
Sementara Regan di belakang berjalan dengan Rina gadis yang berjalan ber iringan dengan nya tersenyum kecut karna Hana sama sekali tak peduli dengan nya bahkan saat ia sengaja mengajak Rina bersama nya mengikuti Hana berharap Hana akan mengeluarkan ekspresi kesal atau marah namun sama sekali tidak ada bahkan terlihat santai saja.
"Kalian duluan saja ke sana nanti aku akan menyusul"ucap Hana berjalan cepat mengahampiri rombongan Angga.
"Kamu gak papa kan"ucap Angga pada Hana setelah Hana berada di dekat mereka.
"Aku gak papa kok"ucap Hana.
"Kalian sudah mau balik"tanya Hana menatap tas di punggung mereka.
"Hmm setelah dari sini kami akan langsung balik"ucap salah satu dari mereka.
"Ya gak ketemu lagi dong"ucap Hana.
"Kapan-kapan kita bisa ketemu lagi"ucap Angga di angguki Hana.
"Tukaran nomor dong kemaren kami khawatir dengan mu tapi gak bisa melakukan apapun karna lupa meminta kontak mu"ucap salah satu dari mereka.
"Ok"ucap Hana mengetik kan nomor nya di ponsel mereka.
"Simpan nomor kami awas saja jika lo gak gak menyimpan nya"ucap yang lain.
"Dih gua gak gitu juga kali"ucap Hana sewot.
"Mau makan bareng"tawar Angga.
"Boleh"ucap Hana.
"Lalu mereka bagaimana jika lo ikut bareng kami"ucap yang lain melirik Regan dan wanita tadi sudah duduk lebih dulu di sana.
"Biarkan saja lagian cuma makan doang"ucap Hana berjalan bersama mereka.
"Gua lihat tadi lo mengambil gambar dari sana"ucap Angga berjalan berdampingan dengan Hana di belakang.
"Hmm dari sana kelihatan bagus kek di dongeng gitu"ucap Hana menunjuk kan hasil gambar yang ia dapatkan.
"Lo berbakat juga jadi photografer"ucap Angga melihat hasil gambar yang Hana bidik.
"Gak juga sih kebetulan doang gua hobbi aja"ucap Hana.
"Mau gua ambil gambar lo sekalian mumpung di sini"tawar Angga.
__ADS_1
"Gua kok ngerasa jadi model yah"ucap Hana membuat Angga tertawa mendengar nya.
"Kalo mau jadi model juga lo cocok"ucap Angga memang benar dari wajah Hana akan masuk tanpa harus seleksi,walaupun tubuh nya mungil namun ia cantik dan kulit nya juga putih bersih.
"Cocok dari mana nya gua pendek gini"ucap Hana malas.
"Jadi gak nih gua ambil gambar lo atau gak yang lain udah duduk di sana tuh"ucap Angga.
"Jadi dong gua juga pengen datang ke sini buat photo entar gua pamerin sama teman gua"ucap Hana berjalan menjauh dari Angga.
"Di sana pas"ucap Angga.
"Di sini"balas Hana di angguki Hana.
Hana bergaya sesuai dengan yang ia mau dan menurut nya bagus untuk photo yang akan di ambil oleh Angga.
"Udah gua capek lapar juga"ucap Hana membuat Angga terkekeh mendengar nya.
"Lo bar-bar amat sih"ucap Angga.
"Biar bar-bar yang penting cantik dan imut"ucap Hana bergaya sok imut dan mengibas kan rambut nya ke belakang membuat Angga tertawa melihat kelakukan Hana.
"Lo ketawa mulu gua tinggal"ucap Hana mengambil kamera milik nya berjalan cepat meninggalkan Angga yang masih tertawa.
"Ada apa"tanya Hana menatap mereka yang berhenti makan.
"Lo ada masalah gak sama orang di sana dia menatap seakan ingin membunuh kita di sini ngeri gua lihat nya"ucap salah satu dari mereka sambil mata nya melirik ke arah Angga membuat Hana paham dengan lirikan tersebut dengan spontan ia melihat ke belakang karna ia duduk membelakangi Regan.
Astaga mati gua kek nya nanti nih,batin Hana dengan cepat menoleh ke depan lagi.
" Gua balik duluan yah ini gua bayar"ucap Hana meletak kan uang seratus ribu dua lembar di atas meja tanpa mendengar ucapan mereka ia bergegas bangkit dari duduk nya berjalan cepat keluar dari cafe tersebut.
"Kalau gua tahu begini liburan nya mending gak usah liburan aja lebih enak di cafe bersama mereka semua"gerutu Hana berjalan melewati kebun teh tersebut berniat akan kembali ke villa lagi.
"Membosan sekali sih"guman nya kesal sendiri hingga langkah nya berhenti menatap anak-anak yang bermain tak jauh dari arah nya.
"Hay kalian sedang bermain apa"tanya Hana dengan senyum manis nya.
"Wah kakak cantik sekali"ucap anak perempuan berumur sekitar delapan tahun menatap Hana dengan mata berbinar.
"Benarkah"ucap Hana tersenyum tipis mendengar nya.
__ADS_1
"Iya kakak seperti bidadari"ucap anak lain nya membuat Hana tertawa.
"Terimakasih"ucap Hana.
"Kalian bermain apa ini"tanya Hana.
"Kami bermain ular naga panjang kak"ucap salah satu dari mereka membuat Hana mengangguk mengerti.
"Ayo main lagi kakak akan mengambil gambar kalian nanti kakak akan traktir beli jajan bagaimana"ucap Hana di sambut dengan girang oleh mereka.
"Siap kak"ucap mereka dengan semangat.
Mereka mulai bermain kembali dan Hana mengambil gambar mereka setelah cukup banyak ia berhenti menatap anak-anak tersebut.
"Kakak juga ikut main seperti nya seru"ucap Hana kini ikut berdiri di bagian tengah ikut dengan anak tersebut.
Canda tawa terdengar dari suara mereka bahkan Hana yang pertama kali memainkan permainan tersebut tertawa lebar,saling berlarian ke sana kemari mengelilingi kebun teh tersebut setelah seseorang mengejar mereka yang dapat paling terakhir.
"Sudah yah kakak udah lelah"ucap Hana yang kini duduk di tanah dengan ngos-ngosan di ikuti mereka yang mendekati Hana.
"Kita akan jajan apa nih yang enak"tanya Hana.
"Es krim kak"ucap salah satu dari mereka.
"Jangan kak bakso saja"ucap anak yang lain.
Mereka berebut saling menyebutkan jajan apa yang mereka ingin kan membuat Hana terkekeh mendengar nya.
"Ayo kita beli semua nya kita makan bersama"ajak Hana berdiri dari duduk nya.
"Benarkah kak"tanya mereka dengan wajah senang.
"Tentu saja"ucap Hana tersenyum.
"Kalau nanti uang kakak habis bagaimana"tanya salah satu dari mereka dengan polos membuat Hana tertawa pelan mendengar nya.
"Uang kakak masih banyak jadi masih bisa membeli semua nya,ayo cepat kalian mau kalau tidak kakak tinggal"ucap Hana berjalan lebih dulu melewati kebun terh tersebut di ikuti mereka dari belakang berlarian mengejar Hana.
"Kita jajan di mana"tanya Hana pada mereka yang kini berjalan bersama nya.
"Di pasar saja kak di sana banyak makanan sekarang hari pasar"ucap salah satu dari mereka.
__ADS_1
"Kalau begitu ayo berburu makanan"teriak Hana dengan semangat membuat mereka bersorak senang mendengar teriakan Hana.