
Saat makan malam mereka semua berkumpul di meja makan, Hana masih diam memikirkan ucapan mama nya tadi dan itu semua tak luput dari pandangan Regan yang duduk di samping istri nya itu.
Setelah makan malam semua nya berkumpul di ruang tamu apalagi kedua pasangan suami istri yang sudah berumur tersebut asyik bercerita melepas rindu karna sudah beberapa tahun tak pernah bertemu kecuali pasangan muda juga Max yang hanya sebagai pendengar saja.
"Kau kenapa diam saja dari tadi"tanya Max berbisik di telinga Hana.
"Tidak ada"ucap Hana ketus.
"Dih kau sariawan atau gimana"ketus Max juga.
"Diam lah kau mengganggu saja"dengus Hana.
"Kau ada masalah dengan suami mu itu"tanya Max yang masih penasaran karna sedari tadi Hana diam saja biasa nya ia akan heboh dan banyak bicara.
"Gak tuh"ucap Hana.
"Lalu"tanya Max.
"Ck ini urusan perempuan kau tak boleh mengetahui nya"ucap Hana membuat Max mengendus sinis mendengar nya.
"Kalian berdua kenapa bisik-bisik begitu"tanya papa Hana yang memperhatikan kedua nya.
"Ini anak diam saja dari tadi om aku tanya malah gak mau jawab"ucap Max.
"Apa ada masalah Hana"tanya papa Hana menatap Hana.
"Eh gak kok pa"ucap Hana cepat karna semua mata tertuju pada nya.
"Hana ke kamar duluan"tambah Hana bergegas melangkah kan kaki nya meninggalkan ruangan tersebut sebelum mereka lebih banyak bertanya lagi pada nya.
"Regan menyusul Hana dulu"pamit Regan juga pada semua nya karna ia juga penasaran dengan Hana yang diam saja dari tadi.
"Ada apa dengan mu"tanya Regan kini sudah berada di dalam kamar Hana menatap Hana yang duduk di sofa.
"Kenapa kalian bertanya begitu terus pada ku sih"ucap Hana kesal padahal sudah dari tadi ia mengatakan tidak ada apa-apa.
"Jika suami mu bertanya jawab yang benar"ucap Regan menatap Hana tajam.
"Aku ingin bertanya"ucap Hana dengan wajah serius nya agar pikiran nya sedikit tenang jika bicara langsung dengan Regan dan apapun yang nanti nya Regan jawab ia akan mendengarkan nya dengan baik.
__ADS_1
"Tentang apa"tanya Regan.
"Anak"jawab Hana membuat Regan terdiam namun ia menatap Hana dengan intens.
Jika boleh jujur sebenarnya Regan juga ingin cepat memiliki keturunan di usia nya yang cukup matang ia masih belum memiliki anak di saat teman-teman nya sudah memiliki dua tiga anak,namum ia juga tak mau memaksa Hana mengingat Hana masih muda juga mengingat bagaimana mereka menikah.
"Kenapa"tanya Regan.
"Apa mas Regan ingin segera memiliki anak"tanya Hana dengan wajah serius.
"Jika aku menjawab iya apa kamu sudah bersedia memberikan ku anak"tanya Regan kembali membuat Hana terdiam.
"Kau tahu bukan jika usia ku tak muda lagi pasti nya aku ingin memiliki anak namun aku memikirkan mu yang masih muda dan kuliah belum lagi juga belum tentu kau ingin memiliki anak sekarang bukan"tambah Regan lagi menatap Hana yang masih diam mendengarkan ucapan nya.
"Jika aku belum siap memiliki anak apa pak Regan akan mencari wanita lain yang akan memberikan anak untuk pak Regan dalam waktu dekat ini"tanya Hana.
"Kau pikir aku lelaki seperti apa yang akan mencari wanita lain"ucap Regan menyentil kening Hana pelan.
"Aiss sakit tahu"dengus Hana mengusap kening nya yang terasa sakit.
"Jadi itu yang kau pikirkan hingga kau diam saja"tanya Regan di angguki Hana.
"Mereka mengatakan jika aku belum memiliki anak maka mas Regan akan mencari wanita lain dan meninggalkan ku maka nya aku bertanya"ucap Hana jujur.
"Terimakasih"ucap Hana dengan tulus karna Regan mengerti dengan nya.
Bukan apa-apa Hana hanya takut saja jika ia memiliki anak maka ia tidak akan bisa mengurus nya nanti,belum lagi mengurus suami nya dan rumah juga kuliah nya.
"Ingin keluar"tanya Regan.
"Boleh"ucap Hana karna ia juga merasa bosan ingin menenangkan hati dan pikiran nya sejenak,walaupun Regan mengatakan seperti tadi namun tetap saja ada sedikit rasa bersalah di hati nya.
"Mas mandi dulu sebentar"ucap Regan di angguki Hana.
Regan melangkah menuju kamar mandi membersihkan tubuh nya karna tadi ia belum sempat mandi saat pulang ke rumah,Hana sendiri menyiapkan baju untuk Regan dan mengganti baju nya juga.
Tak lama Regan keluar dari kamar mandi langsung memakai baju nya karna Hana sudah tak ada lagi di kamar sudah pasti istri nya itu di lantai bawah bersama yang lain.
"Kalian mau keluar"tanya Max menatap Hana yang baru saja dari kamar nya dan menatap Regan yang juga berjalan ke arah mereka.
__ADS_1
"Hmm"dehem Hana menjawab.
"Aku ikut dong"ucap Max membuat Hana mendelik sebal menatap Max.
Ia saja baru pertama kali akan jalan malam dengan Regan setelah mereka menikah kini Max mau ikut juga dengan mereka yang benar saja,pikir nya.
"Boleh ya kau kan tahu aku gak memiliki teman di sini selain kau dan kedua teman mu itu"rayu Max dengan wajah memelas nya membuat Hana tak tega menatap nya karna biasa nya ia lah yang akan membawa Max kemana pun jika Max ke rumah nya namun sekarang berbeda ia juga telah menikah.
"Bagaimana mas"tanya Hana pada Regan.
"Boleh"ucap Regan mengangguk kan kepala nya.
"Kalau begitu ayo"ucap Max dengan senyum mengembang berjalan lebih dulu keluar rumah membuat Hana melongo melihat nya.
"Ayo"ucap Regan menarik tangan Hana pelan.
"Kami keluar sebentar"pamit mereka berdua di angguki para orang tua tersebut.
Mereka masuk ke dalam mobil milik Regan dengan Regan yang menjadi sopir untuk kedua nya.
"Kita kemana"tanya Hana pada kedua lelaki tersebut.
"Bagaimana kalau ke tempat jual soto yang sering kita kunjungi dulu,aku sudah sangat lama tidak makan itu"ucap Max.
"Bagaimana mas"tanya Hana.
"Terserah saja kemana"ucap Regan.
Akhir nya mereka ke tempat orang yang menjual soto yang di katakan oleh Max dengan Hana sebagai penunjuk jalan. Tiba di sana Max turun lebih dulu karna ia sudah tidak sabar ingin segera mencicipi makanan favorit nya tersebut.
"Dia itu yah"gumam Hana geleng kepala menatap sepupu nya tersebut.
"Biarkan saja lagi pula kau kan mengatakan jika dia jarang ke sini mumpung dia di sini turuti saja ke inginan nya"jelas Regan di angguki Hana, Kedua nya pun berjalan menghampiri Max yang sudah terlihat duduk santai di sana.
.
.
.
__ADS_1
Halo kakak semua karna permintaan kakak semua untuk memperpanjang cerita nya jadilah Author perpanjang.
Terimakasih masih setia membaca cerita Author jangan lupa like,vote dan komen nya agar Author nya lebih semangat lagi☄