
Saat ini Regan dan Hana menginap di rumah kedua orang tua Hana karna di minta oleh om dan tante Hana mengingat mereka jarang pulang dan menghabiskan waktu bersama, Regan sendiri yang mengerti pun memilih setuju lagi pula hanya dua minggu saja pikir nya maka dari itu mereka menginap di sana.
"Tiga hari lagi Sila akan ulang tahun"ucap Hana pada Febi yang saat ini mereka ada di cafe.
"Benar aku juga ingin mengatakan nya pada mu tapi kau duluan yang mengatakan nya pada ku"ucap Febi.
"Apa rencana mu untuk membuat kejutan pada nya"tanya Febi lagi.
"Bagaimana kalau kita buat pesta perayaan untuk nya tanpa dia tahu,kita mengundang teman-teman juga di acara itu"usul Hana.
"Ku rasa hanya teman-teman yang dekat saja yang datang itu pun kalau mereka ada di sini mengingat kita juga masih libur kuliah"ucap Febi.
"Kau benar juga,,lalu bagaimana"tanya Hana.
"Kita buat pesta sederhana saja di sini khusus kita-kita saja yang merayakan nya karna aku yakin keluarga nya juga akan mengadakan pesta mewah untuk nya"ucap Febi.
"Baiklah jika begitu,besok kita cari hadiah untuk nya di mall"ucap Hana mengangguk kan kepala nya.
"Kalian sedang membicarakan apa serius sekali"tanya Sila menghampiri kedua nya karna ia baru saja mengantarkan pesanan tamu cafe.
"Hanya karyawan cafe yang akan di renggut"ucap Febi berbohong di angguki Sila.
"Oh iya tumben Max gak ikut dengan mu"tanya Febi menatap Hana karna biasa nya Max akan mengekori Hana kemana pun ia pergi selama Max di sini.
"Sekarang dia bukan mengikuti ku lagi dia mengikuti pak Regan"jawab Hana.
"Dia ikut ke kampus"tanya Febi di angguki Hana karna semalam ia sudah mengatakan pada Regan akan ikut dengan Regan dan di angguki Regan maka dari itu tadi pagi Max ikut dengan Regan ke kampus.
"Haha kasihan pak Regan ada ekor nya"ucap Febi tertawa pelan.
"Gak terasa yah dua minggu lagi kita akan kuliah kembali"ucap Febi lagi di angguki Sila dan Hana.
__ADS_1
Ketiga nya pun mulai sibuk membantu teman mereka yang lain karna karyawan baru yang telah teman mereka cari sudah dapat namun baru besok bisa masuk jadilah mereka tetap membantu seperti biasa.
.....
Tiga hari telah berlalu begitu cepat,malam nanti perayaan ulang tahun Sila yang di adakan di salah satu hotel berbintang,sesuai dengan ucapan kedua nya jika orang tua Sila pasti akan merayakan nya mengingat Sila putri mereka satu-satu nya juga.
"Entar malam kau ikut kan ke pesta nya Sila"tanya Hana pada Max yang sedang duduk di depan nya.
"Ikut lah dari pada bosan di rumah mana tahu nanti malam ketemu cewek cantik"ucap Max santai.
"Dih kepala mu cewek cantik"dengus Hana.
"Heii apa kau tidak kasihan pada sepupu mu ini masih jomblo bukan kah kau selalu mengatakan agar aku mencari pacar mumpung ada pesta nanti malam bukan kah kesempatan untuk mencari nya kan banyak tuh cewek-cewek yang datang"jelas Max.
"Terserah kau saja lah"jawab Hana menatap Max dengan malas.
"Oh iya aku ingin mengatakan hal serius pada mu"ucap Max menatap Hana dengan wajah serius.
"Suami mu"ucap Max karna kebetulan ia tidak ikut dengan Regan ke kampus karna sudah beberapa hari ini ia ikut dengan Regan ke sana,Hari ini ia tidak mau sendirian di sana karna Regan akan mengadakan rapat para dosen membahas masalah wisuda anak semester akhir yang akan di laksanakan yang pasti nya akan memakan waktu lama.
"Mas Regan kenapa"tanya Hana ikut serius juga.
"Kau tau setelah aku bersama nya beberapa hari di kampus aku melihat ada seorang dosen juga yang mendekati nya seperti nya ia menyukai suami mu itu"ucap Max.
"Dosen yang mana"tanya Hana.
"Mana aku tahu tapi dia lumayan cantik juga sih usia nya seperti nya sama dengan suami mu itu karna ia terlihat dewasa dari segi wajah nya"jelas Max.
"Sebaik nya kau harus menjaga suami mu itu dengan baik bukan hanya dosen saja mahasiswa juga banyak yang menyukai nya mereka bahkan hampir tiap hari mendatangi ruangan suami mu dengan alasan bimbingan akhir"tambah Max.
"Masa sih mas Regan gak pernah cerita pada ku"ucap Hana.
__ADS_1
"Mana mungkin dia cerita pada mu sih Reyhana"gemas Max menatap Hana.
"Gini yah suami mu aja yang gak peka atau memang gak peduli tentang hal itu maka nya dia gak cerita pada mu dan menganggap nya gak penting namun karna aku sepupu mu yang baik aku bercerita pada mu"ucap Max membuat Hana terdiam.
Dosen mana yang menyukai pak Regan masa aku harus mencari tahu sebanyak itu dosen di kampus satu persatu,batin Hana penasaran.
"Mas Regan gak akan macam-macam lagi pula dia mencintai ku mana mungkin dia berbuat hal aneh di belakang ku"ucap Hana.
"Ck aku tahu karna aku juga melihat nya,namun tetap saja kau sebagai wanita harus waspada kau tahu sendiri pelakor itu ada di mana-mana dan bisa berbuat apapun"ucap Max.
"Dari mana kau dapat kata-kata begitu"tanya Hana terkekeh pelan mendengar kan ucapan Max sudah seperti wanita yang menggosip saja.
"Aku sedang bicara serius Hana"ucap Max kesal pada sepupu nya itu,bukan apa-apa dia hanya khawatir pada sepupu nya tersebut.
"Terimakasih sudah mengkhawatirkan ku aku tahu kau menyayangi ku hingga membicarakan hal ini pada ku juga mengingatkan ku,tapi percayalah suami ku tidak akan berbuat hal aneh dan bisa menjaga diri nya dari pelakor yang tadi kau katakan itu karna aku percaya pada nya jika ia benar-benar mencintai ku"ucap Hana tersenyum tipis.
"Lebih baik sekarang kau temani aku mencari kado untuk Sila karna Febi mengatakan tidak bisa menemani ku karna ia mendadak ada urusan keluarga"ucap Hana baru mendapat kabar dari Febi.
"Baik lah sekalian aku juga membeli hadiah untuk nya tidak mungkin aku datang dengan tangan kosong ke sana"ucap Max.
" Aku ambilkan tas dulu"ucap Hana melangkahkan kaki nya menuju lantai atas dimana kamar nya berada untuk mengambil tas nya.
Kedua nya pun keluar rumah masuk ke dalam mobil setelah Hana kembali,ia juga tak lupa mengirim pesan singkat untuk Regan mengatakan jika ia keluar sebentar bersama Max.
.
.
.Baca juga cerita Mencintai Lelaki Yang Sama(Nikah Paksa) kakak semua nya.
Halo kakak semua jangan lupa like,vote dan komen nya yah.
__ADS_1