Menikah Dengan Dosen Killer

Menikah Dengan Dosen Killer
Bab 28


__ADS_3

Pagi hari nya Hana bangun dengan semangat ia berjalan santai masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan tubuh nya, setelah selesai ia keluar dari sana segera membuka lemari dan mengambil pakain nya dan memakai nya,ia pun memasuk kan buku yang akan ia bawa ke kampus ke dalam tas lalu keluar dari dalam kamar menuruni tangga.


"Selamat pagi"ucap Hana masih dengan senyum cerah nya.


"Pagi"ucap Regan juga.


Hana duduk kursi meja makan dan ikut sarapan dengan Regan setelah selesai ia keluar dari sana bergitu juga dengan Regan.


"Tidak ikut dengan ku saja"tanya Regan.


"Ya gak lah yang ada nanti mereka pada heboh jika aku ikut"ucap Hana.


"Kalau begitu hati-hati"ucap Regan di angguki Hana.


"Apa"tanya Regan menatap tangan Hana yang mengadah pada nya.


"Minta uang lah mas aku seharian di kampus juga butuh jajan"ucap Hana kesal.


"Nih gunakan seperlu nya jangan boros-boros"ucap Regan memberikan kartu atm nya pada Hana.


"Iya tahu"ucap Hana menerima nya dan memasuk kan nya ke dalam dompet milik nya.


"Apa"tanya Hana yang gantian kini Regan menjulurkan tangan ke arah Hana.


"Salim dulu sama suami"ucap Regan datar.


Hana mencium punggung tangan Regan lalu melepaskan nya kembali.


"Sudah kan saya duluan takut terlambat"ucap Hana masuk ke dalam mobil nya di ikuti Regan dari belakang yang juga masuk ke dalam mobil nya.


Tiba di kampus Hana memarkirkan mobil nya begitu juga dengan Regan yang memarkirkan mobil nya tepat di samping mobil Hana berada.


"Hanaa"ucap suara yang tak asing bagi Hana maupun Regan.

__ADS_1


"Sebentar"ucap Hana berteriak juga pada kedua teman nya tersebut,dengan langkah cepat ia menghampiri Sila dan Febi yang sudah menunggu kedatangan nya.


"Kau sudah selesai"tanya Sila menatap Hana.


"Sudah dong"ucap Hana dengan senyum lebar.


"Ayo cepat tuh pak Regan sudah pergi duluan"ucap Febi.


"Semoga saja soal ini yang keluar"ucap Sila di angguki kedua nya yang berjalan cepat menuju ruang kelas mereka karna akan segera ujian yang kebetulan dengan Regan lebih dulu.


Tiba di sana mereka bertiga duduk di kursi masing-masing sambil mencatat jawaban yang telah mereka dapat kan di atas mereka dengan pensil agar nanti mudah menghapus nya juga tidak akan jelas terlihat jika tak memperhatikan nya dengan teliti,ketiga nya sibuk menyalin jawaban tersebut di atas meja hingga akhir nya selesai tepat saat Regan masuk ke dalam kelas mereka.


"Untung saja"gumam ketiga nya kompak sambil tersenyum lebar.


"Selamat pagi semua"ucap Regan.


"Pagi pak"ucap mereka serentak.


"Hari ini kita ujian seperti yang sudah di janjikan minggu sebelum nya,kalian sudah tahu peraturan nya bukan jadi tidak perlu saya ulangi lagi"ucap Regan dingin.


"Taruh semua tas kalian di depan sisa kan alat tulis saja dan masalah kertas jawaban biar saya yang bagikan sendiri"ucap Regan menyeringai sambil menatap Hana yang duduk di kursi belakang.


Kenapa pula tu orang melihat ku begitu,batin Hana.


Semua segera mengumpulkan tas mereka dan menyisakan alat tulis saja di atas meja, Regan sendiri segera membagikan satu persatu kertas jawaban untuk mereka serta soal yang telah ia siapkan.


"Silahkan kerjakan jika kalian ketahuan berbuat curang nilai kalian tidak akan aman dengan mata kuliah saya jadi jangan coba-coba berbuat curang"ucap Regan sebagai peringatan pada mereka semua.


"Baik pak"ucap mereka kompak sudah tahu dengan aturan tersebut bahkan dari kakak senior mereka juga mengatakan hal itu karna Regan tidak akan main-main dengan ucapan nya itu maka dari itu tak ada yang berani berbuat curang jika ujian dengan Regan karna mereka tahu konsekwensi nya belum lagi Regan yang terkenal akan ke killer an nya membuat mereka tak ada yang berkutik satu pun.


Mata Regan yang awas menatap seluruh murid nya yang ujian hingga mata nya berhenti tepat ke arah Hana.


"Kita lihat apa kamu bisa menjawab soal itu lagi tanpa bantuan kertas contekan mu itu"gumam Regan karna memang ia memberikan soal yang sama dengan soal yang di selesaikan Hana tadi,ia pikir Hana tak akan mengingat nya karna contekan itu pasti sudah di kumpul kan oleh Hana dan kedua teman nya tersebut.

__ADS_1


Lain hal nya dengan Hana,Febi dan Sila yang tertawa di dalam hati mereka mengerjakan soal tersebut lebih tepat nya kembali menyalin jawaban yang ada di meja mereka ke lembar jawaban yang ada di depan mereka tersebut.


Hahaha seperti nya dia tahu kalau soal itu aku dapat,heh emang lo pikir gua sebodoh itu apa gak tahu Hana di lawan biar jantungan lo sekalian ngelihat jawaban gua nanti,batin Hana.


Satu jam lebih akhir nya ujian mereka berakhir kertas jawaban ketiga penuh tak dengan jawaban tak ada yang tinggal sama sekali hingga mereka mengumpulkan nya, Hana tersenyum puas menatap Regan dan memberikan lembar jawaban nya tersebut.


"Jangan terkejut dengan jawaban nya ya pak Regan yang terhormat"ucap Hana cekikikan berlalu dari hadapan Regan membuat kening Regan mengerut bingung.


Setelah mengambil tas mereka ketiga nya keluar dari ruangan tersebut dan sama-sama tertawa di luar hingga mereka jadi pusat perhatian karna tawa keras keluar dari mulut ketiga nya.


"Gua rasa pak Regan tahu kalau kita dapat soal nya dan menjawab nya"ucap Sila.


"Hahaha biar kan saja pasti nanti pak Regan kaget melihat jawaban nya"ucap Febi tertawa.


"Mungkin dia pikir kita kumpulin contekan yang kita buat dan gak tahu jawaban nya lagi maka nya dia memberikan soal itu lagi tapi dia salah tidak tahu berhadapan dengan siapa"ucap Hana tertawa juga begitu juga dengan Sila dan Febi.


"Udah ah gua capek ketawa mulu"ucap Febi.


"Ke kantin kuy gua yang bayar deh"ajak Hana langsung di angguki ketiga nya.


"Dih yang gratisan aja lo berdua cepat amat"ucap Hana.


"Sadar woi"teriak Sila dan Febi bersamaan.


"Gak usah teriak juga kali njirr"ucap Hana kesal.


"Liburan yuk selesai ujian"ajak Sila.


"Kemana"tanya Febi.


"Terserah sih mau ke mana"ucap Sila.


"Ck nanti gua tanya sama tu orang dulu deh kalau di kasi izin ayo pergi"ucap Hana malas.

__ADS_1


"Gua yakin sih gak"ucap Febi.


"Seperti nya"ucap Hana malas mengingat ucapan Regan kemaren saat akan pulang dari rumah orang tua Regan.


__ADS_2