Menikah Dengan Dosen Killer

Menikah Dengan Dosen Killer
Bab 18


__ADS_3

Malam hari nya Hana dengan malas memakai baju yang sudah di siapkan oleh mama Rani karna sebentar lagi keluarga dari Regan akan datang,bahkan mama Rani menghias wajah nya agar kelihatan semakin cantik membuat nya risih karna ia tidak pernah memakai riasan.


"Memang harus pakai begituan ma"ucap Hana.


"Hmm anak gadis mama harus kelihatan berbeda malam ini"ucap mama Rani membuat Hana berdecih mendengar nya.


"Ayo turun mereka akan datang kita harus menyambut kedatangan mereka"ucap mama Rani setelah selesai merias Hana.


"Mama dan papa ajalah nanti kalau udah datang baru Hana turun"ucap Hana.


"Ehh kamu harus ikut mereka calon keluarga kamu nanti nya"ucap mama Rani.


"Terserah mama saja lah"ucap Hana memutar bola mata nya malas mengikuti mama Rani yang berjalan di depan nya.


Memang nya mereka raja apa harus di sambut segala,kalau mau datang ya masuk aja apa susah nya sih,batin Hana kesal.


Kedua wanita berbeda usia tersebut menghampiri papa Adit yang juga sudah rapi di sana. Tak lama terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah mereka papa Adit dan mama Rani membuka pintu menyambut kedatangan keluarga Regan beda hal nya dengan Hana yang sudah berlari ke dapur untuk mengindari kedatangan keluarga Regan.


"Akhir nya kalian sampai juga kami sudah menunggu kalian"ucap papa Adit memeluk sahabat nya tersebut.


"Hahaha kenapa harus di tunggu segala seperti pada siapa aja"ucap papa Danar.


"Ayo masuk"ajak papa Adit mempersilahkan tamu nya untuk masuk.


"Hana kemana ma"tanya papa Adit tak melihat Hana.


"Mungkin di dapur pa"ucap mama Rani yang juga heran kemana Hana pergi karna tadi masih ada di belakang nya.


"Mama panggilkan sana biar dia ikut bergabung dengan kita"ucap papa Adit.


"Iya pa"ucap mama Rani segera memanggil Hana yang berada di dapur.


"Kamu kenapa malah ada di sih"ucap mama Rani kesal menatap Hana yang duduk santai memakan kue.

__ADS_1


"Tadi nya Hana haus ma maka nya ke dapur dulu tapi malah melihat kue sekalian aja Hana makan dulu"ucap Hana beralasan.


"Kau ini,,ayo cepat ke sana papa udah menunggu"ucap mama Rani.


"Memang nya harus ikut ya ma kenapa gak para yang tua saja sih yang mengurus nya"ucap Hana.


"Gak usah banyak bicara ayo cepat"ucap mama Rani menarik tangan Hana.


"Iss iya ma lepaskan tangan ku dulu kenapa sih ma"ucap Hana.


"Diam kenapa sih kamu ni berisik sekali"ucap mama Rani menatap kesal ke arah Hana.


"Mama lagi datang tamu bulanan ya sensi banget"tanya Hana membuat mama Rani mendelik menatap putri nya tersebut yang di balas senyum manis oleh Hana.


Tiba di ruang tamu mereka menatap Hana yang begitu cantik begitu juga dengan Regan yang tak menyangka Hana secantik itu jika feminim karna biasa nya Hana terlihat tomboy karna selalu menggunakan celana dan kaos oplong namun berbeda sekarang ia menggunakan dres selutut.


"Hana cantik sekali sayang"ucap mama Ayu tersenyum lembut menatap Hana.


"Terimakasih tante"ucap Hana tersenyum tipis.


"Hana di sini saja tan"ucap Hana duduk di samping mama nya dari pada di dekat mama Ayu yang di samping nya ada Regan.


"Jadi bagaimana dengan perjodohan ini Dit"tanya papa Danar memastikan nya lagi.


"Kami setuju dan Hana juga sudah menerima nya"ucap papa Adit.


"Syukurlah jika begitu jadi kapan kita akan melakukan akad nikah nya"ucap papa Danar.


"Seperti yang sudah kita bicarakan sebelum nya dalam minggu ini kita akan melakukan nya,tidak perlu di perlambat lagi takut nya mereka akan berubah pikiran juga lagian niat baik harus cepat di lakukan bukan"ucap papa Adit.


"Kalau begitu kami akan mengatur nya dalam minggu ini mereka akan menikah"ucap papa Danar.


"Hana ingin pernikahan seperti apa sayang"tanya mama Ayu.

__ADS_1


"Gak perlu ada pesta segala tante cukup akad nikah saja Hana tidak mau banyak yang tahu tetang pernikahan ini karna usia Hana juga masih kecil belum lagi Hana mahasiswa pak Regan di kampus juga"ucap Hana membuat mereka terdiam mendengar nya.


"Baik lah kalau seperti itu mau mu"ucap Regan menatap Hana datar yang di balas tatapan tajam oleh Hana.


"Kalau seperti itu kemauan nak Hana tidak masalah jika kalian sudah siap untuk mengadakan pesta pernikahan kalian katakan saja kami akan mempersiapkan semua nya"ucap papa Danar di angguki Hana.


"Boleh saya bicara sebentar dengan Hana"ucap Regan.


"Silahkan nak"ucap papa Adit.


"Ayo bicara sebentar"ucap Regan pada Hana dan berdiri dari duduk nya melangkah menjauh dari yang lain di ikuti Hana dari belakang.


"Belok kanan"ucap Hana ketus agar Regan menuju taman belakang agar tak ada yang mendengar pembicaraan mereka.


Tiba di taman kedua nya duduk di kursi masing-masing yang meja menjadi pemisah nya,Hana masih saja menatap tajam Regan membuat Regan menghela nafas kesal di buat nya.


"Kenapa menatap ku seperti itu terus apa mata mu tidak lelah selalu menatap ku seperti itu"ucap Regan datar.


"Kenapa juga bapak harus menerima perjodohan ini sih bapak tahu kalau saya masih kecil begini bapak cari kek wanita yang usia nya sama dengan bapak atau setidak nya cari yang lain lah bukan saya"ucap Hana kesal.


"Saya malas mencari wanita karna mereka sudah merencanakan nya ya saya terima saja"ucap Regan santai.


"Begini saja pak kan masih rencana tuh bagaimana kalau saya carikan saja wanita lain yang akan menjadi istri bapak,kalau ada yang cocok menurut bapak kita tidak perlu menikah bapak bisa menikah dengan wanita itu"ucap Hana dengan ide konyol nya tak lupa senyum puas karna mendapatkan ide agar ia bebas dari pernikahan tersebut.


"Kamu pikir saya ini lelaki apa harus kamu carikan wanita untuk saya"ucap Regan menatap Hana tajam.


"Lelaki biasa lah pak lelaki apa lagi"sewot Hana membuat Regan menghelas nafas kasar mendengar nya.


"Bagaimana pak"ucap Hana lagi karna Regan diam saja.


"Apanya"ucap Regan.


"Ck tentang yang saya katakan tadi lah apalagi"ucap Hana kesal.

__ADS_1


"Saya tidak setuju"ucap Regan membuat mata Hana melotot.


"Jadi bapak tetap ingin menikah dengan saya begitu apa bapak tidak kasihan melihat saya yang masih kecil ini harus menikah bagaimana dengan masa depan saya nanti nya pak"ucap Hana mulai membuat drama nya berharap Regan mau membatalkan pernikahan tersebut.


__ADS_2