Menikah Dengan Dosen Killer

Menikah Dengan Dosen Killer
Bab 24


__ADS_3

Regan dan Hana menjalani hari-hari mereka bak kucing dan tikus yang selalu bertengkar entah masalah sepele atau yg lain nya. Seperti sekarang ini di mana Hana sudah selesai membersihkan rumah dan duduk santai dengan seenak nya Regan berjalan dengan kaki kotor baru saja datang dari taman menanam sayur dan buah karna ada tahan kosong di sana jari Regan memanfaatkan nya untuk menanam sayuran dan buah-buahan.


"Pak Regaannnn"teriak Hana menggelegar di seluruh rumah menatap tajam ke arah Regan.


"Apa"tanya Regan dengan wajah tak berdosa nya semakin membuat Hana mengeram kesal.


"Bersihkan itu kembali aku sudah lelah membersihkan nya pak Regan seenak nya mengotori nya lagi"ucap Hana ketus.


"Iya nanti akan aku bersihkan"ucap Regan.


"Tidak ada nanti sekarang bersihkan dan jangan melangkah masuk lagi itu kaki pak Regan kotor apa pak Regan ingin mengotori seisi rumah ini lagi"ucap Hana kesal.


"Lagi pula sebelum masuk ke dalam bersihkan dulu di luar biar gak kotor lagi ke dalam sudah tahu itu kaki kotor gak di bersihkan juga"tambah Hana.


"Ya sudah ambilkan bibit sayuran di laci dapur aku menaruh nya di sana tadi lupa membawa nya"ucap Regan berdiam di tempat nya.


Hana berjalan menuju dapur dan mengambil apa yang Regan minta sekaligus membawa sapu dan kain pel memberikan nya pada Regan.


"Ini dan bersihkan kembali yang pak Regan kotori"ucap Hana ketus memberikan semua nya ke tangan Regan dan berlalu dari sana.


"Untung istri ku"gumam Regan menatap kepergian Hana yang menjauh dan mulai mbersihkan lantai yang ia kotori tersebut setelah selesai ia keluar menuju taman kembali untuk menanam bibit sayuran tersebut mumpung masih pagi.


"Aku lapar sebaik nya mencari sarapan saja di luar"gumam Hana berjalan keluar dari dalam rumah ke garasi mengambil motor matic yang sengaja di beli oleh Regan untuk mereka.


Hana mengendarai motor tersebut ke tempat yang menjual sarapan di pagi hari begini karna sudah tinggal hampir satu minggu di sana jadi ia tahu sedikit banyak nya di sekitar rumah tersebut.


"Pak bubur ayam 1 sama soto nya satu"ucap Hana.


"Tunggu sebentar ya neng"ucap bapak si penjual.


"Iya pak"ucap Hana mengangguk duduk santai di atas motor tersebut.


Setelah hampir sepuluh menit menunggu pesanan Hana selesai ia mengambil nya dan membayar lalu kembali ke rumah.


"Dari mana kamu"tanya Regan.

__ADS_1


"Beli sarapan aku lapar"ucap Hana masuk ke dalam rumah di ikuti Regan dari belakang.


"Selesai sarapan kita ke pasar bahan untuk di masak sudah habis"ucap Regan.


"Aku juga tahu sudah habis maka nya beli ini keluar"ucap Hana menyajikan kedua nya ke dalam mangkok dan memberikan nya pada Regan.


Kedua nya duduk di kursi dan makan dengan diam menikmati makanan mereka masing-masing,Hana memakan bubur ayam milik nya dan Regan soto karna ia tak menyukai bubur yang lembek begitu.


"Sebaik nya kamu ganti baju dulu baru kita pergi biar ini aku yang cuci"suruh Regan karna Hana masih memakai baju tidur.


"Iya"ucap Hana dengan malas segera beranjak ke kamar mengganti baju nya dan Regan mencuci mangkuk kotor yang mereka pakai tadi.


Setelah mengganti baju dengan yang lebih santai Hana segera menghampiri Regan yang sudah menunggu nya di luar.


"Ayo pak"ucap Hana.


"Hmm"dehem Regan mengambil motor matic tersebut di ikuti Hana yang duduk di belakang.


Sepasang suami istri tersebut meninggalkan rumah mereka setelah di kunci lebih dulu menyusuri jalanan dengan motor.


"Ke pasar"ucap Regan santai.


"Bukan kah jalan nya salah"tanya Hana.


"Kamu diam saja dan lihat"ucap Regan membuat Hana berdecih sebal mendengar nya.


Motor yang membawa mereka berhenti di pasar tradisional yang tak jauh dari rumah mereka berada namun masuk ke dalam gang sempit ke dalam membuat Hana melotot tak percaya dengan apa yang ia lihat karna baru pertama kali menginjak kan kaki nya di pasar.


"Pak Regan gak salah nih"tanya Hana menatap sekitar yang sudah ramai penjual dan pembeli di sana.


"Gak lah ayo ke sana di sini untuk bahan makanan lebih bagus dan segar semua nya karna masih baru-baru"ucap Regan menggandeng tangan Hana memasuki pasar tersebut.


"Aduh pak sebaik nya kita ke supermarket saja deh"ucap Hana menghentikan langkah nya karna enggan masuk ke dalam.


"Di sini saja ayo"ucap Regan menarik paksa tangan Hana masuk ke dalam.

__ADS_1


Akhir nya dengan enggan Hana menurut saja kedua nya mulai membeli sayuran,daging,ayam,dan ikan serta bumbu dapur di pasar tersebut.


"Masih ada yang kurang"tanya Regan.


"Gak tau pak"ucap Hana meringis karna ia tak pandai memasak sama sekali bahkan semua yang tadi mereka beli Regan yang membeli nya sedangkan ia hanya mengekor saja dari belakang.


"Kamu mau beli makanan atau apa lagi, di sini banyak makanan tradisional begitu"ucap Regan.


"Kita pulang saja pak kalau sudah selesai"ucap Hana.


"Baik lah"ucap Regan mengangguk sambil berjalan membawa barang belanjaan di kedua tangan nya di ikuti Hana dari belakang nya.


Tiba di parkiran Hana bernafas lega keluar dari dalam pasar tersebut .


"Pak Regan sering ke sini"tanya Hana penasaran.


"Baru dua kali"ucap Regan.


"Kalau keperluan dapur habis kamu belanja di sana saja sekalian sedekah sama mereka"ucap Regan naik ke atas motor di ikuti Hana.


"Ih gak lagi pak"ucap Hana cepat.


"Mereka di sana berdagang untuk memenuhi kebutuhan mereka lagi pula barang nya juga masih baru-baru dan lebih murah berbeda di supermarket"ucap Regan.


"Pak Regan pelit juga ternyata"ucap Hana memicingkan mata nya.


"Bukan pelit kasihan mereka jika dagangan mereka tidak laku begitu setidak nya jika kau belanja di sana dagangan mereka berkurang"ucap Regan di angguki Hana.


Tak terasa karna mereka berbincang-bincang motor yang mereka kendarai berhenti di halaman rumah,kedua nya turun dan masuk ke dalam rumah dengan belanjaan di tangan Regan.


"Susun saja di kulkas biar aku yang memasak"ucap Regan.


"Iyalah pak Regan yang memasak siapa lagi bapak kan tahu kalau saya gak bisa masak"ucap Hana membuat Regan menghela nafas kasar mendengar nya.


"Maka nya mulai besok belajar masak kamu sudah menikah sekarang bagaimana besok jika kamu punya anak memang nya anak mu mau makan apa kau buat kalau kamu sendiri gak bisa masak"ucap Regan membuat Hana terkejut mendengar ucapan Regan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2