
Kini hari terus berganti menjadi bulan dan bulan berganti menjadi tahun,tak terasa kini Hana telah menyelesaikan pendidikan nya sekarang ia tengah mengadakan wisuda kelulusan nya. Di usia nya yang masih cukup muda ia belajar jadi istri yang baik dan menjadi pribadi dewasa untuk Regan juga belajar menjadi ibu yang baik untuk anak nya.
Ya,sekarang Hana sudah memiliki seorang putra dengan Regan yang kini sudah berumur dua tahun lebih begitu juga dengan Sila dan Max yang memiliki seorang putri yang hanya berjarak beberapa bulan saja. Bahagia tentu saja mereka berdua bahagia dengan pernikahan yang mereka jalani saling mencintai di karunia keturunan yang mempererat hubungan pernikahan mereka. Namun di tengah bahagia yang mereka rasakan kadang ada rasa sedih yang tiba-tiba saja mereka rasakan saat mengingat sahabat mereka Febi yang sampai saat ini tidak ada kabar.
Apa kau juga sudah menyelesaikan pendidikan mu Feb,kau ingat kita dulu sama-sama ingin lulus bersama aku dan Sila sudah menyelesaikan pendidikan kami,aku harap di mana pun kau berada kau selalu sehat dan bahagia seperti kami,batin Hana.
"Malamun lagi"ucap Regan pada Hana yang sedang berjalan ke arah mereka.
"Mmm aku teringat dengan Febi"ucap Hana dengan jujur.
"Dia pasti baik-baik saja,jangan sedih begini ingat sekarang sedang hari bahagia kita,ayo kita beritahu kabar bahagia ini pada mereka aku yakin mereka ikut bahagia mendengar nya"ucap Regan menggenggam erat tangan Hana menuju orang tua mereka yang sedang menunggu.
"Selamat sayang"ucap mama dan papa Hana bergantian memeluk putri mereka tersebut.
"Terimakasih ma,pa"ucap Hana.
"Selamat menantu mama yang cantik"ucap mama Regan tak mau kalah memeluk menantu nya itu.
__ADS_1
"Terimakasih ma"ucap Hana.
"Selamat nak"ucap papa Regan dengan senyum tulus.
"Terimakasih pa"ucap Hana.
"Selamat bunda"ucap suara anak kecil dengan cadel nya tak lupa dengan senyum mengembang yang mirip dengan Hana namun wajah nya begitu mirip dengan Regan.
"Terimakasih anak bunda yang paling ganteng"ucap Hana menggendong putra nya tersebut.
"Aku baru saja menggendong nya mas"protes Hana.
"Jangan menggendong nya terus ingat ada baby di dalam perut mu takut nya akan kenapa-napa jika terus menggendong Rey dia sudah semakin berat"jelas Regan.
"Hana sedang hamil"tanya mama Rega. wajah penasaran dan juga senang.
"Ehh iya ma Hana sedang hamil lagi baru satu bulan lebih"ucap Regan dengan wajah bahagia nya.
__ADS_1
"Selamat nak"ucap mereka serentak yang sama bahagia nya dengan Regan kini mereka akan kedatangan anggota baru lagi.
"Kalau begitu ayo kita pulang ke rumah jangan terlalu lelah,setelah ini kita adakan syukuran atas kelulusan mu juga kehamilan mu"ucap mama Hana di angguki mereka semua.
Keluarga itu pun segera meninggalkan kampus setelah mereka melakukan sesi photo untuk kenang-kenangan walaupun tak seberapa karna para orang tua tidak mau mengambil resiko pada kehamilan Hana yang masih muda jika Hana kelelahan.
Terimakasih tuhan engkau telah memberiku kebahagiaan yang tidak ada habis nya,kau memberikan ku suami yang begitu mencintai ku juga keluarga yang begitu menyayangi ku,kini hidup ku semakin bahagia dengan adanya titipan yang engkau berikan pada kami,batin Hana dengan senyum manis menatap wajah suami nya dan keluarga nya satu persatu.
.
.
.
.
. π ENDπ
__ADS_1