
Hari ini sepulang sekolah, aku pergi ke toko bunga dan bibit tanaman.Dikarenakan aku diberi tugas oleh guru pendidikan lingkungan hidup untuk membawa tanaman beserta potnya.
Khusus untuk aku yang tidak masuk sekolah kemarin, maka tugas bawa tanamannya jadi besok.Aku pun lalu minta antar kepada Lina sahabatku
"Lin,antar aku dulu yuk." ajakku pada Lina.
"Antar kemana?" tanya Lina.
"Antar ke toko bibit tanaman."
"Oh, buat tugas Pendidikan Lingkungan Hidup ya?"
"Iya."
"Ayo,aku antar deh."
Aku dan Lina pun lalu menunggu angkutan umum di depan gerbang sekolah yang akan menuju melewati ke arah toko bibit tanaman.Sekitar lima menit berdiri didepan gerbang sekolah,akhirnya angkutan umum pun lewat juga.
Aku dan Lina lalu memberhentikan angkutan umum itu dan kita berdua segera naik ke angkutan umum itu yang penumpangnya tidak terlalu penuh.
Sepuluh menit kemudian, aku dan Lina telah sampai di toko bibit tanaman itu.Kemudian aku langsung memilih-milih bibit tanaman mana yang akan aku beli.
Ketika aku sedang memilih-milih,sang owner toko bibit tanaman itu kemudian menghampiri aku dan bertanya "Ada yang bisa dibantu dek?sedang cari tanaman apa?"
Aku langsung jawab pertanyaan owner toko itu karena aku merasa kebingungan juga kurang tahu tentang tanaman.
"Aku lagi cari tanaman yang bisa dirawat dan bisa ditanam dalam pot,tugas sekolah pak."
"Oh gitu, banyak sih dek tanamannya ada kaktus,lidah buaya,lidah mertua bahkan tanaman buah dalam pot juga ada tabulampot namanya."
"Gitu ya pak,terima kasih atas penjelasannya,kalau begitu aku mau beli tanaman ini saja ya pak lidah buaya." ucapku sambil memegang tanaman lidah buaya.
"Boleh,mau ambil berapa?"
"Satu aja pak."
"Temannya tidak dek?"
"Teman aku sudah tugasnya,giliran aku saja yang belum,kalau sama potnya jadi berapa?"
"Totalnya jadi enam puluh ribu dek."
__ADS_1
Aku pun lalu merogoh saku dulu,ketika sudah ada uangnya ditangan lalu aku menyodorkan uang itu kepada yang punya toko itu.
"Ini pak uangnya pas ya."
"Iya pas,terima kasih ya dek telah mengunjungi toko kami,kami nantikan kedatangannya kembali."
"Kalau begitu aku pamit ya pak,mari.."
Aku dan Lina lalu pulang, kita berdua pulang dengan arah yang berbeda jadi aku dan Lina naik angkutan umum yang berbeda.
Sebelum angkutan umumku datang,aku lalu mengucapkan terima kasih dulu kepada Lina yang telah mengantarkan aku ke tempat jual beli bibit tanaman ini.
"Terima kasih ya Lina,sudah mengantar aku kesini."
"Iya,sama-sama Amanda."
"Sampai jumpa di sekolah besok ya."
"Iya."
Lalu,beberapa detik kemudian angkutan umum yang menuju ke arah rumah Lina pun datang dan Lina pamit untuk pulang lebih dulu kepadaku.
"Oh iya sudah kalau gitu,hati-hati ya Lina dijalannya."
"Iya,kamu juga hati-hati ya."
Lalu Lina pun naik ke angkutan umum itu.Sedangkan aku masih berdiri didepan toko bibit tanaman menunggu angkutan umum yang menuju ke arahku itu datang.
Tak berapa lama, angkutan umum itu datang juga.Lalu aku segera menaiki angkutan umum karena langit diatas mulai mendung dan gelap pertanda akan mulai turun hujan.
Beberapa menit kemudian,setelah banyak melewati perumahan penduduk dan sekolahku,aku akhirnya sampai juga di depan perumahan tempat rumahku berada.Lalu aku turun dari mobil angkutan umum itu sambil membawa pot yang berisi tanaman lidah buaya.
Setelah turun dari mobil angkutan umum itu,lalu aku berjalan menuju rumahku dengan melewati beberapa blok diperumahan.
Hingga akhirnya, aku sampai juga menuju rumah.
Seperti biasa,didepan rumah sedang ada mamahku yang sedang menunggu bahan jualannya.
Aku masuk lewati pagar dan segera buka pintu pagar itu pintu pagar yang memanjang.
Biasanya pintu panjang pagar terbuka lebar, namun hari ini tidak karena katanya suka ada binatang peliharaan tetangga yang memasuki pekarangan dan pup sembarangan.
__ADS_1
Jadi,pagar itu tertutup,supaya orang-orang mudah menemukan warung asinan buah mamahku didepan pagar itu dipasang plang dan ditulisi warung asinan buah dengan font huruf yang lumayan besar dan mudah terbaca.
Begitu mamahku melihatku membawa jinjingan tanaman beserta potnya, lalu mamahku bertanya "Nda, itu tanaman siapa?"
"Eh,mamah Asalamualaikum mah, oh ini tadi Amanda beli dari toko bibit tanaman buat tugas besok."
"Waalaikumsalam."
"Ya sudah kalau gitu, dikira mamah tanaman siapa yang kamu bawa."
"Sekarang kamu ganti baju lalu makan jangan lupa sholat dzuhurnya ya."
"Sholat dzuhurnya sudah mah tadi di mushola sekolah."
"Ya sudah syukur,tinggal ganti baju dan makan siang aja sana."
"Iya mah,aku ke kamar dulu ya."
"Iya."
Lalu aku meninggalkan mamah dan aku lalu menuju ke kamarku yang berada diposisi kamar pertama.
Aku lalu ganti baju,seragamku aku gantung memakai hanger.Sesudah ganti baju aku lalu menuju ke ruang makan yang terdapat meja makan dan aku duduk di kursi meja makan itu sambil menikmati makanan buatan mamah.
Setelah beres makan siang,seperti biasa bekas piring dan gelas yang kotor aku cuci sendiri di tempat wastafel yang berada di ruang dapur.Sesudah aku makan lalu aku rebahan dulu sebentar menghilangkan rasa lelah dan rasa ngantuk.Ketika rasa lelah dan rasa ngantuknya hilang,Mamahku kemudian minta diantar ke pasar untuk membeli bahan buat jualan asinan buah seperti cabai rawit,gula,buah mangga muda,nanas,kedondong,jambu air dan jambu biji.
Tadinya mau belanja di seberang depan perumahan tapi kiosnya tutup pada hari itu.Jadi aku dan mamah memutuskan untuk belanja dipasar dengan naik angkutan umum.Karena hari ini bapak kerjanya akan lembur sampai malam jadi hari ini mamah belanjanya aku yang temani.
Sesudah beres belanja berbagai bahan untuk jualan asinan buah,kita pun segera pulang kembali menuju rumah karena hari mulai semakin sore dan sebentar lagi akan berkumandang.Karena kata orang tua zaman dulu pamali bagi orang-orang yang sudah mulai memasuki waktu magrib masih berkeliaran diluar rumah.
Akhirnya,setelah mobil angkutan umum yang melewati arah rumahku itu lewat di depan pasar,aku dan mamahku segera menaiki mobil angkutan umum itu.
Sepuluh menit kemudian,mobil angkutan umum itu sampai juga ditujuan depan gerbang perumahan yang menuju ke rumahku.
"Alhamdulilah sampai juga, kamu haus gak nda?" tanya mamahku waktu berjalan dengan melewati satu warung.
"Lumayan mah haus." jawabku.
"Ya sudah, kita mampir dulu ke warung yuk sambil beli minuman." ajak mamahku.
Aku dan mamah kemudian menuju ke warung itu.
__ADS_1