
Hana dan Max pun tiba di cafe yang ternyata baru saja buka itu membuat yang lain mengalihkan pandangan mereka pada Hana karna datang bersama seorang lelaki kecuali Febi dan Sila yang mengetahui siapa lelaki tersebut.
"Maxx"panggil kedua nya berjalan cepat ke arah sepupu tampan Hana tersebut.
"Hai Sila,Febi"jawab Max dengan senyum tipis menyapa kedua nya.
"Kapan kau sampai Max"tanya Febi pada Max yang memang lebih banyak bicara di bandingkan Sila.
"Tadi malam"jawab Max di angguki Febi.
"Ini semua teman-teman ku yang membantu kami mengembangkan cefe ini"jelas Hana memperkenalkan satu-persatu teman seperjuangan nya tersebut.
"Aku Max sepupu nya Hana"ucap Max juga memperkenalkan diri nya.
"Kau ingin mencicipi menu di cafe kami ini semua nya enak-enak"tanya Hana.
"Jika kau memberikan nya gratis tak masalah"jawab Max duduk di salah satu kursi.
"Baik lah untuk hari ini tak masalah gratis tapi lain kali tidak akan yang ada cafe ini akan bangkrut jika terus memberi mu gratis"ucap Hana.
__ADS_1
"Kenapa kau jadi pelit begini"jawab Max menatap Hana.
"Bukan pelit tapi ini nama nya bisnis"ucap Hana mendapat cibiran dari Max.
"Kalian bicara lah dulu aku akan menelpon pak Regan sebentar"ucap Hana meninggalkan ketiga nya menuju lantai atas masih kosong.
Di lantai atas Hana mengeluarkan ponsel nya dan menghubungi Regan.
Tut tut tut
"Kenapa dia tidak menjawab nya"gumam Hana pelan menatap ponsel nya.
"Cepat sekali"tanya Febi menatap Hana yang sudah datang kembali.
"Tidak di angkat mungkin sibuk,aku hanya mengirim pesan saja pada nya"jelas Hana di angguki mereka.
Akhir nya sampai sore Max menemani Hana di cafe tersebut atau lebih tepat nya membantu Hana karna wanita itu menjadikan nya pelayan dadakan kebetulan cafe sedang ramai-ramai nya mau tak mau Max mengiyakan saja dan membantu.
"Kau menggaji ku berapa"tanya Max saat mereka akan keluar dari cafe karna sudah sore.
__ADS_1
"Ck kau pelit sekali sih baru sehari ini membantu ku sudah mengatakan gaji"dengus Hana.
"Han seperti nya kita butuh beberapa orang pegawai lagi,aku lihat mereka juga tidak akan bisa menangani cafe lagi jika ramai begitu, ini saja karna kita bisa membantu jika kita masuk kuliah kita tidak akan bisa membantu apa lagi jika mereka masih buka hingga malam"jelas Sila.
"Aku setuju dengan ucapan Sila mereka juga butuh istirahat yang cukup"ucap Febi.
"Kalian benar,aku juga memikirkan nya ke sana besok kita akan bicara kan pada mereka untuk mencari beberapa orang lagi yang bisa membantu mereka"jelas Hana.
"Kalau begitu kita pulang saja sudah sore juga,hari ini cukup melelahkan aku ingin mandi dan tidur"jelas Febi.
Akhir nya mereka pun meninggalkan cafe tersebut,Hana dan Max masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil tersebut ke kediaman orang tua Hana. Sementara di belakang mobil Hana terlihat mobil Regan yang mengikuti karna ia sudah menunggu Hana di rumah belum juga pulang maka dari itu ia ke cafe berniat menjemput Hana namun mata nya malah melihat Hana satu mobil dengan pria lain membuat wajah nya berubah dingin dengan tangan terkepal kuat.
.
.
.
Baca juga Mencintai Lelaki Yang Sama(Nikah Paksa) juga cerita lain nya.
__ADS_1
Jangan lupa like,vote dan komen nya serta rite bintangπππππ nya juga.β