mau masuk kelas dulu,nanti istirahat kita lanjutkan kembali."
"Iya Lin,aku juga mau masuk ke dalam kelas."
"Tuh,guruku mau menuju kesini." lanjut Amanda lagi.
Lina dan Amanda pun berjalan menuju ke kelasnya masing-masing,karena bel tanda masuk kelas baru saja berbunyi dan guru yang akan mengajar pun terlihat akan memasuki kelasnya masing-masing juga.Para siswa pun bersemangat untuk menyambut kedatangan guru ke dalam kelas dan akan mengajar di kelas itu dan segera untuk bersiap-siap untuk fokus memperhatikan pelajaran yang akan diterangkan oleh guru itu di dalam kelas seperti Amanda dan Lina di dalam kelas yang berbeda.
__ADS_1